Daftar Wisata, Alam, Budaya, Bukit, Danau, Gunung, Rumah Adat, Tari Adat

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak

Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak

Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak

Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak – Di Indonesia Timur terutama di Papua banyak tersimpan kekayaan alam. Dengan kontur alamnya yang berupa pegunungan, lembah, danau, sampai pantai seperti tidak ada habisnya untuk di eksplorasi. Buat kalian para traveller yang ingin mengeksplorasi Papua ada baiknya mengunjungi daerah Pegunungan Arfak.

Kabupaten Pegunungan Arfak adalah salah satu kabupaten yang terletak di Papua Barat. Kabupaten Pegunungan Arfak sendiri adalah pemekaran dari Kabupaten Manokwari pada tanggal 25 Oktober 2012 dengan ibukota kabupaten berada di Anggi.

Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak

Kira-kira apa saja tempat wisata yang reccomended banget buat kalian kunjungi di Pegunungan Arfak? Berikut adalah 6 diantaranya.

1. Arung Jeram di Sungai Prafi

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak 1

Arung Jeram di Sungai Prafi – Foto: dok. mapala UI

Di daerah Kabupaten Arfak didominasi oleh objek wisata alam. Beberapa wisata alam itu termasuk wisata yang memacu adrenalin. Salah satunya adalah kalian dapat menyusuri Sungai Prafi.

Rute arung jeram di Sungai Prafi ini dimulai dari hulu sungai yang berada di kawasan Pegunungan Arfak. Kalian bisa melakukan aktifitas arung jeram disini menggunakan kayak untuk bagian atas sungai. Untuk bagian atas sungai cukup ekstrem kondisinya dengan grade 2-3. Untuk bagian bawah sungai bisa digolongkan dalam grade 4-5 yang berarus tenang dan dapat menggunakan perahu karet.

Sungai Prafi kini juga telah menjadi salah satu Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak yang paling sering dikunjungi wisatawan. Saat ini kondisi sungai Prafi dijamin masih sangat alami, bening dan belum terkontaminasi. Kalian juga bisa berkemah disini. Selain sungainya yang bersih dan menantang, kalian juga bisa melihat binatang endemik khas Papua seperti Kasuari dan Cendrawasih.

2. Rumah Kaki Seribu , Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak 2

Rumah Kaki Seribu di Kabupaten Pegunungan Arfak – Foto: https://bobo.grid.id

Penduduk setempat di kawasan Pegunungan Arfak masih banyak yang menggunakan rumah tradisional sebagai tempat tinggal. Rumah tinggal ini dinamakan Rumah Kaki Seribu. Rumah adat ini tersebar di Kampung Kwau, lalu di distrik Anggi, Anggi Gida, dan lain-lain.

Rumah Kaki Seribu oleh penduduk lokal disebut ‘Iqkojei’ atau ‘Mod Aki Aksa’. Kenapa rumah tinggal ini disebut sebagai rumah kaki seribu? Karena rumah ini menggunakan bahan kayu-kayu kecil yang dikumpulkan menjadi satu lalu dibuatlah rumah dari kumpulan kayu-kayu kecil itu.

Pada bagian bawah rumah terbuat dari ratusan kayu yang menjadi kaki penopang sehingga bila dilihat bentuknya mirip dengan binatang kaki seribu. Tinggi rumah berkisar antara 50-200 cm dari tanah.  Dinding rumah ini terbuat dari kulit kayu dengan atap terbuat dari ilalang atau daun pandanus.

Baca juga: 

Bila kalian ke wilayah Pegunungan Arfak kalian bisa menginap di Rumah Kaki Seribu ini bersama penduduk sekitar. Dijamin kalian bisa merasakan langsung bagaimana rasanya bersatu dengan alam dan masyarakat Papua Barat yang ramah tepatnya di Kabupaten Pegunungan Arfak ini.

3. Lokasi Pengamatan Burung di Kampung Kwau

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak 3

Bird Watching di Pegunungan Arfak Papua Barat – Foto: papua-birdswatching.com/arfak

Di Kabupaten Arfak kalian juga bisa mengamati dari dekat burung-burung endemik yang berada di kawasan ini. Jenis burung yang bisa kalian temui disini mulai dari Kasuari, Cendrawasih dan banyak lagi. Kawasan Pengamatan Burung ini kini menjadi Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak yang disukai turis asing.

Disini juga kalian bisa menggunakan fasilitas homestay yang dapat memuat 10 orang dengan tarif Rp. 150.000 per orang. Disini juga ada jasa pemandu untuk yang berbahasa asing dengan tarif Rp. 220.000 dan bagi wisatawan domestik bertarif Rp. 150.000. Kawasan ini biasanya ramai pada bulan Juni-Agustus.

