Tapi Ingat Pulang

Suku

Melihat 5 Suku Asli Riau, Selain Suku Melayu

Suku Laut - Suku di Riau

Masyarakat Suku Laut - Suku asli Riau

Suku Asli Riau – Provinsi Riau telah menjadi wilayah tersendiri sejak Juli 2004, serta memiliki dua ibukota terbesar yang cukup ramai, yaitu Pekanbaru dan Dumai.

Selain fakta tersebut, Riau juga memiliki beberapa suku terpencil yang keberadaannya jarang terekspos oleh masyarakat di luar Riau.

Pasalnya Saat Ini Riau Hanya Dikenal Sebagai Daerah Dengan Jumlah Suku Melayu Terbesar Di Indonesia dan merupakan pusat budaya serta kehidupan Orang Melayu Saja.

Padahal di Riau dan sekitarnya sendiri, ada banyak suku-suku lain selain suku melayu yang mendiami wilayah ini.

Nah Berikut adalah 5 Suku Asli Riau selain suku melayu yang lokasinya masih terpencil dan masih susah dijumpai.

Baca Juga:

1. Suku Sakai – Suku Asli Riau

Suku Sakai - Suku Asli Riau

Suku Sakai – Suku Asli Riau

Suku Asli Riau yang pertama ada Suku Sakai.  Belum ada yang mengetahui dengan pasti, asal kata dari “Sakai” sebenarnya.

Ada yang mengatakan berasal dari nama Pohon “Sikai” yang banyak tumbuh di Kecamatan Mandau, atau merupakan nama dari Sungai Sikai. 

Menurut keterangan masyarakat setempat, nama Sakai baru ada sejak zaman penjajahan Jepang. Sebelumnya  Suku Sakai lebih dikenal sebagai ”Uang Daek” yang artinya “Orang Darat” atau Suku Pebatin. 

Istilah Sakai, awalnya  merupakan sebutan dari tentara Jepang. Mereka menyebut rakyat biasa  dengan panggilan Orang Sakai, untuk membedakannya dengan para tentara pejuang.

Namun akhirnya, nama tersebut terus melekat hingga sekarang.

Sedangkan sebutan ”Uang Daek” atau ”Suku Pebatin” lama kelamaan pun hilang dengan sendirinya. 

Suku Sakai memiliki kebudayaan dan tradisi yang berbeda dengan suku lainnya, terutama yang berdomisili di Riau.

Walaupun sebenarnya, keberadaan suku ini juga telah banyak  mengalami akulturasi dengan kebudayaan lainnya.

Berdasarkan catatan sejarah, Suku Sakai yang hidup satu dasawarsa sebelumnya, mereka selalu hidup menyendiri di dalam pelosok hutan belantara. Bahkan terbilang sangat sulit untuk dapat menemukan keberadaannya. 

2. Suku Akit – Suku Asli Riau

joget sondey tarian Suku Akit

joget sondey tarian Suku Akit – foto ppidbengkalis.com

Suku Asli Riau selanjutnya adalah suku Akit . Kepercayaan yang dianut oleh Suku Akit , terdiri Islam, Kristen dan Budha.

Selain itu, sebagian masyarakatnya juga menganut Animisme, atau kepercayaan leluhur yang harus dipertahankan. 

Pada awalnya, Suku Akit juga mengenal Agama Budha, karena berhubungan dengan sejarah dan legenda yang berkembang dalam masyarakatnya. Namun saat ini, pelaksanaan ritual agama Budha tersebut, lebih banyak terkait dengan pengaruh budaya etnis Tionghoa. 

Sedangkan upacara ritual keagamaan terhadap para leluhur, juga tetap masih ada hingga saat ini. Contohnya seperti upacara dalam melakukan pemujaan, dengan menggunakan sesajen.

Masyarakat dari Suku Akit banyak berprofesi sebagai nelayan, petani dan peternak. Namun selain itu, mereka juga ada yang memiliki usaha kerajinan industri rumah tangga, seperti pembuatan tikar dari daun rumbia.

3. Suku Talang Mamak, Suku Asli Riau

Suku Talang Mamak, Suku Asli Riau

Suku Talang Mamak, Suku Asli Riau

Walaupun Suku Talang Mamak memilih kehidupan beragama sebagai Umat Islam, namun sebagian dari mereka tetap menjalankan ajaran leluhur.

Hanya sebagian masyarakat saja yang menjalankan ajaran Agama Islam seperti yang seharusnya. Umumnya, merupakan golongan masyarakat yang sudah mengalami percampuran budaya, atau yang telah memiliki pendidikan tinggi. 

4. Suku Bonai, Suku Asli Riau

Suku Bonai - Suku di Riau

Suku Bonai di Pedalaman Riau

Suku Asli Riau juga merupakan Suku Asli Riau. Sumber mata pencaharian utama dari masyarakat Suku Bonai adalah sebagai nelayan penangkap ikan, khususnya di sepanjang sungai Rokan Kanan.

Teknologi yang mereka gunakan untuk menangkap ikan tergolong masih tradisional. 

Beberapa alat tradisional tersebut berupa “siapang”  atau tombak bermata tiga, serta “kayo”  atau semacam pancing, dan juga jaring.

Hasil tangkapan ikan mereka, kebanyakan hanya untuk konsumsi sendiri, walaupun sebagian tetap dijual, untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Selain memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, mereka juga hidup sebagai petani, dan pengumpul hasil hutan. 

5. Suku Laut, Suku Asli Riau

Suku Laut, Suku Asli Riau

Masyarakat Suku Laut, Suku Asli Riau

Komunitas terpencil  dari Suku Laut, awalnya menganut kepercayaan pada berhala dan juga para arwah leluhur.

Namun saat ini, situasinya sudah mengalami banyak pergeseran budaya dan kepercayaan.

Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya masyarakat Suku Laut, yang memeluk dan menjalankan Agama Islam.

Suku Laut juga terkenal akan rasa akan gotong royongnya  yang sangat tinggi.

Ketika salah satu dari masyarakatnya mengadakan suatu pesta, mereka tidak segan untuk saling berbagi, seperti menyumbang bahan makanan.

Selain suka bergotong royong, masyarakat dari Suku Laut juga menyukai kehidupan saling bersosialisasi, sekalipun dengan suku atau etnis lainnya.

Tidak heran, jika sangat mudah bagi mereka untuk berinteraksi, termasuk dalam melakukan hubungan bisnis.

Baca Juga:

Nah Sobat, demikianlah ulasan kita kali ini, tentang 5 Suku asli Riau yang terpencil keberadaannya, namun dengan keunikannya sendiri. Semoga dapat bermanfaat, dan memberikan informasi yang berguna.

 

Leave a Reply