Tari Kijang Berasal Dari Jawa Barat, Inilah Sejarah Dan Maknanya - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

Tari Kijang Berasal Dari Jawa Barat, Inilah Sejarah Dan Maknanya

Sejarah Dan Makna Tari Kijang

Tari Kijang Berasal dari daerah di Jawa Barat. Tari Kijang yang berasal dari tanah Sunda ini menggambarkan suasana rakyat di tengah – tengah kegiatan berburu. Pada awalnya Tari Kijang ini bersifat sakral, namun sekarang tidak hanya untuk ritual adat tertentu saja tetapi sudah banyak dipentaskan dalam berbagai acara.

Tari Kijang biasanya dibawakan oleh wanita dengan menggunakan jamparing dan gondewah (busur dan anak panah) sebagai pengingat tokoh Kidang Kancana. Masih banyak hal lainnya lagi yang menarik ketika mempelajari sejarah dan makna Tari Kijang.

Baca Juga :

 sejarah dan makna Tari Kijang

sejarah dan makna Tari Kijang – Foto: indah_t.u

Sejarah Tari Kijang

Tari Kijang berasal dari Jawa Barat. Secara umum, Tari Kijang adalah kesenian yang mengisahkan suasana perburuan rakyat yang menggunakan jamparing dan gondewah (busur dan anak panah).

Sejarah dan makna Tari Kijang berbeda dengan Tari Sulintang Jawa Barat yang menggambarkan semangat persatuan. Nama Tari Kijang sendiri diambil dari para tokoh yang bergelar Kidang Pananjung, Kidang Kancana dan Kidang Soka (Sokawayana).

Sejarah Tari Kijang

Sejarah Tari Kijang – Foto: chydrmdhn98_

Pemburu merujuk kepada Ki Ageng Pamanah Rasa, untuk mengingat tokoh Kidang Kancana berkat halus budi dan santun perilakunya namun cukup tegas dan tajam ketika memberi keputusan dan pernyataan (twah), sehingga dijadikan contoh dalam kehidupan bermasyarakat.

Tarian Kijang biasanya dipentaskan saat acara pernikahan, khitanan, seren taun dan ritual – ritual lainnya. Keindahan tariannya ini kemudian tersohor di masyarakat terutama masyarakat Sunda Besar, dari yang awalnya Tari Kijang ini dikhususkan untuk acara ritual yang sakral, sampai kini sudah banyak dipentaskan sebagai bagian dari acara hiburan.

Makna Tari Kijang

Masyarakat Sunda mengenal istilah silib, yaitu memaknai sesuatu walau dengan cara dikiaskan pada hal lain, dan siloka yang artinya menyampaikan sesuatu lewat pengandaian.

Leave a Reply