Air Terjun, Alam, Bukit, City Tour, Daftar Wisata

6 Tempat Wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton

6 Tempat Wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton 1

Foto: Ajhabbonk.blogspot.com

Keindahan alam Pulau Sulawesi memang tidak akan ada habisnya untuk digali. Setelah membahas tentang tempat –  tempat wisata yang berada di Sulawesi Selatan, kali ini kita akan mengunjungi tempat wisata di Sulawesi Tenggara, tepatnya di Pasarwajo, Kabupaten Buton yang tak kalah indahnya.

Tempat Wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton

Berikut ini kami sajikan 6 tempat wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton yang wajib kamu kunjungi.

1. Pemandian Mata Air Ki’i

6 Tempat Wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton 2

Foto: festivaljalanjalan.com

Pemandian Mata Air Ki’i berada di Kelurahan Takimpo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Tempat ini merupakan tempat pemandian alami yang dikelilingi oleh batu karang dan pepohonan.

Karena jaraknya yang sangat dekat dengan pemukiman warga, tempat ini sering dijadikan sebagai tempat mandi oleh warga sekitar terutama anak – anak pada sore hari.

Untuk masuk ke pemandian ini, kamu cukup  meminta izin kepada warga setempat dan tidak dikenakan biaya sepeser pun.

2. Pantai Lembo

Pantai Lembo terletak di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Pantai ini buka 24 jam dan merupakan salah satu destinasi wisata yang digemari warga sekitar karena keindahan dan kesejukannya.

Di pantai ini, banyak terdapat pohon rindang yang bisa anda gunakan sebagai tempat bersantai. Pasir di pantai ini putih dan ombaknya pun cukup tenang, sehingga cocok untuk dijadikan tempat bermain air anak – anak.

Untuk masuk ke pantai ini, biayanya sangat murah. Motor dikenakan HTM Rp. 5.000 dan mobil dikenakan Rp. 10.000 saja.

3. Benteng Lipuogena

6 Tempat Wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton 3

Foto: festivaljalanjalan.com

Jika anda bosan dengan wisata alam dan ingin berkunjung ke situs – situs bersejarah, maka tidak ada salahnya untuk  datang ke Benteng Lipuogena yang berada di Kelurahan Takimpo, Kecamatan Pasarwajo, Buton.

Benteng ini berada diatas perkampungan warga dan bisa ditempuh hanya dalam waktu 15 menit dari jalan besar. Benteng ini memiliki material utama berupa batu karang dan batu kapur yang ditumpuk dan dilekatkan dengan putih telur.

Disini, anda bisa menemukan bangunan – bangunan tua seperti masjid, makam,  serta Parabela (kursi batu) yang  digunakan sebagai tempat pelantikan kedua adat baru.

4. Wisata Letter Buton

Untuk anda yang suka berburu kuliner, Wisata Letter Buton menjadi salah satu tempat wisata kuliner yang wajib masuk itinerary anda. Tempat ini berada di Kambula Mbulana, Kecamatan Pasarwejo, Buton.

Tempat ini menyediakan berbagai macam kuliner khas Buton, makanan ringan, serta minuman khas seperti sarabba dengan harga yang terjangkau. Ditambah lagi tempat makan yang menghadap ke laut menjadi daya tarik tersendiri dari tempat wisata ini.

Untuk datang kesini, disarankan pada sore hari karena keindahan matahari terbenam akan nampak dari sini.

5. Air Terjun Wining

Sama seperti Sulawesi Selatan, kamu juga bisa menemukan banyak air terjun di Sulawesi Tenggara. Salah satu air terjun yang perlu kamu coba adalah Air Terjun Wining yang berlokasi di Desa Kabungka, Kecamatan Pasarwajo, Buton.  Tempat wisata ini terletak dekat dengan kawasan hutan lindung lambusango.

Air terjun disini memang tidaklah terlalu tinggi, namun keunikan dari Air Terjun Wining ini terletak pada airnya yang mengalir melewati tebing kapur yang curam serta berwarna hijau kebiruan. Dalam satu lokasi, bisa terdapat 3 sampai 6 cabang air terjun.

Tempat ini biasanya dijadikan sebagai tempat foto, bermain air, serta berenang oleh para wisatawan.

6. Bukit Teletubbies Wakaokili

6 Tempat Wisata di Pasarwajo, Kabupaten Buton 4

Foto: gpswisataindonesia.info

Tidak cuma Sulawesi Selatan yang punya bukit teletubbies, ternyata Sulawesi Tenggara juga punya, lho. Bukit ini terletak di Desa Wakaokili, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton dan merupakan bagian dari Taman Nasional Aopa Watumohai.

Seperti namanya, bukit ini adalah hamparan padang rumput yang luas dan memiliki bukit – bukit kecil. Saat musim kemarau tiba, rumput di padang ini berubah warna menjadi kekuningan. Tempat ini biasanya digunakan sebagai tempat berfoto prewedding, hiking, hingga berkemah oleh para wisatawan.

Taman Nasional Aopa Watumohai sendiri buka dari jam 08.00 sampai 18.00 dengan harga tiket masuk Rp. 15.000 baik di hari biasa maupun hari libur. Jika kamu tertarik untuk mengunjungi tempat ini, disarankan untuk datang pada sore hari karena kamu bisa menikmati matahari terbenam dari bukit ini.

 

Leave a Reply