Kuliner

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: makanantradisionalyangenak.blogspot.com

Tanah Melayu mempunyai banyak variasi sajian kuliner khas yang tidak biasa dan banyak terpengaruh oleh kekayaan Budaya Melayu. Makanan khas Melayu kebanyakan mempunyai cita rasa yang khas dan kuat akan bumbu rempahnya. Jika kamu berkesempatan ke Tanah Melayu, ada sajian kuliner yang perlu kamu coba.

Ada beberapa hal yang biasanya dicari oleh para wisatawan pada saat akan berkunjung di kota Pekanbaru. Yang pertama kali dicari pastinya adalah batik Riau. Batik Riau sangat dicari wisatawan karena motif-motif melayunya yang terkenal khas dan indah.

Satu lagi yang tidak kalah wajib dan sangat spesial untuk dicoba yaitu durian Pekanbaru. Selain Durian Pekanbaru, ada beberapa makanan tradisional lainnya yang patut dicoba, di antaranya adalah yang ada di bawah ini. Yuk simak!

Bolu Kemojo

Bolu Kemojo

Sumber: langsungenak.com

Bolu kemojo merupakan makanan khas Siak yang berwujud kue bolu. Bolu kemojo berasal dari Pekanbaru. Dahulu, bolu kemojo hanya dikonsumsi untuk penduduk Siak, tetapi sejalannya waktu, bolu kemojo banyak dijual di toko-toko kue dan pusat oleh-oleh.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bolu kemojo adalah tepung terigu, margarin, gula pasir, vanili bubuk, telur, santan, air perasan daun suji, dan garam. Cara membuatnya dengan menggabungkan bahan-bahan sampai rata, lalu tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah dipanaskan, lalu panggang dengan oven 45-50 menit.

Bolu kemojo khas Siak siap dihidangkan.

Roti Jala Kari Ayam

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: inews.id

Roti jala kari ayam merupakan makanan khas Siak. Roti jala mirip dengan roti canai. Roti canai berasal dari India yang merantau sampai ke tanah Siak dan membagi kebudayaan mereka termasuk makanan. Roti canai berbentuk persegi yang sangat tipis, sesudah itu dilipat dan dipanggang menggunaan minyak.

Perbedaan roti canai dengan roti jala adalah bentuk rotinya, sedangkan untuk bumbu-bumbu yang digunakan membuat adonan hampir sama. Roti jala disajikan dengan tambahan kuah kari ayam.

Asidah

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: lifestyle.okezone.com

Asidah merupakan makanan khas Siak yang diadaptasi dari makanan yang berasal dari Arab, namun jika dibandingkan antara asidah arab dan asidah khas Siak rasanya akan  berbeda. Tidak hanya rasa, penyajian asidah khas Siak terbilang sangat unik dan menarik.

Masyarakat Siak biasanya menyajikan asidah dengan bentuk seperti bunga mawar, jambu, daun, dan berwujud bulat.

Kue Bangkit

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: blog.tokowahab.com

Kue bangkitatau biasa penduduk Siak menyebutnya kue bangket adalah kue khas dari Siak yang banyak ditemukan di Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia, kue bangkit tepatnya dapat ditemukan di Riau, Jambi, dan Sumatera Barat.

Warna kue bangkit adalah berwarna putih dan diberi hiasan di atasnya dengan noktah yang berwarna merah. Tekstur kue bangkit yang  halus dan empuk membuat kue bangkit ini sangat lezat saat dikunyah. Anak-anak banyak yang menyukai kue bangkit karena rasanya yang manis.

Cencaluk

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: cookpad.com

Cencaluk merupakan makanan khas Siak yang terbuat dari udang. Udang yang digunakan untuk membuat cencaluk adalah udang geragau, namun sekarang ini udang geragau susah untuk didapatkan karena udang geragau hanya ditemukan di waktu-waktu tertentu saja.

Makanan cencaluk ini melewati proses yang panjang sebelum siap untuk disajikan. Cencaluk menggunakan udang geragau yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu rempah yang sangat khas. Tekstur makanan cencaluk nyaris sama bersama dengan bubur.

Lempok Durian

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: shopee.co.id

Lempok durian merupakan makanan khas Siak. Lempok durian tidak hanya ditemukan di Riau saja, tapi dapat juga ditemukan di daerah Palembang, Samarinda, dan pontianak. Tentu saja lempok durian di setiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing.

Lempok durian khas Siak menggunakan daging buah durian yang dicampur dengan sedikit gula pasir. Gula pasir yang dicampur memiliki tujuan yaitu supaya durian lebih awet. Dengan dicampurkannya gula, lempok durian bisa awet lebih dari 4 bulan kecuali disimpan di dalam lemari es.

Cara memasaknya cukup mudah, setelah durian dicampur dengan gula lalu dimasak dengan menggunakan kuali dengan api sedang hingga adonan tidak lengket. Setelah itu, adonan dibungkus gunakan plastik dan siap untuk dinikmati.

Leave a Reply