Sejarah dan Makna Tari Prawiroguno Dari Boyolali - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Budaya, Pengetahuan, Tari Adat

Sejarah dan Makna Tari Prawiroguno Dari Boyolali

Tari Prawiroguno

Tari Prawiroguno - Foto: YouTube

Tari Prawiroguno – Indonesia merupakan negara yang kaya akan keseniannya, salah satunya adalah kesenian tari. Kesenian tari di Indonesia sudah ada sejak masa kerajaan. Namun, pada zaman penjajahan Belanda dan Jepang, kesenian tari di Indonesia mulai mengalami kemunduran dikarenakan suasana yang tidak kondusif pada saat itu.

Kini setelah Indonesia merdeka, sudah saatnya kita sebagai generasi penerus bangsa untuk mengangkat kembali kesenian – kesenian tari yang ada di Indonesia. Pada artikel kali ini, seringjalan.com akan membahas tentang kesenian Tari Prawiroguno yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah.

Perkembangan Kesenian Tari di Indonesia

Tari Prawiroguno

Tari Prawiroguno – Foto: YouTube

Pada zaman kerajaan, kesenian tari merupakan sebuah ritual yang dilakukan untuk beberapa acara penting saja, seperti upacara adat, upacara keagamaan, penobatan raja baru, perkawinan, serta penyambutan tamu agung.

Namun seiring berkembangnya zaman, kesenian tari di Indonesia juga ikut berkembang dengan pesat. Kini, tari di Indonesia tak lagi hanya seputar tari tradisional, akan tetapi ada pula dansa, tari balet, serta break dance yang digemari oleh anak – anak muda Indonesia.

Namun, sebagai warga negara Indonesia, kita tidak boleh serta merta melupakan tari tradisional dan tari adat yang berasal dari daerah karena mereka merupakan identitas kebudayaan bangsa.

Sejarah dan Makna Tari Prawiroguno

Tari Prawiroguno

Tari Prawiroguno – Foto: sahabatnesia.com

Tari Prawiroguno tercipta setelah masa penjajahan di Indonesia berakhir. Tari ini bertema heroik dan kepahlawanan, menceritakan kisah tentang suasana perang antara rakyat Indonesia dan penjajah dimana dalam hal ini penjajah sudah mengalami kemunduran dan akan dikalahkan.

Karena tarian ini memiliki tema peperangan,  gerakan para penari Prawiroguno bak seorang prajurit yang membawa pedang/samurai dengan tameng dengan gerakan berlenggok-lenggok seakan sedang bersiap-siap menyerang musuh.

Ada 3 kriteria penting yang harus dilakukan para penari ketika membawakan Tari Prawiroguno yakni Wiraga, Wirama, dan Wirasa.  Wiraga berarti gerak seluruh anggota badan yg selaras. Wirama merupakan aspek tari yang berkaitan dengan irama atau iringan. Sementara Wirasa merupakan penghayatan terhadap sebuah tarian.

Leave a Reply