Rumah Adat

7 Rumah Adat Tradisional Kalimantan Paling Unik Dan Khas

Rumah Adat Sebujit

Rumah Adat Sebujit - foto ig @kataomed

Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Selain memiliki kekayaan dalam sumber alamnya, Kalimantan juga terkenal akan kekayaan budayanya, wisata kuliner, dan juga rumah adatnya.

Khususnya pada rumah adat Kalimantan, ciri khasnya yang paling menonjol adalah dari segi bangunannya.

Sebagian besar materialnya berbahan kayu,dengan bentuk memanjang dan menjulang tinggi.

Budaya Kalimantan

Budaya Kalimantan – Photo By Native Indonesia

Bentuk rumah adat kalimantan tersebut, dibangun dengan menyesuaikan kondisi alam dan geografisnya.

Sehingga rumah yang di bangun harus kuat, dan dikondisikan untuk dapat melindungi penghuni nya dari hewan buas dan cuaca ekstrim seperti banjir.

Berikut ini adalah ulasan tentang 7 Rumah Adat Tradisional Kalimantan, yang paling unik dan khas pastinya.

Baca Juga:

1. Rumah Betang, Rumah Adat Tradisional Kalimantan Tengah

 

Rumah Betang, Rumah Adat Tradisional Kalimantan

Rumah Betang, Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Photo By Tripcetera

Rumah Betang merupakan salah satu rumah adat tradisional Kalimantan Tengah, yang banyak terdapat di bagian daerah hulu sungai. Rumah adat inipun terkenal sebagai tempat tinggal dari Suku Dayak.

Dari segi bentuk bangunannya, Rumah Betang memiliki bentuk yang memanjang. Bahkan ada yang dapat  mencapai panjang hingga 150 meter. Lebar rata-rata bangunan ini sekitar 30 meter, dengan tipe rumah panggung setinggi 3-5 meter. 

Rumah adat ini biasanya tidak dihuni satu keluarga, namun bisa dihuni oleh beberapa orang keluarga. Pembagian di dalamnya,dilakukan dengan  cara disekat menjadi beberapa bilik ruangan.

2. Rumah Panjang, Rumah Adat Tradisional Kalimantan Barat

Rumah Panjang, Rumah Adat Khas Kalimantan

Rumah Panjang, Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Photo By Tripcetera

Rumah Panjang yang juga merupakan rumah adat tradisional Kalimantan Barat ini juga biasa dihuni oleh banyak keluarga di dalamnya. Keunikan dari rumah ini, dapat memiliki 50 ruangan dengan banyak dapur, untuk dapat digunakan secara terpisah oleh masing-masing keluarga. 

Rumah adat  ini biasanya di bangun diatas tanah dengan ketinggian 5 hingga 8 meter, dan lebar bangunan berukuran sekitar  6 meter dan panjang mencapai hingga 186 meter. Dan untuk memasuki rumah ini, disediakan anak tangga yang disebut tangka.

3. Rumah Lamin, Rumah Adat Tradisional Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Tradisional Kalimantan

Rumah Lamin, Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Photo By Tripcetera

Rumah Lamin adalah rumah adat Suku Dayak yang merupakan rumah adat tradisional Kalimantan Timur. Bentuk bangunannya juga memanjang dan bertipe panggung.

Panjang bangunan rumah adat ini dapat  mencapai hingga 200 meter, dan jarak kolong rumah berukuran sekitar 3 meter. Rumah Lamin pun biasa dihuni oleh beberapa keluarga yang dipisahkan oleh sekat-sekat ruangan didalamnya.

Salah satu keunikan dari rumah ini adalah, bagian depan rumahnya  yang selain berfungsi untuk menerima tamu, juga biasa digunakan untuk acara upacara adat.

Lantai rumah ini terdiri dari balok-balok kayu yang disusun rapi, dan memiliki beberapa pintu masuk yang terhubung dengan anak tangga.

Bangunan rumah ini di topang oleh tiang-tiang besar, yang berfungsi sebagai struktur utama bangunan.

Tiang-tiang tersebut pun di expose menjadi indah, dengan adanya  ukiran-ukiran tradisional. Semua ukiran tersebut merupakan motif khas Suku Dayak, yang dipercaya dapat menghalau roh jahat.

