Sejarah dan Makna Tari Jepin, Wujud Akulturasi Budaya dan Agama - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

Sejarah dan Makna Tari Jepin, Wujud Akulturasi Budaya dan Agama

Tari Jepin Kalimantan Barat

Tari Jepin Kalimantan Barat. Sumber: klikriau.com

Tari Jepin – Kalimantan menjadi pulau di Indonesia yang paling besar. Dengan tiap wilayahnya yang luas. Tidak hanya memiliki area yang luas, di pulau ini juga banyak sekali kebudayaan daerah yang dari zaman nenek moyang tetap lestari hingga sekarang.

Salah satunya adalah tarian adat, yaitu Tari Jepin. Tari Jepin sendiri berasal dari Kalimantan Barat. Uniknya, tarian ini menggabungkan budaya lokal dengan budaya khas Melayu serta dibalut dengan nuansa agama Islam.

Mengenal Tari Jepin dari Kalimantan Barat

Tari Jepin Kalimantan Barat

Tari Jepin Kalimantan Barat. Sumber: klikriau.com

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa Tari Jepin ini mengadaptasi kesenian lokal, Melayu, serta agama Islam. Tari Jepin sendiri memiliki gerak dan lagi yang kaya akan makna di setiap gerakannya. Dan pada zaman dahulu, tari ini digunakan sebagai media penyebaran agama Islam.

Namun kini, Tari Jepin tidak hanya menjadi sarana penyebaran agama saja, melainkan sebagai kesenian dan hiburan. Seringkali, masyarakat Kalimantan Barat mempertunjukkan Tari Jepin ini pada acara besar, seperti pernikahan adat Melayu, penyambutan tamu besar, hingga festival budaya.

Sejarah Tari Jepin

Tari Jepin muncul sekitar abad ke-13. Seiring dengan munculnya agama Islam di Kalimantan dan banyak dari kalangan ulama menyebarkan agama Islam. Jika di Jawa Tengah, Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam melalui media wayang, di Kalimantan Barat agama Islam disebarkan melalui Tari Jepin.

Hal ini dimaksudkan, lebih mudah memberi pengetahuan baru bagi masyarakat kala itu melalui suatu tarian. Mungkin, jika dilakukan dengan ceramah, masyarakat kurang tertarik. Sehingga, dibuatlah cara penyebaran agama yang lebih menarik.

Awalnya, tarian ini ditampilkan di daerah Sambas, Kalimantan Barat. Kemudian, tarian ini menyebar ke daerah lain di Kalimantan Barat. Mulai dari sana, Tari Jepin banyak ditampilkan sebagai sarana penyebaran agama Islam.

Baca Juga yaMengenal 5 Pakaian Adat Kalimantan Barat

Makna Tari Jepin Kalimantan Barat

Tari Jepin

Para Penari sedang Berlenggak – Lenggok Menarikan Tari Jepin. Sumber: pontianak.tribunnews.com

Tari Jepin mengadaptasi kesenian budaya lokal, kesenian Melayu, serta agama Islam. Yang artinya, tari ini juga mendukung adanya akulturasi budaya untuk menyampaikan suatu yang baik. Supaya, pesan penyebaran agama Islam dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Dengan begitu, masyarakat akan lebih memahami maksud dan tujuan penyebaran agama Islam. Selain itu, Tari Jepin juga menjadi media pemersatu antar golongan, melalui tari masyarakat dapat lebih menerima perbedaan antar masyarakat lainnya.

Gerakan pada Tari Jepin

Dalam pertunjukan Tari Jepin, biasanya dilakukan oleh penari laki – laki dan perempuan. Para penari mengenakan pakaian khas Melayu. Yaitu baju lengan panjang dan celana lengan panjang, dengan balutan sarung di pinggang bagi penari laki – laki.

Leave a Reply