Tari Sulintang Jawa Barat, Tarian Yang Menggambarkan Semangat Persatuan - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Budaya, Fashion, Pengetahuan, Tari Adat

Tari Sulintang Jawa Barat, Tarian Yang Menggambarkan Semangat Persatuan

Tari Sulintang Jawa Barat, Tarian Yang Menggambarkan Semangat Persatuan

tari sulintang | bandung.merdeka.com

Tari Sulintang Jawa Barat – Jawa Barat dikenal sebagai Provinsi  yang memiliki semboyan silih asah, silih asuh dan silih asih. Silih asah memiliki arti saling mengingatkan, silih asuh memiliki arti saling membimbing dan silih asih memiliki arti saling mengasihi.

Jawa Barat juga kaya akan pesona alam atau tempat wisata maupun kental dengan nilai-nilai budaya yang masih dijunjung tinggi. Mulai dari makanan khas, alat musik, hingga tari-tari yang berasal dari Jawa Barat masih dilestarikan oleh masyarakatnya.

Ada berbagai jenis tarian tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat seperti Tari Jaipong, Tari Merak, Tari Topeng, Tari Wayang, Tari Ketuk Tilu, Tari Buyung dan masih banyak tari lainnya. Termasuk tarian kreasi modern salah satunya adalah Tari Sulintang.

Berikut tentang penjelasan Tari Sulintang, tari kreasi baru yang berasal dari daerah Jawa Barat.

Asal Usul dan Sejarah

Tari Sulintang Jawa Barat, Tarian Yang Menggambarkan Semangat Persatuan

tari sulintang | kalaupadi.wordpress.com

Tari Sulintang adalah tari kreasi baru yang berasal dari daerah Jawa Barat. Tari Sulintang ini adalah tarian yang diciptakan oleh sang maestro seniman besar dan koreografi tari, Raden Tjeje Somantri atau yang memilki nama lengkap Raden Rusdi Somantri namun kemudian lebih akrab dipanggil dengan nama Tjeje. Raden Tjeje Somantri menciptakan Tari Sulintang pada tahun 1948.

Raden Tjeje Somantri tidak hanya menciptakan Tari Sulintang saja, namun beliau sudah banyak menciptakan kreasi tari modern atau baru yang sampai saat ini masih diajarkan di sanggar-sanggar seni hingga perguruan tinggi dan sekolah kesenian. Di antara tarian kreasi yang diciptakan oleh Raden Tjeje Somantri adalah Tari Sekar Putri, Tari Kandagan, Tari Kupu-kupu, Tari Ratu Graeni, Tari Koncaran, Tari Birayung, Tari Puragabaya dan masih banyak tari-tari yang diciptakan oleh Raden Tjeje Somantri.

Tari Sulintang ini dipengaruhi dari berbagai kebudayaan selain dari budaya Sunda yaitu Bali, India, Jawa hingga Burma.  Tari Sulintang tersuguhkan bersama dengan Tari Merak, seakan keduanya saling menggambarkan alur cerita.

Jika Tari Merak menggambarkan dan mengedepankan keelokan serta merefleksikan pesona untuk memikat lawan, Tari Sulintang menggambarkan keindahan dan persatuan agar memperoleh pengakuan dari masyarakat.

Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Tari Banjar Kemuning

Sekilas tentang Raden Tjeje Somantri, Pencipta Tari Sulintang

Tari Sulintang Jawa Barat, Tarian Yang Menggambarkan Semangat Persatuan

raden tjeje soamntri, pencipta tari sulintang | detiknews.detikhariini.com

Tari Sulintang memang tidak lepas dari salah satu pelopor tari kreasi baru yang ada di bumi pasundan, Raden Tjeje Somantri. Raden Tjeje Somantri ini lahir di Purwakarta pada tahun 1892 dan meninggal di Bandung pada tahun 1963 dalam usia 71 tahun.

Leave a Reply