Lokasi Batu Maroppa Samosir, Spot Foto Batu di Ujung Jurang Danau Toba - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Bukit, Harga Tiket

Lokasi Batu Maroppa Samosir, Spot Foto Batu di Ujung Jurang Danau Toba

Batu maroppa di samosir

Batu maroppa di samosir - foto ig @andretriutama

Batu Maroppa merupakan destinasi liburan terbaru, yang berada di Danau Toba. Atau tepatnya, terletak di Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir.

Keunikan dari lokasi batu ini adalah, posisinya yang berada di ujung jurang.

Sekilas memang terlihat mengerikan. Namun karena hal tersebut, malah membuat keberadaannya menjadi viral di kalangan anak muda.

Bagi mereka yang berkunjung ke sana, umumnya membawa tenda dan perlengkapan seadanya untuk berkemah.

Destinasi wisata ini sedang nge hits di halaman para pengguna Instagram.

Batu maroppa

Batu maroppa – foto ig@sharma_damanik

Dari ketinggian, dapat terlihat pemandangan yang eksotis ke arah perkampungan Tamba, Samosir dan Danau Toba. Jadi nggak heran, jika spot keren berudara sejuk yang satu ini, sangat Instagenik!.

Selain itu, Desa Tamba Dolok juga sudah mulai dikenal, oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Eksotisnya lukisan alam dan juga suasana pedesaan yang ada disana, telah berhasil menghipnotis para wisatawan tersebut, untuk datang mengunjunginya.

Dalam Bahasa Batak, Batu Maroppa artinya adalah Batu Menggendong.

Sebutan itu berasal dari bentuk kedua batu yang terlihat seperti saling berdempetan. Hal tersebut merupakan cerita rakyat bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:

Legenda Batu Maroppa Samosir

Batu maroppa di samosir

Batu maroppa di samosir – foto ig @andretriutama

Legenda juga mengatakan, bahwa batu ini tercipta akibat dari kutukan alam. Ada sepasang saudara kandung, yang telah berani menjalin hubungan terlarang, karena masih satu darah. 

Sejak kecil, kedekatan keduanya terlihat berbeda dari hanya sebatas hubungan saudara sedarah. Melihat hal tersebut, orang tua mereka sepakat untuk memisahkannya. 

Sang kakak laki-laki tinggal dengan pamannya, sedangkan sang adik perempuan tetap tinggal dengan orang tuanya. Harapan sang orang tua adalah, kedua anaknya tidak akan berhubungan kembali.

Namun harapan itu harus terpupus, karena kedua anaknya selalu mencuri-curi untuk saling bertemu.

Hingga suatu hari mereka pergi kehutan untuk mencari kayu bakar bersama dengan masyarakat lainnya. 

Saat itu pulalah, mereka memisahkan diri dari kelompoknya hingga malam tiba. Dan mereka tidak pernah kembali sejak saat itu.

Keduanya tidak mengindahkan larangan adat yang berlaku, hingga ditemukan telah menjadi batu. 

Namun dari segi ilmiahnya, mungkin batu tersebut adalah sisa dari magma pegunungan, yang terbentuk sejak ribuan tahun lalu.

Daya Tarik dan Aktivitas di Batu Maroppa Samosir

lokasi Batu Maroppa di Desa Tamba Dolok

lokasi Batu Maroppa di Desa Tamba Dolok – foto ig @aripangestu24

Leave a Reply