Rumah Betang Tambau, Rumah Adat Muara Teweh Barito Utara - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Rumah Adat

Rumah Betang Tambau, Rumah Adat Muara Teweh Barito Utara

Rumah Betang Tambau di Muara Teweh Barito Utara Kalimantan Tengah

Rumah Betang Tambau di Muara Teweh Barito Utara Kalimantan Tengah - foto kaltengpoos.id

Rumah Betang Tambau – Seiring berjalannya waktu, dengan adanya pergeseran budaya, rumah ini mulai ditinggalkan oleh warga dan maknanya mulai memudar bagi warga. Maka tugas kita sebagai anak bangsa untuk melestarikan budaya kita yang kaya termasuk salah satunya Rumah Betang Tambau khas Kalimantan Tengah.

Rumah Betang Tambau

Rumah Betang Tambau adalah rumah adat khas Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Provinsi KalimantanTengah. Rumah Betang Tambau tidak hanya bisa dijumpai di Barito saja  sebab diberbagai wilayah Kalimantan Tengah lainnya juga ada.

Baca juga ya :

Rumah Betang Tambau di Muara Teweh Barito Utara

Rumah Betang Tambau di Muara Teweh Barito Utara – foto falaah.mute.blogspot

Rumah Betang Tambau ini biasa dihuni oleh masyarakat Dayak yang mayoritas menempati daerah hulu sungai. Rumah daerah ini merupakan rumah yang sangat penting bagi warga Kalimantan.

Rumah bentang tambau memiliki bentuk yang memanjang dan menyerupai panggung dengan panjang yang dapat mencapai 30 meter hingga 150 meter serta lebar yang dapat mencapai 10 meter hingga 30 meter. Tiang penyangga dari rumah betang tambau dapat mencapai 3 meter hingga 5 meter.

Rumah betang tambau dapat dihuni 100 – 150 orang. Rumah betang tambau ini dapat dikatakan sebagai rumah suku karna di dalamnya dihuni oleh satu keluarga besar dan dipimpin oleh kepala suku.

Makna dan Nilai Rumah Betang Tambau

Rumah Betang Tambau

Rumah Betang Tambau – id.wikipedia.org

Rumah betang tambau bukan hanya sekedar sebuah hunian biasa, namun rumah betang melambangkan tentang budaya, adat, kekeluargaan dan keakraban antar umat manusia.

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa rumah betang tambau ini tidak hanya ditempati oleh keluarga inti saja, namun keluarga besar yang menempati rumah tersebut sehingga dari hal ini dapat kita pelajari kekeluargaan dan keakraban yang luar biasa antar manusia dalam rumah tersebut.

Sekalipun ada masalah, mereka dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan musyawarah dan membicarakan dengan baik hingga mencapai hasil yang tepat dan disetujui bersama.

Melakui rumah betang tambau ini kita dapat melihat bahwa masyarakat Dayak memiliki naluri untuk hidup bersama dan berdampingan dengan warga masyarakat lainnya.

Leave a Reply