Makna dan Sejarah Tari Benteng Carucuk - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat, Budaya

Makna dan Sejarah Tari Benteng Carucuk

Tari Benteng Carucuk

Tari Benteng Carucuk - Sumber : Silontong

Tari Benteng Carucuk – Kebudayaan dan seni tradisional merupakan hal yang diharapkan tumbuh subur di Kalimantan Selatan, karena seiring perkembangan zaman dan teknologi kebudayaan dan seni tradisional kurang menjadi perhatian para pemuda. Namun segala jenis kebudayaan dan seni tersebut harus dikenalkan kepada para pemuda supaya tidak lekang di telan waktu.

Seperti contohnya tarian daerah. Di Kalimantan Selatan ada salah satu tarian yang sarat akan sejarah. Tarian tersebut bernama Tari Benteng Carucuk. Sejarah yang terkandung di dalam tarian tradisional ini bernuansa heroik karena berperang untuk merebut tanah kerajaan Banjar.

Makna dan Sejarah Tari Benteng Carucuk 1

Salah Satu Contoh Pementasan Tari Benteng Carucuk – Sumber : Instagram @bjmnananggaluh

Sejarah Tari Benteng Carucuk

Tari Benteng Carucuk merupakan tarian daerah yang berasal dari Kalimantan Selatan yang beribukota di Banjarmasin dan tarian ini bernuansa heroik.

Tarian  ini menceritakan tentang sejarah Pangeran Suriansyah dengan Temenggung yang berperang untuk merebut tanah Kerajaan Banjar. Ini juga merupakan asal-usul terbentuknya Kampung Kuin. Kuin biasa juga di sebut Banjar Lama merupakan wilayah sepanjang daerah aliran sungai Kuin di Banjarmasin.

Pada awal kemerdekaan Indonesia daerah Kuin merupakan satu wilayah desa, baru kemudian pada tahun 1964 desa Kuin dimekarkan menjadi 5 desa yang masing-masing dipimpin oleh seorang kepala desa. Desa tersebut antara lain adalah Kuin Utara, Kuin Selatan, Kuin Cerucuk, Pangeran, dan Antasan Kecil. Kemudian pada tahun 1980 desa tersebut di ubah statusnya menjadi kecamatan.

Makna dan Sejarah Tari Benteng Carucuk 2

Sungai Kuin Tempo Dulu – Sumber : Wikipedia

Kampung Kuin merupakan kampung tertua dari kampung-kampung yang ada di Banjarmasin dan sekitarnya yang terletan di sepanjang Sungai Kuin. Di kampung inilah sebagai awal persinggahan dan menetapnya masyarakat untuk bermukim dalam bentu suatu komunitas etnis Banjar.

Kampung Kuin merupakan kawasan kampung tua yang bersejarah karena dari Kawasan Kampung Kuin inilah ada cikal bakal Kerajaan Banjar pertama menuju suatu pemerintahan Kerajaan Islam Banjar dengan nama Kesultanan Banjarmasin yang berpusat di Kuin.

Sedangkan Pangeran Suriansyah sendiri merupakan Raja Banjarmasin pertama yang memeluk Islam. Beliau memerintah dari tahun 1500-1540. Beliau juga di sebut sebagai Sultan Suryanullah. Gelar tersebut diberikan oleh seorang Arab yang pertama kali tiba di Banjarmasin. Sedangkan Gelar Sultan Suriansyah pertama kali dinobatkan saat beliau masuk Islam yang terjadi pada tahun 1526 M.

Makna Tari Benteng Carucuk

Adapun ciri khas dari Tari Benteng Carucuk adalah tongkat panjang yang ditarikan oleh penari sebagai simbol carucuk untuk berperang dengan menggunakan alat tradisional.

Leave a Reply