Menikmati Keindahan Borobudur dari Puncak Suroloyo - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Bukit, Gunung, Harga Tiket

Menikmati Keindahan Borobudur dari Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo- Foto: niagatour.com

Puncak Suroloyo – Membahas tentang wisata di Yogyakarta memang tidak akan ada habisnya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang Puncak Suroloyo yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagian besar wilayah Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan pegunungan. Puncak Suroloyo menjadi salah satu titik tertinggi pegunungan yang bernama Menoreh itu.

Lokasi Puncak Suroloyo

Pegunungan Menoreh memanjang dari selatan ke utara di sebelah barat Provinsi DIY. Pegunungan ini seolah menjadi dinding pembatas antara Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Magelang dan Purworejo di Jawa Tengah.

Baca Juga ya :

Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo – foto wisatawanalam.blogspot

Saat ini, mulai banyak tempat wisata yang dibuka di kawasan Pegunungan Menoreh. Puncak Soroloyo menjadi salah satu yang paling terkenal karena disini adalah titik tertinggi di Pegunungan Menoreh dan kamu bisa menikmati keindahan Kota Yogyakarta dari atas sini.

Lokasi Puncak Suroloyo tepatnya berada di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak tempuh dari pusat Kota Yogyakarta adalah sekitar 33 kilometer yang dapat ditempuh kurang-lebih 1,5 jam.

Bagaimana sejarah serta keindahan yang ditawarkan Puncak Suroloyo? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Sejarah dan Mitos di Balik Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo- Foto: niagatour.com

Dibalik keindahan yang dimiliki Puncak Suroloyo ternyata Puncak Suroloyo memiliki suatu misteri. Yaitu sebuah mitos bahwa Puncak Suroloyo sudah ada sejak dulu dan di puncah tersebut merupaka tampat bekas Raden Mas Rangsang memiliki gelar Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Diceritakan bahwa di Puncak Suroloyo ini, Raden Mas Rangsang melakukan pertapaan setelah dia menerima sebuah wangsit. Hal itu terdapat di dalam Kitab Cabolek yang ditulis Ngabehi Yasadiputa yang isinya bahwa Mas Rangsang memperoleh wangsit, supaya dia harus berjalan dari Keraton Kotagede ke arah barat.

Karena hal itu akhirnya Mas Rangsang mengikuti petunjung tersebut dan berjalan dengan jarak sekiatar 40 km dan setelah itu dia jatuh pingsan di Puncak Suroloyo ini karena kelelahan.

Di dalam tidurnya, Raden Mas Rangsang memperoleh wangsit lagi. Di wangsit itu terdapat perintah untuk melakukan tapa kesatrian di tempat dia berhenti. Tempat Raden Mas Rangsang bertapa itulah yang kini disebut dengan nama Puncak Suroloyo.

Keindahan yang Ditawarkan Puncak Suroloyo

Pemandangan Puncak Suroloyo

Pemandangan Puncak Suroloyo – Foto: wisataoke.com

Leave a Reply