4. Tari Tumbu Tanah

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak 4

Tari Tumbu Tanah oleh Suku Arfak – Foto: travel.kompas.com

Di daerah Kabupaten Arfak kalian juga dapat menemui adat istiadat berupa tarian dari penduduk setempat. Tarian khas Suku Arfak ini merupakan salah satu lokasi Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak yang menarik untuk dikunjungi.  Tarian ini juga disebut dengan Tari Ular karena gerakannya yang mirip seperti ular  yang meliuk-liuk di atas tanah.

Tarian ini menyebar di hampir seluruh kawasan kepala burung di Papua Barat. Bagi kalian yang datang dengan jumlah yang cukup banyak atau dengan rombongan biasanya penduduk setempat melakukan penyambutan dengan tarian ini.

Tari Tumbu Tanah asalnya bersifat spontan dan dapat dilakukan oleh penduduk kampung atau anggota suku dari anak-anak sampai dewasa. Tarian ini dikenal sebagai tarian persahabatan yang dapat melibatkan etnis manapun, bahkan wisatawan pun bisa bergabung untuk melakukan tarian ini.

Tarian ini tidak menggunakan alat musik. Jadi tarian ini mengikuti irama lagu yang dinyanyikan. Lagu untuk mengiringi tarian ini bervariasi. Ada lagu tentang cinta kasih, ada pula lagu yang penuh semangat yang pada jaman dahulu kala dinyanyikan untuk para prajurit yang akan berjuang.

5. Bukit Kobrey

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak 5

Mengamati Keindahan Danau di Bukit Kobrey – Foto: travel.kompas.com

Bukit Kobrey adalah kawasan bukit dimana dari titik ini kalian dapat mengamati keindahan Danau Anggi Gida dan Anggi Giji. Dari Kota Anggi menuju Bukit Kobrey perjalanan menempuh sekitar 30 menit perjalanan.

Perlu diingat rute menuju Bukit Kobrey cukup menantang dengan kontur jalan yang menanjak terjal dan akan licin bila hujan. Tapi tentunya kondisi ini tidak akan menyurutkan jiwa petualang kalian bukan?

Bukit Kobrey terletak di ketinggian 2.050 – 2.100 mdpl, jadi kalian harus memakai baju yang tebal dan jaket yang memadai karena siang hari pun akan terasa dingin. Jangan lupa siapkan kamera agar kalian bisa mengabadikan keindahan Danau Anggi Gida dan Anggi Giji dibawah bukit.

6. Danau Anggi Gida dan Anggi Giji

6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak 6

Danau Anggi Giji dan Danau Anggi Gida Distrik Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak – Foto: pesona.travel

Alkisah pada jaman dahulu ada sepasang kekasih. Mereka berdua adalah pemburu yang sedang ke hutan. Di tengah jalan mereka bertemu ular. Ketika mereka ingin membunuh ular tersebut mereka tidak mengetahui bila ular yang mereka temui ini adalah ular keramat.

Setiap ditebas kepalanya si kepala ular tersebut selalu tumbuh kembali. Akhirnya mereka melarikan diri hingga terpisah. Saat mereka berlari tiba-tiba ada petir dan badai. Akhirnya mereka berdua pun tewas. Di tempat mereka tewas itulah terbentuk Danau Anggi Gida dan Anggi Giji.

Anggi Giji dipercaya sebagai perwujudan laki-laki karena bentuknya yang mirip dengan kelamin laki-laki. Di danau Anggi Giji ini dari kejauhan warna airnya berwarna biru tetapi bila diamati dari dekat airnya berwarna kehitaman karena dibawahnya terdapat lumpur. Pasir di tepian pantai danau ini berwarna coklat.

Sedangkan Anggi Gida dipercaya sebagai perwujudan perempuan karena bentuknya menyerupai alat kelamin perempuan dengan pantai berwarna putih yang indah. Warna air di danau Anggi Gida berwarna gradasi biru muda dan toska. Karena keindahan warna ini pula maka maka Anggi Gida diibaratkan seperti wanita.

Di Danau Anggi Giji kalian bisa menyewa perahu ke penduduk setempat untuk menyusuri danau. Bila kalian ingin mencicipi sensasi berenang di air danau, kalian bisa berenang di Danau Anggi Gida. Bila tak ingin berenang juga tak mengapa karena kalian bisa menyusuri pasir putih di tepian Danau Anggi Gida.

**

Itulah sekilas mengenai 6 Tempat Wisata di Anggi Pegunungan Arfak yang dapat kalian kunjungi dan temui jika kalian berkunjung ke kawasan Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak. Wilayah Papua Barat memang masih sangat banyak daerah yang dapat dijelajahi. Dengan mengunjungi wilayah ini dijamin kalian juga ikut mempromosikan kawasan ini agar dapat lebih maju lagu di masa mendatang.

Leave a Reply