Sejarah dan Keunikan Tari Monong dari Suku Dayak - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Budaya, Tari Adat

Sejarah dan Keunikan Tari Monong dari Suku Dayak

Sejarah dan Keunikan Tari Monong dari Suku Dayak 1

Foto: backpackerjakarta.com

Tari Monong – Siapa yang tak mengenal Suku Dayak? Suku pedalaman asal Kalimantan Barat yang satu ini dikenal memiliki kebudayaan yang kuat, unik, serta sedikit berbau mistis.

Salah satu kebudayaan dari Suku Dayak adalah Tari Monong.

Sejarah Singkat Kebudayaan Kalimantan Barat

Kalimantan Barat sendiri sudah dikenal dengan kebudayaannya yang sangat khas dan berbeda dengan daerah lain. Salah satu kebudayaan Kalimantan Barat yang masih kokoh berdiri sampai saat ini adalah rumah adatnya yang bernama Istana Kesultanan Pontianak.

Rumah adat ini adalah rumah panggung yang terbuat dari kayu besi. Atap rumah ini menggunakan sirap kayu besi karena kuat dan sangat tahan air. Rumah ini memiliki kamar – kamar yang tersebar di bagian kiri dan kanan istana.

Pada bagian tengah istana, terdapat singgasana yang digunakan sebagai tempat penerimaan tamu dan upacara adat. Sementara bagian kolong dari rumah adat ini tidak digunakan mengingat tanah di Kalimantan yang didominasi dengan tanah rawa.

Selain rumah adat, kebudaayaan lain dari Kalimantan Barat yang unik namun cukup jarang dibahas adalah tariannya, yakni Tari Monong.

Tari Monong atau yang juga biasa disebut Tari Manang ini adalah ritual penolak penyakit dan meminta kesembuhan yang dilakukan ketika ada seseorang dari Suku Dayak yang terkena penyakit.

Mau tahu lebih lanjut mengenai sejarah dan keunikan dari tarian yang satu ini? Baca terus artikel ini, ya!

Sejarah Tari Monong

Tari Monong

Tari Monong – Foto: budayalokal.id

Tari Monong merupakan tarian tradisional yang berasal dari Kalimantan Barat. Sejarah terciptanya tarian ini berasal dari para dukun atau tabib dari Suku Dayak untuk menyembuhkan anggota masyarakat yang sakit.

Para dukun tersebut melakukan tarian sambil membacakan mantra kesembuhan. Tarian ini juga diikuti oleh anggota keluarga orang yang sedang sakit tersebut dan dipimpin oleh seorang dukun.

Tarian ini pada awalnya merupakan bentuk ritual yang dilakukan oleh Suku Dayak dalam upayanya untuk mengusir roh jahat penyebab sakit serta meminta kesembuhan dari Tuhan.

Namun, seiring berkembangnya zaman, tarian ini bukan lagi sekedar ritual untuk meminta kesembuhan orang yang sakit.

1 Comment

  1. jadi pengen belajar tari monong

Leave a Reply