Baca Juga:

Menghafal gerakan Tari Gambyong, Tarian Elok Khas Jawa Tengah

Berlatih  Tari Kayau dari Kalimantan Tengah, Tarian Melambangkan Keberanian

4. Rumah Banjar, Rumah Adat Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Banjar, Rumah Adat Tradisional Kalimantan

Rumah Banjar, Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Photo By Tripcetera

Rumah Banjar ditempati oleh Suku Banjar, yang merupakan rumah adat tradisional Kalimantan Selatan. Rumah adat yang memiliki atap berbentuk lancip bersudut 45 derajat ini, diperkirakan sudah ada sejak abad ke-16.

Pada awalnya, bangunan rumah adat ini memiliki konstruksi berbentuk segi empat memanjang ke depan. Namun dalam perkembangannya, bentuk tersebut mengalami penambahan pada bagian samping kiri dan kanan yang disebut anjung. Penambahan juga dilakukan pada bagian belakang rumah.

5. Rumah Baloy, Rumah Adat Tradisional Kalimantan Utara

Rumah Baloy, Rumah Adat Tradisional Kalimantan

Rumah Baloy, Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Photo By Tripcetera

Rumah Adat Baloy merupakan rumah adat tradisional Kalimantan Utara. Rumah adat ini berbentuk panggung, yang di bangun dengan menggunakan Kayu Ulin.

Bahan kayu ini dipilih, karena sifatnya yang sangat keras.  Kayu Ulin juga biasa digunakan sebagai bahan bangunan untuk seluruh rumah adat lain di Kalimantan.

Ciri khas bangunan ini adalah, memiliki ukiran dengan motif pesisir pantai yang banyak ditempati oleh suku tidung.

Pengaturan arah adat tradisional ini juga  tergolong unik, karena selalu diatur sedemikian rupa agar menghadap ke utara, dengan pintu utama menghadap ke arah selatan.

6. Rumah Baluk, Rumah Adat Tradisional Kalimantan Barat

Rumah Baluk, Rumah Adat Tradisional Kalimantan

Rumah Baluk, Rumah Adat Tradisional Kalimantan – Photo By Benar News

Rumah Baluk ini merupakan rumah bagi Suku Dayak Bidayuh, dan juga merupakan rumah adat tradisional Kalimantan Barat.

Uniknya, rumah ini berbentuk bundar, dengan diameter dan ketinggian sekitar 12 meter. Selain itu, rumah ini pun ditopang dengan 20 tiang kayu sebagai penyangga.

Ketinggian bangunan pada rumah adat ini melambang kan kedudukan atau tempat, yang disebut Kamang Triyuh.

Rumah adat ini biasa digunakan juga sebagai tempat untuk melaksanakan acara ritual adat tahunan, yang dikenal dengan Nibak’ng atau Nyobeng. 

Keunikan lainnya yang agak tidak biasa adalah, rumah ini digunakan juga sebagai tempat untuk menyimpan tengkorak yang dianggap sebagai benda pusaka peninggalan nenek moyang. Warisan tersebut akan diturunkan secara turun temurun.

7. Rumah Adat Sebujit

Rumah Adat Sebujit

Rumah Adat Sebujit – foto ig @kataomed

Selain Rumah adat Jagoi babang, Ada rumah adat lainnya yang juga tak kalan menariknya di Bengkayang khususnya kawasan perbatasan yakni Rumah adat Sebujit.

Rumah adat ini agak sedikit berbeda dari rumah adat jagoi karena bentunya tidak kerucut dan juga ketinggianya jauh lebih tinggi.

Salah satu hal yang paling unik dari rumah adat ini dan tidak bisa ditemukan ditempat lain adalah kita tidak diizinkan untuk masuk atau naik kerumah adat ini bahkan penduduk setempat sekalipun.

Menurut Pak Amin yang pernah diundang ke istana presiden yakni Ketua adat di Sebujit mengatakan jika kita ingin melihat didalamnya atau ingin masuk kedalam rumah adat ini maka datanglah saat perayaan atau acara Gawai Dayak yang diadakan pada Bulan Juni / Juli.

Biasanya hampir semua orang dari 3 negara terutama yang bersuku dayak Bidayuh akan datang ketempat ini sekaligus mengadakan acara adat.

..

Demikianlah daftar 7 rumah adat  tradisional Kalimantan yang unik dan khas. Semoga dapat bermanfaat, dan memberikan informasi yang berguna bagi Sobat semua.

 

Leave a Reply