Museum

Museum Bahari Bintan

Museum Bahari Bintan 1

Museum Bahari Bintan - Sumber : referensi.data.kemdikbud.go.id

Museum Bahari Bintan – Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan, yang mana dari Sabang sampai Merauke dapat dijumpai beberapa gugusan pulau-pulau seperti Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan sebagainya. Kepulauan tersebut memiliki populasi, keunikan, serta kelebihannya masing-masing. Tak terkecuali tempat wisata.

Masing-masing kepulauan tersebut tidak terlepas dari sejarah panjang masing-masing. Sejarah tersebut tidak boleh dilupakan oleh masyarakat walaupun waktu sudah berjalan sangat jauh dari masa lampau, namun sejarah lah yang membentuk peradaban saat ini.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk tetap mengenang sejarah tersebut adalah dengan mempelajarinya. Bisa dilakukan dengan membaca buku, menonton film dokumenter, atau mengunjungi museum yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Sekilas Mengenai Pulau Bintan

Salah satu dari gugusan pulau tersebut, ada yang baru menjadi sebuah provinsi pada tahun 2002. Kepulauan Riau, awalnya bergabung dengan Riau, lalu memutuskan untuk memisahkan diri dan terbentuklah provinsi ke 32 di Indonesia yang mencakup Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Lingga.

Pulau Bintan merupakan pulau terbesar di Kepulauan Riau dan di pulau itulah terdapat kota Tanjungpinang yang menjadi ibukota provinsi.

Museum Bahari Bintan 3

Peta Pulau Bintan – Sumber : bintankab.go.id

Pulau yang berdekatan dengan negara tetangga tersebut, memiliki berbagai tempat wisata yang menarik. Khususnya bagi yang ingin bersantai di pantai dan menginap di resort-resort ekslusif.

Berwisata sembari menimba ilmu juga merupakan sesuatu yang asyik untuk dilakukan. Karena selain wisata alam yang indah dan eksotis, di Pulau Bintan sendiri ada Museum Bahari bagi yang ingin menambah pengetahuan mengenai sejarah.

Mengenai Museum Bahari Bintan

Museum Bahari Bintan terletak di Jalan Pantai Trikora KM. 36, Desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan. Tempat ini merupakan museum pertama dan satu-satunya di Pulau Bintan. Museum ini didirikan pada 2 Desember 2012 dan rencana awalnya akan diresmikan pada akhir Desember 2015, namun tertunda.

Pada akhirnya museum baru resmi di buka pada tahun 2016, dengan arsitektur bangunan yang di bentuk menyerupai sebuah kapal besar. Jam operasional Museum Bahari Bintan adalah 09.00 – 14.00 WIB tanpa di pungut biaya.

Baca juga :

 

Museum Bahari Bintan 4

Bentuk Bangunan Museum Bahari Bintan – Sumber : gpswisataindonesia.info

Nuansa bahari langsung menyambut pengunjung begitu memasuki ruanga pertama. Para pengunjung langsung disuguhkan dengan aneka koleksi miniatur kapal tradisional tradisional khas penduduk Bintan pada masa lalu. Sebagian kapal tersebut masih ada yang dijadikan transportasi antar pulau.

Koleksi Museum Bahari Bintan

1. Miniatur-Miniatur khas Bahari dan Bintan

Di museum ini tersimpan beberapa miniatur kelong (tempat penangkapan ikan bilis atau teri), kapal pompong, jaring ikan, perahu-perahu dan maket perkampungan Suku Laut yaitu miniatur bentuk rumah di kawasan pesisir.

Tidak hanya itu, binatang laut hasil tangkapan pun ada pula yang diawetkan dan dipamerkan di museum.

Perahu-perahu yang di pajang di Museum Bahari Bintan berjumlah 42 buah dan ada sebuah replika kapal yang menyerupai Armada Laksamana Cheng Ho.

Lalu hasil tangkapan yang diawetkan berupa berbagai jenis ikan, kuda laut, anjing laut, dan bahkan gajah mina.

Museum Bahari Bintan 5

Replika Kapal Laksamana Cheng Ho – Sumber : gpswisataindonesia.info

2. Barang-Barang Antik dari Dinasti Cina Kuno

Beberapa barang yang didapatkan dari perairan laut Bintan tersebut terdiri dari sejumlah arca dan piring pecah belah. Harta karun tersebut merupakan peninggalan sejarah dari Dinasti Ming Kerajaan China masa lalu.

Sebagian benda-benda tersebut sudah tidak lagi utuh dikarenakan beratus-ratus tahun berada di dasar laut.

Museum Bahari Bintan 6

Salah Satu Koleksi di Museum Bahari Bintan – Sumber : referensi.data.kemdikbud.go.id

Pengunjung Museum Bahari

Penikmat museum ini rata-rata wisatawan mancanegara yang berasal dari Tiongkok dan Eropa. Hampir setiap minggu para wisatawan mancanegara itu datang mengunjungi museum.

Namun yang sangat disayangkan adalah, penduduk lokal jarang ada yang mengunjungi museum tersebut.

Pengurus museum mengatakan mungkin hal tersebut dikarenakan lokasi museum yang jauh dan kurangnya budaya membaca di masyarakat kita. Padahal museum tersebut sarat akan ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

Rencana Renovasi Museum

Museum Bahari Bintan rencananya akan kembali direnovasi. Di lantai 2 museum nantinya akan ditempatkan sejarah dari Suku Laut dengan sebuah sampan besar yang dimiliki oleh suku tersebut.

Pengurus museum mengatakan bahwa sampan tersebut nanti akan dinamakan Sampan Kajang.

Leave a Reply