4 Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Cerita Rakyat, Budaya

4 Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan

pulau kemaro

pulau kemaro - foto ig @leosuwandi

Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan – Sumatera Selatan juga menyimpan cerita atau legenda rakyat yang mungkin belum kalian ketahui sebelumnya.

Beberapa cerita rakyat dari Sumatera Selatan ini sangat beragam, menginspiratif dan asyik untuk diikuti.

Inilah 4 cerita rakyat dari Sumatera Selatan yang terkenal:

1. Legenda Pulau Kemaro

pulau kemaro, Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan

pulau kemaro, Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan – foto ig @leosuwandi

Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan yang pertama adalah Legenda Pulau Kemaro .

Siti Fatimah adalah putri kesayangan Raja Sriwijaga. Parasnya cantik jelita, dan sikapnya ramah pada semua orang.

Tak heran, banyak pemuda yang menaruh hati dan ingin menjadikannya istri.

Suatu hari, seorang putra mahkota dari negeri China datang ke Kerajaan Sriwijaga.

Ketika mereka sedang berbincang-bincang, masuklah Siti Fatimah ke ruangan itu. Tan Boen An terkesiap dan jatuh cinta pada Fatimah.

Beberapa bulan kemudian, Tan Boen An memberanikan diri untuk melamar Siti Fatimah.

Raja meminta Tan Boen An untuk menyediakan sembilan guci berisi emas sebagai mas kawin.

Tan Boen An menyetujui permintaan tersebut. Karena itu, ia menulis surat pada orangtuanya dan menyuruh seorang utusan untuk pulang ke negeri China.

Akhir kisah Fatimah menceburkan diri ke dalam laut dan selang beberapa saat muncullah tumpukan tanah di tepi Sungai Musi.

Lama kelamaan tumpukan itu menjadi sebuah pulau. Masyarakat setempat menyebutnya Pulo Kemaro.

Pulo Kemaro dalam bahasa Indonesia berarti Pulau Kemarau.

Dinamakan demikian, karena pulau tersebut tidak pernah digenangi air walaupun volume air di Sungai Musi sedang meningkat.

2. Kisah Pengorbanan Putri Kemarau

Kisah pengorbanan Putri Kemarau Sumatera Selatan

Kisah pengorbanan Putri Kemarau Sumatera Selatan, foto: komengerinonline.com

Cerita Rakyat Dari Sumatera Selatan selanjutnya adalah tentang Kisah pengorbanan Putri Kemarau.

Putri Jelitani adalah seorang putri raja di sebuah kerajaan di daerah Sumatra Selatan.

Suatu ketika, negeri sang Putri dilanda kemarau yang amat panjang.

Singkat cerita, Putri Kemarau kemudian menyarankan Ayahnya agar seluruh rakyat negeri itu melakukan upacara berdoa  kepada Tuhan Yang Mahakuasa.

Maka, berkat doa bersama tersebut, Putri Kemarau pun mendapat petunjuk melalui mimpinya.

Dalam mimpi itu, sang Putri didatangi oleh ibundanya.

Akhir kisah, bersamaan dengan terceburnya tubuh sang Putri ke dalam air laut, langit menjadi mendung.

Petir menyambar-nyambar dan hujan pun turun dengan lebatnya. Dalam waktu singkat, seluruh wilayah negeri itu pun digenangi air.

Tentu saja hal itu menjadi pertanda bahwa tumbuh-tumbuhan akan kembali menghijau dan tanah menjadi subur.

Leave a Reply