6 Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

6 Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat

Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat

Tari Merak - Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat | Foto : kendyferdian.wordpress.com

Untuk kostumnya sendiri, penari wanita akan menggenakan kebaya, singjang, sabuk, dan aksesoris, dan tak lupa pula sanggul dengan hiasan bunga di kepala. Sedangkan penari pria akan menggenakan baju kampret berwarna gelap, celana pangsi, ikat kepala, dan juga sabuk kulit.

4. Tari Merak, Tari Adat tradisional dari Jawa Barat

Tari Merak - Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat

Tari Merak | Foto : sman1cepu.sch.id

Tari merak yang merupakan tari adat tradisional dari Jawa Barat ini terinspirasi dari burung merak. Tari ini menceritakan kehidupan burung jantan yang memikat burung merak betina.

Tak heran, bila kalian sering melihat tarian ini pada sebuah acara pernikahan yang dibawakan untuk menyambut pengantin pria dan juga sebagai hiburan para tamu. Kostum dari tari merak ini begitu indah dan menawan dimana penari menggunakan kostum lengkap dengan sayap dan mahkota yang menyerupai burung merak.

Lagu Macan Ucul menjadi musik pengiring untuk tari merak. Dan, apabila gerakan tari menunjukkan sepasang merak yang sedang bermesraan maka suara boning akan terdengar lebih keras untuk menggambarkan keadaan sepasang merak yang sedang jatuh cinta.

5. Tari Wayang

Tari Wayang - Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat

Tari Wayang | Foto : budayajawa.id

Tari adat tradisional dari Jawa Barat lainnya ialah tari wayang yang mulai berkembang pada masa kesultanan Cirebon pada abad ke-16. Kalian dapat menikmati 3 kelompok pertunjukan dari tari wayang, yaitu pertunjukan tari tunggal dimana penari membawakan satu tokoh pewayangan.

Pertunjukan tari juga bisa berpasangan dimana dua atau lebih penari yang saling melengkapi keutuhan tarian, dan pertunjukan tari masal dimana lebih dari satu penari. Tari ini diiringi musik gamelan salendro dengan setiap tari wayang memiliki ciri kostum sendiri.

Dalam pertunjukannya, setiap penari pria dan wanita membawakan tingkat atau karakter yang berbeda. Misalnya karakter penari wanita sebagai putri Lungguh untuk tokoh wayang Arimbi, sedangkan karakter penari pria sebagai Satria Lungguh untuk tokoh Abimanyu, Arjuna, dan Arjuna Sasrabahu.

6. Tari Ronggeng Bugis

Tari Roggeng Bugis - Tari Adat Tradisional Dari Jawa Barat

Tari Roggeng Bugis | Foto : @BreaktimeInd

Tari Ronggeng bugis memiliki arti tarian yang berasal dari Bugis, Makassar. Tari ini tercipta lantaran pasukan bugis yang telah berhasil membantu kerajaan Cirebon memilih untuk menetap di Cirebon dan pada akhirnya terciptanya komunitas lengkap dengan kebudayaan asal.

Uniknya, penari tari ronggeng bugis adalah semua penari lelaki yang menggenakan make up menyolok, lengkap dengan pakaian kebaya warna terang dan juga sanggul kecil dikepala belakang dengan posisi miring. Tari yang biasanya dibawakan lebih dari 4 orang ini menampilkan gerakan dengan cerita lucu yang membawa gelak penonton.

Tari dilakukan dengan gerakan lincah dan penuh atraktif, dimana penari bisa memanfaatkan hiasan yang dikenakan dan anggota tubuh yang selaras dengan musik untuk membentuk tarian lucu. Lucunya, setiap penari bebas untuk melakukan gerakan improvisasi sesuai dengan gaya masing-masing.

Artikel terkait :

Leave a Reply