6 Kuliner dan Makanan Khas Siak - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Kuliner

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: makanantradisionalyangenak.blogspot.com

Masyarakat Siak biasanya menyajikan asidah dengan bentuk seperti bunga mawar, jambu, daun, dan berwujud bulat.

Kue Bangkit

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: blog.tokowahab.com

Kue bangkitatau biasa penduduk Siak menyebutnya kue bangket adalah kue khas dari Siak yang banyak ditemukan di Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia, kue bangkit tepatnya dapat ditemukan di Riau, Jambi, dan Sumatera Barat.

Warna kue bangkit adalah berwarna putih dan diberi hiasan di atasnya dengan noktah yang berwarna merah. Tekstur kue bangkit yang  halus dan empuk membuat kue bangkit ini sangat lezat saat dikunyah. Anak-anak banyak yang menyukai kue bangkit karena rasanya yang manis.

Cencaluk

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: cookpad.com

Cencaluk merupakan makanan khas Siak yang terbuat dari udang. Udang yang digunakan untuk membuat cencaluk adalah udang geragau, namun sekarang ini udang geragau susah untuk didapatkan karena udang geragau hanya ditemukan di waktu-waktu tertentu saja.

Makanan cencaluk ini melewati proses yang panjang sebelum siap untuk disajikan. Cencaluk menggunakan udang geragau yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu rempah yang sangat khas. Tekstur makanan cencaluk nyaris sama bersama dengan bubur.

Lempok Durian

6 Kuliner dan Makanan Khas Siak

Sumber: shopee.co.id

Lempok durian merupakan makanan khas Siak. Lempok durian tidak hanya ditemukan di Riau saja, tapi dapat juga ditemukan di daerah Palembang, Samarinda, dan pontianak. Tentu saja lempok durian di setiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing.

Lempok durian khas Siak menggunakan daging buah durian yang dicampur dengan sedikit gula pasir. Gula pasir yang dicampur memiliki tujuan yaitu supaya durian lebih awet. Dengan dicampurkannya gula, lempok durian bisa awet lebih dari 4 bulan kecuali disimpan di dalam lemari es.

Cara memasaknya cukup mudah, setelah durian dicampur dengan gula lalu dimasak dengan menggunakan kuali dengan api sedang hingga adonan tidak lengket. Setelah itu, adonan dibungkus gunakan plastik dan siap untuk dinikmati.

Leave a Reply