Air Terjun

Curug Geblug, Air Terjun Menantang yang Masih Perawan

Curug Geblug, Air Terjun Menantang yang Masih Perawan 1

Sumber : udaindra.blogspot.com

Mendengar sebuah nama Curug Geblug mungkin akan masih berasa asing bagi para pecinta curug ataupun para traveler dari Bogor dan juga sekitarnya. Hal ini dikarenakan belum dibukanya sebuah akses resmi untuk bisa menuju ke curug ini. Menurut kabar yang beredar dalam waktu dekat ini memang akan dibuka akses menuju curug ini dari Gunung Bunder/Salak Endah.

Kalau Anda mulai perjalanan dari Desa Ciasihan maka Anda akan menempuh perjalanan yang lumayan ekstrim dan sangat cocok buat para petualang. Hal ini  karena curug ini letaknya jauh berada di atasnya Curug Kiara yang sudah lebih dulu aksesnya dibuka apalagi dari Curug Ciparay dan Curug Seribu.

Curug Geblug

Curug Geblug – Sumber : udaindra.blogspot.com

Biaya Menuju Curug Geblug

Menuju curug ini bisa dimulai dengan memulai perjalanan ke Ciasihan. Sampai di Ciasihan maka akan terlihat gerbang masuk kawasan. Biaya untuk masuk kawasan ini sekitar Rp. 10.000/orang serta motor Rp. 10.000. Apabila Anda baru pertama kali mau berkunjung ke curug ini maka sangat disarankan untuk menggunakan jasa guide. Biaya guide sekitar Rp. 50.000/orang dan biasanya akan diberikan 2 orang guide untuk jaga-jaga.

Curug Geblug

Curug Geblug Sumber : udaindra.blogspot.com

Akses Perjalanan Menuju Curug Geblug

Dari tempat parkir mulai ambil jalan lurus sampai di pos lama dekat curug buatan (aliran irigasi) kemudian nanti akan naik bukit hingga mencapai jalur irigasi. Menyusuri sebuah  saluran irigasi yang berada dipinggir tebing ini maka nanti Anda akan melewati gerbang Curug walet. Tidak jauh dari gerbang Curug Walet Anda juga akan melewati gerbang Curug Kiara.

Baca juga :

Melewati jalan setapak yang ada di pinggir gerbang Curug Kiara kemudian turun sampai mencapai sungai yang juga merupakan aliran Curug Kiara dan Walet. Setelah menyeberang sebuah jembatan kayu langsung ambil jalur kanan, untuk jalur kiri adalah jalur lama untuk menuju ke Curug Batu Ampar, Curug Batu Susun dan Curug Bidadari. Setelah melewati ladang, maka mulai memasuki hutan yang masih terlihat jalan setapak. Jalurnya masih jalur yang rata dan Anda masih bisa jalan santai.

Curug Geblug

Curug Geblug – Sumber : udaindra.blogspot.com

Berakhirnya dari jalur rata ini, Anda akan sampai di sebuah sisi bukit. Mulai dari sini jalurnya mulai menurun dengan kemiringan yang lumayan ekstrim. Menuruni sebuah bukit yang kadang-kadang sisi tebingnya juga tidak terlihat karena tertutup semak. Nantinya setelah menuruni bukit ini maka dilanjutkan dengan menyusuri sungai.

Melanjutkan menuju ke Curug Geblug, maka akan memakan waktu sekitar 15 menit lagi untuk susur sungai. Namanya susur sungai maka tentu saja akan mengikuti alur sungai, melewati sebuah bebatuan besar serta arus. Satu kali untuk menyeberangi sungai kemudian menyusuri sisi kiri sungai. Akhirnya nanti memanjat sisi bukit sampai di jalur yang sedang dibersihkan atau jalur ke Gunung Bunder. Dari sini kira-kira beberapa meter lagi sudah sampai di Curug Geblug. Perkiraan untuk bisa mencapai curug ini menghabiskan waktu sekitar 2 jam perjalanan.

Curug Geblug ini bersembunyi di balik sebuah tebing batu. Tinggi dari curug ini sekitar 10-15 meter. Curug ini mempunyai debit yang cukup besar padahal di musim kemarau. Pastilah debitnya akan semakin sangat besar jika Anda datang berkunjung di musim hujan. Curug ini ini juga mempunyai leuwi atau kolam yang cukup luas dan dikelilingi dengan tebing tegak lurus. Tak bisa juga dipungkiri juga kalau curug ini menjadikan salah satu curug favorit yang jarang dikunjungi oleh wisatawan.

Selain bisa mengambil foto dari depan, maka Anda juga bisa mengambil foto curug Geblug ini dari sisi tebing sebelah kiri tapi ingatlah hati-hati jangan sampai selfie Anda kebablasan mundur ke belakang. Dari sisi kanan Anda akan berada di bawah tetesan-tetesan air yang jatuh dari atas bukit.

 

 

 

Leave a Reply