Kuliner

6 Kuliner dan Makanan Khas Jeneponto yang Memiliki Cita Rasa Lezat

makanan khas Jeneponto

makanan khas Jeneponto

Makanan Khas Jeneponto – Kota Jeneponto yang berada di daerah provinsi Sulawesi Selatan terkenal dengan wisata kuliner yang sangat lezat. Bahkan makanan khas Jeneponto sangat direkomendasikan untuk para wisatawan domestik maupun lokal yang kebetulan sedang bepergian ke tempat ini.

Masakan khas Jeneponto ini biasanya dijual di tempat wisata. Maka dari itu ketika kamu pergi ke tempat ini atau berpelesir ke daerah ini maka bisa langsung memesannya. Dijamin harganya terjangkau dan rasanya memuaskan.

Nah pertanyaannya sekarang adalah apa sajakah makanan khas Jeneponto?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut silahkan lihat list di bawah yang berupa review makanan-makanan khas Jeneponto yang rasanya lezat, aromanya mantap dan harganya terjangkau. Ini dia makanan-makanan yang dimaksud:

1. Gantala Jarang

Gantala Jarang, makanan khas Jeneponto

Gantala Jarang, makanan khas Jeneponto – foto ahranifa.blogspot

Makanan khas Jeneponto Sulawesi Selatan yang pertama adalah Gantala Jarang. Ini merupakan makanan yang pasti membuat kamu ketagihan saat pertama kali mencicipinya.

Tak hanya itu makanan yang menggunakan bahan dasar daging kuda ini ternyata juga dilestarikan dengan baik. Bahkan seringkali disajikan pada acara-acara besar seperti acara sunatan, penyambutan tamu, acara adat dan pesta pernikahan.

Salah satu keistimewaan atau bisa dibilang unik dari makanan Gantala Jarang adalah bumbunya tidak terlalu banyak. Hanya perpaduan dari garam dan vaksin atau penyedap rasa saja. Namun dari segi cita rasa sangat lezat dan kegurihannya lebih nendang di lidah.

Yang unik selanjutnya adalah masyarakat setempat meyakini bahwa dengan makan makanan ini ternyata bisa meningkatkan stamina. Bahkan jika dikonsumsi oleh seorang laki-laki akan meningkatkan kejantanan dan vitalitas.

Baca juga ya :

2. Coto Kuda

Coto Kuda, makanan khas Jeneponto

Coto Kuda, makanan khas Jeneponto

Makanan khas Jeneponto Sulawesi selatan yang kedua adalah Coto Kuda. Makanan ini memang terlihat seperti Coto Makassar. Namun yang membedakan adalah di Coto Kuda khas Jeneponto terdapat bahan dasar jeroan.

Selain itu sesuai dengan namanya, Coto Kuda khas Jeneponto ini juga dibuat dari daging kuda. Walaupun demikian dijamin daging tidak liat tetapi tetap empuk. Coto Kuda tidak hanya menjadi makanan khas yang ada di tempat wisata saja. Tetapi di warung makan atau restoran-restoran yang terdekat juga banyak dijual menu ini.

Nah Jika kamu ingin sehat bervitalitas dan tubuh penuh stamina maka silakan mengkonsumsi Coto Kuda. Karena kabarnya menurut kepercayaan masyarakat di sekitar, selain Gantala Jarang, makanan ini ternyata juga bisa meningkatkan kejantanan pria.

3. Sop Konro, Makanan Khas Jeneponto

konro, makanan khas Jeneponto

konro, makanan khas Jeneponto – foto indonesia.go.id

Jeneponto memang terkenal sebagai satu kota yang identik dengan makanan berbahan dasar daging kuda. Salah satunya adalah konro. Ini juga makanan khas Jeneponto yang rugi jika tidak kamu nikmati ketika pelesir ke tempat ini.

Konro adalah sejenis makanan berkuah. Sedangkan topping-nya lebih ke arah sayur yang biasa digunakan untuk Pecel di Jawa. Seperti taoge, bawang, bayam dan lain sebagainya.

Jika dari olahan kaldu maka yang diambil airnya bukan dari daging kuda tetapi dari tulangnya yang masih ada sumsum.  Maka dari itu jangankan hanya mencicipi dagingnya mencium kuahnya saja sudah menimbulkan aroma yang tajam.

Biasanya Konro disajikan dalam keadaan hangat dan ditemani potongan-potongan ketupat. Layaknya Soto Madura atau Lontong Kupat Jogja.

4. Bannang-Bannang

Banang Banang, makanan khas Jeneponto

Banang Banang, makanan khas Jeneponto – foto twitter

Jika kuliner diatas identik dengan makanan berat khas Jeneponto, maka yang nomor empat ini berupa jajanan khas Jeneponto yang terkenal nikmat dan rasanya manis. Makanan ini terbuat dari bahan dasar tepung yang dicampurkan dengan gula merah. Setelah itu dimasukkan ke dalam batok kelapa yang berlubang dan dipanaskan di atas wajan.

Setelah mengalami pemanasan maka akan terbentuklah jajanan dengan tekstur seperti benang-benang halus yang melingkarinya. Ini alasannya mengapa kue disebut Bannang-Bannang yang dalam bahasa Indonesia memiliki makna benang.

5. Kue Tumpi

Tumpi, makanan khas Jeneponto

Tumpi, makanan khas Jeneponto – foto liputan6.com

Tumpi adalah kue khas Jeneponto yang juga memiliki cita rasa manis sama seperti Bannang-Bannang. Perbedaannya bisa dilihat dari bentuknya yang mana Tumpi berupa kue yang bentuknya bulat sempurna sedangkan Bannang-Bannang adalah kue berbentuk seperti benang yang dililit.

Selain itu kue Tumpi memiliki ukuran yang cukup besar. Sedangkan bahan dasar pembuatannya tetap sama yaitu menggunakan tepung yang diolesi dengan gula merah lalu dimasak.

Baca juga ya :

6. Lammang

Lammang, Tumpi, makanan khas Jeneponto

Lammang, Tumpi, makanan khas Jeneponto

Makanan khas Jeneponto yang terakhir adalah Lammang. Ini biasanya dihidangkan saat buka puasa atau ketika bulan Ramadan memasuki tanggal 23 ke belakang.

Makanan ini cukup unik karena sebelum dimasak harus dimasukkan ke dalam potongan bambu terlebih dahulu. Setelah itu baru dimasak di atas arang dengan kondisi bambu dimiringkan.

Pastikan makanan ini dijaga agar tidak sampai jatuh mengenai api. Karena jika jatuh maka otomatis makanan akan hangus dan tidak bisa dikonsumsi.

Demikian beberapa makanan khas Jeneponto yang bisa dinikmati. Silakan dicoba pasti rasanya nikmat dan teksturnya gurih.

Leave a Reply