City Tour, Alam, Kuliner, Pantai, Pulau, Tentang Kota

Mengenal Kota Batauga, Ibu Kota Kabupaten Buton Selatan

Gerbang selamat datang Buton Selatan

Gerbang selamat datang Buton Selatan - foto twitter @ellabita

Kota Batauga adalah ibukota kabupaten dari Kabupaten Buton Selatan yang terletak di provinsi Sulawesi Tenggara. Kabupaten Buton Selatan ini sendiri merupakan pemekaran dari Kabupaten Buton. Kabupaten ini baru diresmikan pada tahun 2014, yang berarti umurnya masih muda—sekitar enam tahun.

Meskipun demikian, bukan berarti Batauga dan kabupaten Buton Selatan tidak memiliki pesona wisata. Sama seperti daerah lain di Indonesia, Buton Selatan memiliki pesonanya sendiri. Ikon dari Buton Selatan terletak di pusat administrasinya, yaitu Batauga.

Gerbang selamat datang Buton Selatan

Gerbang selamat datang Buton Selatan – foto twitter @ellabita

Kabupaten Buton Selatan sebagian besar wilayahnya terletak di Pulau Buton yang merupakan pulau terbesar di luar pulau induk Kepulauan Sulawesi, atau pulau ke-130 terbesar di dunia

Ikon ini berupa tugu yang dinamakan Tugu Buton Selatan, terletak di Lawela, Batauga. Tugu ini merupakan perbatasan antara Kota Baubau dengan Buton Selatan. Selain itu, tugu ini juga bisa difungsikan sebagai spot foto dan tempat rekreasi.

Destinasi wisata

1. Pulau Liwutongkidi

Pulau Liwutongkidi Batauga Buton Selatan

Pulau Liwutongkidi Batauga Buton Selatan – Source: asrim.id

Pulau dengan luas kurang lebih 1000 km2 yang keeksotisannya tampak di daratan maupun di lautannya. Pulau ini beriklim tropis dengan curah hujan rata-rata 1000 mm per tahun.

Keanekaragaman terumbu karang dan biota lautnya menjadi magnet pariwisata bagi turis domestik maupun mancanegara. Pulau ini juga merupakan bagian dari kawasan pengembangan BASILIKA (Batauga, Siompu, Liwu Tongkidi dan Kadatua) terpadu.

Bagi kamu yang ingin berlibur ke sini untuk menikmati pemandangan bawah lautnya, tidak perlu mengkhawatirkan masalah akomodasi. Di Pulau Liwutongkidi sudah banyak tersedia hotel dan kedai-kedai makanan untuk para wisatawan. Begitu pula dengan transportasinya.

Untuk bisa sampai ke Pulau Liwutongkidi, wisatawan bisa menggunakan pesawat perintis atau kapal laut dari Kendari ke Baubau. Setelah itu dilanjutkan dengan perjalanan dengan kapal ke Pulau Liwutongkidi selama kira-kira 15 menit.

2. Pantai Batauga

Acara Adat di Pantai Batauga

Acara Adat di Pantai Batauga – Source: lenteranews.com

Sesuai namanya, tentu Pantai Batauga terletak di Batauga, Buton Selatan. Pantai yang cukup dekat dengan keramaian ini menyajikan pemandangan laut dengan backsound deburan ombak. Pantai ini bisa dibilang unik karena terdapat plaza di Pantai Batauga ini.

Plaza ini cukup luas dan bisa digunakan untuk menampilkan pertunjukan maupun melaksanakan upacara adat. Di plaza ini juga dilaksanakan Festival Buton Selatan 2019 silam. Disini, kamu bisa menikmati pemandangan langit sore ditemani debur ombak.

Budaya Masyarakat Batauga

Budaya Masyarakat Batauga

Budaya Masyarakat Batauga – Source: butonpos.fajar.co.id

Buton Selatan adalah salah satu daerah yang masyarakatnya masih kental dengan adat istiadat setempat. Salah satu kebiasaan masyarakat yang telah menjadi adat di Buton Selatan adalah tradisi larung laut. Larung laut dimaksudkan untuk memberi sedekah kepada laut.

Larung laut ini merupakan ritual adat yang dilakukan nelayan Laompo Batauga setiap tahunnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang melimpah. Salah satu momentum dilakukannya tradisi larung laut di zaman modern ini adalah ketika diadakan Festival Buton Selatan yang baru resmi digelar mulai tahun 2019 silam.

Festival Buton Selatan atau yang lebih dikenal sebagai Busel Festival ini bukan hanya dimeriahkan oleh adanya ritual larung laut, namun juga parade kapal nelayan Batauga yang dihiasi berbagai ornamen khas Buton Selatan.

Kuliner Batauga

1. Lapa-lapa

Mengenal Kota Batauga, Ibu Kota Kabupaten Buton Selatan 1

Lapa-lapa – Source: travel.tribunnews.com

Makanan khas Buton dengan citarasa gurih ini menjadi sajian yang hampir selalu ada di meja makan semua rumah ketika lebaran tiba. Lapa-lapa terbuat dari beras ketan putih atau hitam yang dicampur dengan santan.

Pembuatannya mirip dengan buras (lontong), hanya saja lapa-lapa terbuat dari beras ketan, sedangkan lontong dari beras biasa. Lapa-lapa sering disantap bersama ikan asin dan sambal kaluku yang terbuat dari kelapa parut.

2. Kambewe

Mengenal Kota Batauga, Ibu Kota Kabupaten Buton Selatan 2

Kambewe – Source: youtube.com

Buton adalah daerah yang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil jagung manis. Juga sebagai daerah dimana jagung menjadi makanan pokok, tentunya banyak makanan khas yang berbahan dasar jagung di daerah Buton Selatan, salah satunya adalah kambewe.

Kambewe merupakan masakan yang 90% terbuat dari jagung muda asli dengan beberapa tambahan gula merah dan parutan kelapa. Dari bentuknya, kambewe sepintas tampak seperti jagung rebus biasa dengan kulit masih menempel. Namun jika kamu mengupas kulitnya ini, yang ada di dalamnya bukanlah jagung rebus biasa, melainkan jagung yang sudah berupa makanan siap santap.

Kerajinan Tenun

Mengenal Kota Batauga, Ibu Kota Kabupaten Buton Selatan 3

Source: beritagar.id

Kain tenun adalah kain yang biasanya terbuat dari kapas, serat kayu, sutra, dan lainnya. Kain tenun dari Kabupaten Buton biasanya menggambarkan objek alam sekitar dan kaya akan warna-warna. Dua hal inilah yang menjadi ciri khas kerajinan tenun dari Buton.

Masyarakat sekitar menganggap bahwa kerajinan tenun ini mampu menjadi perekat sosial antarpenduduk. Kain tenun ini digunakan dala setiap upacara adat dan ritual keagamaan. Selain itu, kain tenun juga bisa menjadi pengingat akan suatu kejadian.

Itulah sekilas mengenai Kota Batauga Buton Selatan. Apakah kamu tertarik untuk berkunjung ke sana sekadar untuk menonton Festival Buton Selatan?

Baca juga:

Leave a Reply