Air Terjun, Alam, Bukit, Daftar Wisata, Desa Wisata, Gua, Harga Tiket

Relaksasi Diri di Curug Munding Banten

Curug Munding

Curug Munding - foto Kak Dina

Curug Munding Banten – Curug Munding merupakan satu dari sekian tempat wisata yang berlokasi di Lebak Banten. Debit air di Curug Munding ini terbilang deras dengan bentuk yang sangat unik. Tebing yang menjadi landasan air ini bentuknya sedikit melengkung, namun jatuhnya air justru melebar. Sekilas jika diperhatikan bentuknya mirip sebuah tirai putih yang dibentangkan. Keindahan itu akan semakin tampak nyata saat volume airnya makin besar.

Relaksasi Diri di Curug Munding Banten 1

Curug Munding

Selain itu kombinasi suasana hutan yang masih hijau dan alami di sekeliling Curug membuat suasana kian nyaman. Siapapun yang dating kemari dijamin betah untuk menikmati salah satu nikmat Tuhan ini. Terbukti dengan tak pernah sepinya wisatawan yang penasaran dengan Curug Munding ini. Padahal lokasinya yang terpelosok membuat Curug ini tidak begitu terkespose.

Dibalik Nama Unik Curug Munding

Dalam bahasa Sunda, Munding itu artinya kebau, jadi secara tidak langsung Curug Munding bisa disebut juga Curug Kerbau. Semua itu tak lepas dari cerita masa lampau yang diyakini oleh masyarakat sekitar mengenai seekor kerbau yang melompat dari atas air terjun. Sejak saat itulah, masyarakat sekitar memberikan nama Curug Munding pada lokasi wisata tersebut.

Air Terjun di daerah Cicaringin, kecamatan Gunung Kencana ini belum banyak terekspose oleh para wisatawan. Sehingga suasana di sekiat lokasi masih lumayan asri dan alami. Itulah sebabnya, Curug Munding Labak Banten ini sangat cocok untuk tempat relaksasi diri dari segala kepenatan sehari-hari.

Destinasi Wisata Unggulan

Dari beberapa sumber belum ditemukan informasi mengenai harga masuk ke lokasi Curug Munding. Namun, melihat lokasinya yang dianggap masih perawan para pengunjung tidak perlu khawatir untuk merogoh koceknya, karena bisa dipastikan harganya cukup terjangkau. Selain itu pengunjung tidak akan menyesal meskipun berjalan jauh dan menguras tenaga, karena di sepanjang jalan bisa menikmati hijaunya dedaunan.

Curug Munding Banten

Curug Munding Banten – foto SONY DSC

Ditambah merdunya kicau burung yang dilengkapi debur suara air terjun. Tak jarang percikan air ke wajah juga mnambah kesegaran dalam perjalanan mencapai Curug Munding itu sendiri. Di bawah Curug Munding terdapat sebuah cekungan yang membentuk kolam sehingga pengunjung bisa bermain dan berenang sepuasnya.

Bagi yang suka tantangan, bisa juga melakukan terjun bebas dari tepi-tepi bebatuan yang berada di bawah curug. Satu hal yang perlu diperhatikan untuk tetap berhati-hati agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Selain suasananya yang begitu asri dan menyejukkan, penduduk di sekitar juga terkenal ramah terhadap pendatang sehingga liburan kali ini akan terasa lebih sempurna.

Fasilitas dan Transportasi

Seperti tempat wisata pada umumnya, meskipun tidak terlalu besar Curug Munding tetap memiliki beberapa fasilitas bagi pengunjungnya. Hal utama yang diperhatikan oleh pengelola adalah kamar mandi dan mushola. Pengunjung juga tidak perlu khawatir akan lahan parkir karena tersedia lengkap dan cukup luas. Selain itu tersebarnya tempat istirahat untuk sekedar rehat dari perjalanan atau menikmati hidangan.

Transportasi umum untuk menuju lokasi wisata tersebut juga tidaklah sulit. Pengunjung bisa menggunakan bis umum atau angkutan lainnya dan berhenti di terminal kota Lebak. Kemudian bisa melanjutkan perjalanan menggunakan ojek menuju lokasi Curug Munding.

Baca Juga:

Akses dan Lokasi ke Curug Munding Banten

Curug Munding

Curug Munding – Shiyabatus Sakhowah

Alamat lengkap dari Curug Munding adalah Desa Cicaring, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Akses menuju lokasi ini terbilang ekstrim karena tikungan dan turunannya yang tajam. Sebagian besar kondisi jalannya bagus, namun ada beberapa titik lokasi yang berlubang. Selain itu jalur yang dilewati ini cukup padat oleh kendaraan besar. Hal pertama adalah menemukan Kecamatan Gunung Kencana kemudian mengikuti petunjuk arah yang ada. Jika masih bingung bisa meminta bantuan dengan bertanya kepada penduduk setempat.

Setelah sampai di tempat parkir, pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 20 menit hingga menemukan tempat membayar tiket. Tak jauh dari situ, pengunjung sudah bisa menikmati kesegaran Curug Munding

Leave a Reply