Evolusi Tempat Pembantaian Coban Jahe Malang Menjadi Surga Wisata - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Air Terjun, Alam, Bukit, Desa Wisata, Gua, Harga Tiket

Evolusi Tempat Pembantaian Coban Jahe Malang Menjadi Surga Wisata

Coban Jahe Malang

Bersantai di tengah kolam Coban Jahe. Google Maps: Adi Sam

Coban Jahe Malang – Satu lagi lokasi wisata air dari kota Malang yang namanya makin mencuat yaitu Coban Jahe. Tak sedikit pula yang menyebutnya dengan nama Air Terjun Begawan karena lokasinya di Jalan Begawan. Keunikan namanya tersebut tentu membuat banyak wisatawan penasaran, dan banyak pula yang mengira karena terinspirasi dari sebuah tanaman yang kerap dijadikan seduhan untuk menghangatkan tubuh.

Evolusi Tempat Pembantaian Coban Jahe Malang Menjadi Surga Wisata 1

Pintu masuk Coban Jahe. Google Maps: Andy Mustofah

Sayangnya nama jahe itu bukan terinspirasi dari tumbuhan dan begitu melenceng jauh dari perkiraan banyak orang selama ini. Jahe atau pejahe dalam bahasa Jawa berarti meninggal dunia. Obyek wisata ini mulai dibuka pada tahun 2012 dan begitu ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan maupun saat liburan sekolah.

Kisah Sedih di Balik Coban Jahe

Sebelum membahas mengenai keindahan dari Coban Jahe, ada kisah sedih yang kerap terlewatkan. Salah satunya asal muasal namanya, seberti yang dijelaskan jika jahe di sini artinya meninggal dunia. Lokasi ini pun begitu erat kaitannya dengan pembantaian di masa perjuangan Indonesia dahulu.

Sebanyak 38 orang pahlawan bersembunyi di lokasi ini, namun mereka ketahuan oleh pasukan belanda. Tanpa ampun para penjajah itu melakukan pembantaian dengan menembaki gerilyawan dari atas tebing. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada satu orang pun yang selamat.

38 jenazah pahlawan yang gugur itu kemudian dikubumikan di TMP (taman makan pahlawan). TMP ini ditandai dengan tulisan Tugu Makam Kali Jahe. Lokasinya sendiri sekitar 500 meter sebelum pintu masuk Coban Jahe, lokasi yang strategis karena bisa sebagai pengingat wisatawan akan perjuangan pahlawan terdahulu.

Harga Tiket Masuk Coban Jahe

Semenjak diresmikan dan dibuka untuk umum pada tahun 2014, Coban Jahe berhasil menarik minat wisatawan. Diperkirakan setiap pekannya, ada sekitar 700an orang yang ingin menikmati keindahan salah satu air terjun di kota Malang ini. Demi pengelolaannya agar lebih baik maka dipasanglah harga untuk wisatawan sekaligus mengenai parkirnya.

Tiket masuknya sendiri hanya diperuntukkan bagi orang dewasa sebesar Rp 10.000,-. Sedangkan untuk anak-anak yang masih di bawah pengawasan orang tua, gratis. Biaya parkir juga tidak terlalu mahal, harga untuk sepeda motor Rp 5.000,- dan mobil Rp 10.000,-.

Eksotika Coban Jahe

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter dan dikelilingi oleh batu-batu cadas berukuran besar di tebing dan juga kolam kecil di bawahnya. Debit air di air terjun ini cukup deras dan jatuh tertampung di kolam alami sebelum menuju Kali Jahe.Coban jahe sendiri masih berada dalam Kawasan Perhutani Unit II RPH Sukopuro – Jabung. Sedangkan wilayahnya mencakup tiga daerah administrati yaitu Kabupaten malang, Kota Malang dan Kota Batu.

Evolusi Tempat Pembantaian Coban Jahe Malang Menjadi Surga Wisata 2

Bersantai di tengah kolam Coban Jahe. Google Maps: Adi Sam

Leave a Reply