Budaya

5 Alat Musik Tradisional Bali

Alat Musik Tradisional Bali

Alat Musik Tradisional Bali - romadecade.org

Alat Musik Tradisional Bali – Bali terkenal sebagai lokasi wisata yang mengyuguhkan panorama alam yang menakjubkan, tak heran bila Bali selalu menjadi pilihan siapapun untuk melakukan perjalanan liburan kesana, bahkan artis-artis kenamaan dari luar negeri juga banyak menghabiskan waktu liburan di Pulau Dewata Bali yang sering disebut sebagai Bali of Paradise.

Selain kekayaan alamnya yang menakjubkan, bali juga terkenal karena adat budaya yang kental dijaga oleh masyarakat lokal sehingga para turis dan traveler yang berkunjung kesana akan disuguhkan dengan beragam keindahan kultur, budaya dan tradisi khas bali.

Baca juga ya :

Tari Legong Berasal Dari Bali

Tari Legong Berasal Dari Bali – foto @abilandikasaputra

Salah satu yang menarik tentunya adalah alat musik tradisional bali yang masih menjadi daya pikat bagi siapapun yang berkunjung kesini. Seni musik adalah bagian integral bagi kehidupan warga Kota Denpasar terutama warga Hindu di Bali.

Musik telah dianggap sebagai tradisi karena diwariskan dari generasi ke generasi serta sifatnya yang juga fungsional dan berkaitan dengan falsafah dan pandangan hidup  masyarakat Bali.

Bentuk-bentuk musik tradisional yang hidup dan berkembang di Kota Denpasar diperkirakan telah muncul mulai pada masa Bali Kuno yaitu abad ke-8 hingga ke-14 Masehi.

Sedangkan musik golongan madya muncul dan berkembang pada masa Bali Madya yaitu abad ke-15 hingga ke-19. Ada banyak alat musik yang masih digunakan dalam upacara-upacara adat khas bali, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut

1. Genggong

Genggong, Alat Musik Tradisional Bali

Genggong, Alat Musik Tradisional Bali – foto by romadecade.org

Genggong dibunyikan dengan cara mengulum (yanggem) di bagian yang disebut “palayah”nya. Jari tangan kiri memegang ujung alat sebelah kiri sedangkan tangan kanan menggenggam tangkai bambu kecil terhubung dengan tali benang dan ujung alat di sebelah kanan.

Alat musik genggong ini seringkali digunakan dalam acara-acara rakyat dan hiburan seperti pernikahan, hajatan dan lainnya. Genggong sendiri akan menghasilkan bunyi yang unik dan memiliki instrument getaran yang akan membuat siapa saja yang mendengarnya akan merasakan keunikan sendiri dari alat musik ini.

2. Pereret, Alat Musik Tradisional Bali

pereret, Alat Musik Tradisional Bali

pereret, Alat Musik Tradisional Bali – foto by romadecade.org

Pereret merupakan alat musik khas bali yang memiliki sejarah unik, menurut sejarawan Bali. Dahulu pereret lebih dikenal sebagai pengasih asih oleh sebagian masyarakat bali hal ini dikarenakan pareret seringkali digunakan oleh para perjaka untuk memikat hati wanita pujaannya.

Akan tetapi seiring perkembangan jaman pareret mulai dikenal sebagai alat musik tradisional yang dimainkan dalam upacara-upacara kesenian adat seperti kesenian Sewo Gati.

Pareret sendiri berbentuk seperti terompet dan memainkannya pun sangatlah mudah cukup ditiup dan alat musik tersebut akan mengeluarkan bunyi atau suara. Bentuk pereret sendiri sangat unik dan dihiasi oleh ukiran khas bali, dan masih terus dilestaikan hingga saat ini.

  1. Rindik
5 Alat Musik Tradisional Bali 1

rindik – foto by romadecade.org

Rindik dikenal sebagai “angklungnya Bali” karena bentuknya yang hampir sama, yang membuat berbeda adalah Rindik dibuat dengan bentuk seperti saron yang biasa ada di gamelannya orang jawa, akan tetapi Rindik memakai bambu sebagai bahan utamanya dan dimainkan dengan cara dipukul.

Alat musik ini dapat dimainkan oleh 2 hingga 5 orang dan diiringi dengan seruling atau gong. Dulu rindik digunakan untuk menghibur para petani disawah terutama saat musim panen, namun saat ini rindik mulai banyak dimainkan pada acara hiburan rakyat seperti pernikahan dan Joged Bumbung.

4. Alat Musik Ceng-Ceng

cengceng, Alat Musik Tradisional Bali

cengceng, Alat Musik Tradisional Bali – foto by romadecade

Ceng-ceng salah satu alat musik yang memiliki keunikan pada bentuknya. Alat musik ini berbentuk seperti kura-kura yang diatasnya terdapat delapan buah logam yang ditumpuk dimana enam buah logam berada ditumpukan pertama dan dua logam lainnya berada ditumpukan atas.

Menurut kepercayaan orang bali sendiri, kura-kura memiliki nilai magis yang kental dan kuat sehingga alat musik ini menjadi  pilar dan harus digunakan dalam acara-acara yang mempertontonkan musik gamelan khas bali karena ceng-ceng sendiri merupakan alat musik yang sudah seperangkat dengan gamelan bali.

Untuk memainkan alat musik ini sendiri sangatlah mudah, cukup dengan memukulkan bagian logam bundar diatasnya dengan bagian logam yang berada ditumpukan pertama tadi.

5. Gamelan Bali

Alat Musik Tradisional Bali

Alat Musik Tradisional Bali – romadecade.org

Alat Musik Tradisional Bali  selanjutnya adalh Gamelan. Alat musik Gamelan Bali adalah salah satu alat musik gamelan tradisional khas dari Denpasar, Bali. Gamelan Bali memiliki perbedaan dengan alat musik gamelan dari beberapa daerah lainnya.

Gamelan biasanya digunakan sebagai pengiring suatu pertunjukan kesenian di Bali serta dalam beberapa acara yang sifatnya sakral. Perkembangan zaman yang telah modern, tetapi Gamelan Bali tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Bali.

Sesuai dengan fungsinya, Gamelan Bali sering sekali digunakan untuk mengiringi upacara keagamaan serta beberapa hiburan.

**

Itulah 5 alat musik tradisional Bali yang masih digunakan dan dilestarikan sebagai bentuk budaya luhur khas Bali.

 

 

Leave a Reply