Sejarah Dan Makna Tari Wayang Topeng - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

Sejarah Dan Makna Tari Wayang Topeng

tari wayang topeng

Tari Wayang Topeng. Foto oleh dictio.id

Sejarah Dan Makna Tari Wayang Topeng – Banyak yang belum mengetahui bahwa Malang juga memiliki sebuah seni tari. Yak! Seni tari yang dimaksud adalah Tari Wayang Topeng. Seperti namanya, Tari Wayang Topeng merupakan salah satu jenis pertunjukan tari yang penarinya menggunakan penutup muka dengan mengikatkannya di kepala dengan seutas tali.

Bentuk dari topeng yang dipakai sendiri menggambarkan karakter dan peran seperti Panji, Patih dan Klana dengan mengambil sumber dari cerita Panji. Selain itu, Tari Wayang Topeng merupakan perpaduan antara wajah manusia dan wayang dengan pergerakan tari patah-patah. Gata patah-patah tersebut dikenal dengan Gaya Malangan.

Istilah gerak tari pada Tari Wayang Topeng umumnya disebut dengan Solah, yang artinya berwujud konstruksi gerak dengan memiliki ciri dan teknis sendiri. Nah, bagaimana dengan sejarah dan makna Tari Wayang Topeng? Berikut ulasan dari kami untuk kamu.

Baca juga ya :

Sejarah Tari Wayang Topeng

tari wayang topeng

Penampilan Tari Wayang Topeng. Foto oleh blogkulo.com

Tari Wayang Topeng bisa dikatakan sebagai tradisi budaya dan religius masyarakat Jawa yang diketahui telah ada sejak abad ke 8 M. Masa tersebut adalah masa kerajaan Kanjuruhan di bawah pimpinan Raja Gajayana.

Pada zaman tersebut topeng dibuat dari batu dan termasuk ke dalam bagian dari acara persembahyangan. Kemudian pada masa Raja Erlangga, tarian ini dikontruksi menjadi sebuah sajian seni.

Pertunjukan Tari Wayang Topeng juga mengambil cerita-cerita dari India, seperti kisah Mahabrata dan Ramayana. Hal ini disebabkan pada masa itu, perkembangan sastra didominasi oleh Sastra India. Selain itu juga dikarenakan nenek moyang masyarakat Jawa pada masa itu masih menganut agama Hindu Jawa. Wayang Topeng ini dipakai sebagai media komunikasi antara kawulo dan gusti, antara raja dan rakyatnya.

Perubahan cerita-cerita dalam Wayang Topeng bermula di zaman Kartanegara di Singasari. Pada waktu itu cerita yang diambil dialihkan ke cerita-cerita Panji yang mengisahkan kepahlawanan dan kebesara kesatria Jawa, terutama masa Jenggala dan Kediri.

Leave a Reply