Kuliner Lampung & Oleh-Oleh Khas Lampung - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

City Tour

Kuliner Lampung & Oleh-Oleh Khas Lampung

Pindang Ikan Baung

Pindang Ikan Baung - foto dapursantap

Kalian sedang ada di Lampung atau kota Bandar lampung ? Bingung mau makan apa atau mau bawa oleh-oleh apa? Tenang saja gengs, saya merangkum beberapa kuliner Lampung atau makanan khas Lampung yang bis akalian coba atau kalo suka bisa kalian bawa sebagai oleh-oleh.

Tentang Lampung

Kota Bandar Lampung adalah sebuah kota di Indonesia sekaligus ibu kota dan kota terbesar di Provinsi Lampung. Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan terpadat ketiga di Pulau Sumatra setelah Medan dan Palembang menurut jumlah penduduk, serta termasuk salah satu kota besar di Indonesia dan Kota terpadat di luar pulau Jawa.

Bandar Lampung dari atas

Bandar Lampung dari atas – foto kelilinglampung.wordpress.com

Secara geografis, kota ini menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatra, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatra maupun sebaliknya.

Berikut ini saya mencoba merangkum beberapa kuliner Khas Lampung yang bisa kalian bawa sebagai oleh-oleh khas lampung atau kalian coba nikmati langsung ditempat.

1. Sambal Seruit

Seruit adalah sebuah masakan khas dari Lampung, makanan ini merupakan sebuah masakan dari ikan yang digoreng, boleh juga ikan bakar yang di campur dengan olahan durian atau disebut tempoyak dan di campur lagi dengan sambal terasi.

Kuliner lampung seruit

Kuliner lampung seruit – foto menuresepmasakan

Seruit ini sangat populer dikalangan masyarakat lampung karena menjadi sebuah sajian khas di dalam acara-acara adat tertentu bahkan juga bisa dinikmati dalam masakan untuk sehari-hari di kalangan masyarakat Lampung.

2. Gulai Taboh

Gulai taboh merupakan santan yang dimasak dengan aneka isian yang berragam mulai dari udang, ikan, kacang-kacangan hingga tangkil (buah melinjo), serta dapat ditambahkan sayuran lainnya seperti labu kuning, ubi jalar ataupun aneka sayuran yang bisa cocok untuk dimasak dengan santan.

3. Tempoyak

Tempoyak atau tempuyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung, tetapi hal ini jarang sekali dilakukan karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri. Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan.

Tempoyak

Tempoyak – foto femela

Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak dikenal di Indonesia, terutama di Bengkulu, Palembang, Lampung, Sumatra Barat, Jambi, dan Kalimantan.

Leave a Reply