Kuliner

6 Kuliner dan Makanan Khas Kota Palopo ini Bikin Perut Keroncongan

Lawa, Makanan Khas Kota Palopo

Lawa, Makanan Khas Kota Palopo- Sumber: tambahwawasanapasaja.blogspot.com

Makanan Khas Kota Palopo – Palopo adalah salah satu kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Dulunya, Palopo masih menjadi bagian dari Kabupaten Luwu, kemudian statusnya berubah menjadi kota pada tahun 2002. Palopo sendiri memiliki 4 kecamatan dan 20 kelurahan.

Palopo sendiri memiliki daya tarik wisata yang memukau. Selain alamnya yang indah, kamu juga akan dimanjakan dengan berbagai kuliner yang menggiurkan. Pengolahannya begitu unik sehingga menghasilkan cita rasa yang membuat rindu untuk kembali lagi menjelajah Palopo.

Dan inilah 6 kuliner dan makanan khas Kota Palopo yang bikin perut keroncongan.

1. Pacco, Makanan Khas Kota Palopo

Pacco, Makanan Khas Kota Palopo

Pacco, Makanan Khas Kota Palopo- Sumber: cookpad.com

Jika di Jepang ada sashimi, maka Palopo juga memiliki kuliner khas hidangan mentah bernama pacco. Pacco memiliki bahan dasar ikan laut, yang disajikan mentah. Namun, makanan ini jauh dari kata amis karena telah diberi bumbu khusus sehingga bau amisnya hilang. Makanan Khas Kota Palopo ini memiliki rasa yang sangat lezat loh.

Untuk membuat pacco, pertama kali ikan dibersihkan kemudian difilet sehingga duri dan kepalanya terpisah dengan daging. Kemudian, rendam dengan air cuka atau air jeruk nipis selama kurang lebih 10 menit. Supaya lebih nikmat, perlu diberi sentuhan akhir berupa kacang goreng, cabai, dan garam. Bumbu ini ditambahkan setelah ikan diperas dari jeruk nipis dan diaduk dengan bumbu.

2. Ikan Parede

Ikan Parede, Makanan Khas Kota Palopo

Ikan Parede, Makanan Khas Kota Palopo – Sumber: etnis.id

Palopo kaya akan olahan ikannya, setelah pacco ada juga olahan ikan bernama ikan parede. Berbeda dengan pacco, Makanan Khas Kota Palopo dari ikan parede ini terbuat dari bahan dasar ikan yang diolah menjadi masakan.

Ikan yang digunakan untuk parede biasanya adalah ikan bandeng, kakap, lamuru, bahkan kepala ikan kakap dan kepala ikan lamuru juga sering diolah menjadi parede. Ikan parede begitu segar, apalagi jika ikan yang diolah juga segar.

Rasa olahan masakan ini begitu unik, karena salah satu bahannya menggunakan patikala. Ikan parede memiliki cita rasa asam dan pedas, sesekali ada rasa manis alami dari protein hewani. Lebih nikmat lagi jika kuliner ini disantap dengan mangga muda.

Baca Juga ya :

3. Dampo Durian

Dampo Durian, Makanan Khas Kota Palopo

Dampo Durian, Makanan Khas Kota Palopo – Sumber: shopee.co.id

Selain Medan, Palopo juga dikenal sebagai penghasil durian yang enak. Tak heran, jika di Palopo terdapat banyak olahan makanan berbahan dasar durian. Salah satunya adalah dampo durian ini. Makanan Khas Kota Palopo ini berbahan dasar durian asli, memiliki cita rasa yang beitu manis. Dari tampilannya, dampo durian mirip dengan dodol.

Selain durian, bahan tambahan yang digunakan yaitu gula merah atau gula aren. Setelah mencampur segala bahan, selanjutnya dibuat adonan sesuai dampo. Selain langsung dikonsumsi, dampo juga dapat diolah menjadi kuliner lain, misalnya ditambahkan tepung dan menggorengnya. Yang akan menjadi camilan berbahan dasar dampo.

4. Dange, Makanan Khas Kota Palopo dari Sagu

Dange, Makanan Khas Kota Palopo

Dange, Makanan Khas Kota Palopo – Sumber: shopee.co.id

Dange seolah seperti makanan pengganti karbohidrat bagi masyarakat Bugis. Yang mana terbuat dari sagu yang dicetak dengan cetakan tanah berbentuk kotak. Dange dimasak dengan cara dipanggang hingga berwarna abu – abu. Cetakannya sendiri diletakkan di atas bara api yang menggunakan kayu bakar, sehingga aroma khas panggangan lebih terasa.

Makanan Khas Kota Palopo Dange dibakar hingga butiran sagunya tidak saling melekat. Dange memiliki tekstur yang kasar dan agak tebal, namun tidak keras, justru mudah patah. Biasanya, dange dikonsumsi bersama dengan makanan khas Palopo lainnya, yaitu pacco dan lawa.

5. Lawa

Lawa, Makanan Khas Kota Palopo

Lawa, Makanan Khas Kota Palopo – Sumber: tambahwawasanapasaja.blogspot.com

Pisang adalah tanaman yang dapat dimanfaatkan hampir seluruh bagian tubuh pohonnya, salah satu bagian yang dapat dimanfaatkan adalah jantung pisang atau bunga pisang.

Jantung pisang jika diolah dengan baik, dapat menghasilkan cita rasa masakan yang lezatnya melebihi daging. Salah satu olahan jantung pisang yang sangat lezat adalah lawa. Lawa  juga menjadi salah satu Makanan Khas Kota Palopo yang patut dicoba.

Lawa memiliki bentuk fisik seperti urap di Jawa, yaitu sayuran yang dicampur dengan parutan kelapa berbumbu. Sementara lawa menggunakan bahan utama jantung pisang mentah atau jantung pisang yang disiram dengan air panas dan ikan mairo mentah. Meskipun metah, ikan mairo ini tidak amis sama sekali.

Ikan mairo menjaga supaya protein di dalam lawa tetap terjaga. Rasa segar karena bahan alami yang tidak dimasak terlalu makan menjadi ciri khas dari lawa, ditambah lagi dengan perasan limau kasturi. Lawa biasanya disantap bersama dengan dange atau ruji, yang menjadikannya kolaborasi makanan lezat khas Palopo.

6. Buah Tarra

Buah Tarra

Buah Tarra – Sumber: makassar.tribunnews.com

Dari luar, buah tarra’ mirip seperti nangka, tapi berambut seperti rambutan. Kulitnya berwarna kuning terang dan memiliki batang yang panjang. Daging buahnya seperti nangka, tapi berwarna putih, lebih kecil, tidak bergetah, teksturnya lembut, dan rasanya manis.

**

Jika berkunjung ke Palopo, jangan lupa cicipi salah satu kuliner atau Makanan Khas Kota Palopo tersebut, ya!

Leave a Reply