Air Terjun, Alam, Tips Travelling

Curug Bojong Pangandaran

Curug Bojong Pangandaran 1

Source: bobocantik.com

Jika mendengar nama Pangandaran, apa yang pertama kali terlintas di kepalamu? Ya, tentu saja debur ombak yang memecah karang, hembusan angin yang menerpa rambut, dan hidangan seafood. Pangandaran memang identik dengan laut dan pantainya. Tapi jangan lupa bahwa daerah paling selatan Jawa Barat yang pantainya berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini juga memiliki wilayah hutan. Dengan kata lain, Pangandaran memiliki pesona wisata lain selain pantai. Satu yang menjadi mutiara tersembunyi alias hidden gem dari Pangandaran adalah Curug Bojong. Bagi yang belum tahu, curug berasal dari Bahasa Sunda yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah air terjun. Nah, Curug Bojong ini adalah salah satu air terjun yang menjadi pesona lain dari Pangandaran.

Curug Bojong Pangandaran 2

Source: indonesiasatu.co.id

Curug Bojong yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Curug Sawangan ini adalah jenis air terjun yang memicu adrenalinmu. Pasalnya, aliran air di sini cukup deras dan tak jarang ditemui bebatuan besar di sekitarnya. Curug Bojong ini pun pada dasarnya adalah air yang mengalir di sebuah batu yang sangat besar. Karena medan yang cukup menantang, curug yang memiliki tiga tingkatan ini adalah salah satu alternatif yang tepat bagi kamu yang menyukai olahraga air seperti river tubing atau body rafting. Pada air terjun tingkatan pertama atau yang terbawah inilah yang paling ramai dikunjungi wisatawan.

Curug Bojong adalah jenis block waterfall, yaitu jenis air terjun dimana air jatuh dari sebuah sungai yang lebar, sehingga air terjun tidak berbentuk memanjang, melainkan melebar. Block waterfall juga biasanya mengalir pada sebuah permukaan vertikal, dalam hal ini adalah batu besar yang menjadi tempat mengalirnya aliran air Curug Bojong. Uniknya, Curug Bojong adalah air terjun non permanen yang pada musim kemarau aliran airnya akan kering total.

Lokasi Curug Bojong

Bicara tentang air terjun tentunya kita bisa membayangkan lokasinya berada di tengah hutan dan mengalir ke sebuah sungai. Begitu pula dengan curug yang satu ini. Curug Bojong terletak di Kampung Cihandiung, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran. Lokasinya masih termasuk ke dalam kawasan Perhutani, sehingga area sekitar curug tak lain dan tak bukan adalah hutan sekunder atau hutan produksi.

Akses Menuju Curug Bojong

Curug Bojong Pangandaran 3

Source: trepelin.com

Kamu bisa mulai dengan menuju Desa Sukahurip. Sudah banyak diberikan tanda atau petunjuk arah menuju Curug Bojong, karena Curug Bojong merupakan tempat wisata yang dikelola warga dan pemerintah bersama-sama. Kamu bisa mengakses jalan menuju curug dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Sayangnya, mobil hanya dapat sampai di area parkir, sedangkan motor masih dapat masuk hingga area parkir di sekitar curug. Hal ini dikarenakan setelah pos retribusi, kondisi jalan akan menyempit dan berupa tanah. Oh ya, untuk dapat menikmati keindahan Curug Bojong, kamu perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 15.000,00 di pos retribusi sebagai tiket masuk.

Medan Sekitar Curug Bojong

Kondisi jalan menuju curug berupa tanah yang diselingi bebatuan lepas, akar pohon, dan kadang tertutup dedaunan yang gugur. Konturnya pun berupa tanjakan dan turunan. Jika musim hujan, kondisi jalan menjadi licin sehingga disarankan untuk berjalan kaki saja dan memarkirkan kendaraanmu di bawah. Jangan khawatir karena sudah dibuatkan tangga dan pegangan tangan menuju curug, sehingga kamu dapat mendaki dengan lebih mudah. Setibanya di area parkir dekat ruang ganti dan penyewaan pelampung, kamu diharuskan untuk menyeberangi aliran sungai dengan menggunakan tambang. Sebelumnya, memang ada sebuah jembatan kayu yang digunakan untuk menyeberangi sungai ini, namun jembatan tersebut ambruk pada 2017 karena banjir.

Ngapain Aja di Curug Bojong?

Curug Bojong Pangandaran 4

Source: planetpangandaran.co.id

Karena aliran airnya yang cukup deras dan medannya yang berbatu, sangat cocok jika kamu ingin melakukan olahraga air body rafting atau river tubing di sini. Aliran air terjun di sini menuju ke beberapa kolam air, sehingga kamu juga bisa berendam atau sekadar bermain air di sini dengan berbagai ukuran dan kedalaman kolam. Tapi hati-hati ya, karena ada juga kolam di sini yang kedalamannya mencapai tujuh meter. Kunjungilah Curug Bojong ketika musim hujan, agar kamu bisa totalitas bermain air. Pasalnya, jika kamu berkunjung ketika musim kemarau, kamu hanya akan mendapati kolam yang berubah menjadi kubangan air biasa, dan aliran air yang hanya bergemericik saja.

Tips Berwisata

Jika kamu ingin berwisata ke Curug Bojong, kamu bisa melakukan perjalanan pribadi dan meminta bantuan tour guide sekitar, atau menggunakan jasa tour and travel yang lokasinya dekat dengan Curug Bojong ini, sehingga biayanya akan lebih murah. Selain lebih murah, kamu juga telah memberdayakan masyarakat sekitar yang mencari rezeki dari sini.

Baca juga:

Leave a Reply