3 Hal Tentang Bukit Pandang Kayen - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Bukit

3 Hal Tentang Bukit Pandang Kayen

Bukit Pandang Kayen

https://www.kabarkotapati.com/

Di daerah Pati Jawa Tengah, banyak tempat wisata yang menarik, seperti salah satunya adalah bukit pandang kayen. Namun sayangnya, tempat wisata di daerah Pati Jawa Tengah masih banyak tempat wisata yang belum diketahui orang banyak. Sehingga hanya wisatawan yang suka ke pendalaman saja yang tahu.

Bukit pandang kayen kini lebih terkenal dengan sebutan Bukit Pandang Ki Santa Mulya karena bukit ini tepat berada di atas tanjakan Santa. Dan nama Ki Santa Mulya merupakan seorang tokoh legandaris di zaman Prabu Angling Dharma. Bukit ini merupakan tempat berkomunikasi batin dengan sang isteri Ki Santamulya. Karena isteri Ki Santamulya menjalani hukuman pengasingan di Pulau Seprapat, Juwana, Pantai Utara Jawa.

Lokasi Bukit Pandang Kayen

Bukit pandang kayen atau yang sering dikenal bukit pandang Ki Santa Mulya terletak di Desa Durensawit Kecamatan Kayen Pati. Mengunjungi tempat wisata ini Anda bisa ke arah Desa Sumbersari (samping RSUD Kayen, masuk ke arah selatan) kemudian mentok ada pertigaan, ke arah kiri adalah air terjun lorotan Semar (Dukuh Ngalingan, Desa Sumbersari) dan yang ke arah kanan adalah Bukit Pandang Ki Santa Mulya Desa Durensawit tersebut.

Tempat wisata ini, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari pusat kota Pati sekitar 30 hingga 45 menit jika jalanan lancar. Lokasi bukit ini terdapat di lereng Gunung Kendeng dengan ketinggian sekitar 200 meter.

Pemandangan Bukit Pandang Kayen

Dari bukit pandang kayen kita dapat melihat pemandangan wilayah bagian selatan daerah Pati Jawa Tengah. Di bukit ini juga kita dapat berfoto-foto, saat cocok untuk anak muda ataupun bagi pasangan yang ingin foto prewedding karena di bukit ini terdapat beberapa spot tempat foto, seperti angkruk dengan tulisan I love U, rumah pohon, lorong cinta, batu gedek, wayang ucul, kupu-kupu, dan juga ada spot baru seperti sangkar burung.

Leave a Reply