Budaya, Pengetahuan, Tari Adat

Makna dan Sejarah Tari Putri Malawen

Makna dan Sejarah Tari Putri Malawen 1

Makna dan Sejarah Tari Putri Malawen –  Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekyaan alam dan juga budaya. Dengan jumlah penduduk sebanyak 2.202.599 jiwa dan luas wilayah 153.564,60 km², Kalimantan Tengah menjadi salah satu penghasil karet terbesar di Indonesia.

Salah satu budaya di Kalimantan Tengah yang saat ini masih dilestarikan adalah tari tradisionalnya, dan tarian yang terkenal di Kalimantan Tengah adalah Tari Putri Malawen, tarian tradisional dari Barito, Kalimantan Tengah.

Berikut kami beri informasi mengenai Tari Putri Malawen, tari tradisional dari Barito Kalimantan Tengah yang sangat terkenal dan sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyakat di Kalimantan Tengah.

1.      Arti Tari Putri Malawen , Sejarah, Gerakan, Pakaian, dan Musik Pengiringnya

Makna dan Sejarah Tari Putri Malawen 3

Tari Putri Malawen    Foto: budaya.id

Tarian Putri Malawen merupakan salah satu tari tradisional yang berasal dari  Barito Kalimantan Tengah , dan tarian ini merupakan sebuah tarian yang biasa ditampilkan pada saat acara di kerajaan.

Sejarah Tari Putri Malawen berasal dari nama danau yang ada di daerah Barito, yakni Danau Malawen .  Pada zaman dahulu, di daerah Barito terdapat sebuah kerajaan, dan jika kerajaan tersebut terdapat sebuah acara besar, maka diadakan sebuah tarian untuk menghibur tamu dan penghuni kerajaan lainnya.

Dahulu, tarian ini di bawakan atau dilakukan oleh seorang putri daerah Barito itu sendiri, terutama saat ada acara-acara besar di dalam kerajaan. Berhubung ada sungai di daerah Barito yang bernama Danau Malawen, maka banyak masyarakat atau penghuni kerajaan yang menyebut tarian ini sebagai Tari Putri Malawen.

Makna dan Fungsi Tari Putri Malawen

Tari Putri Malawen memiliki makna agar kita bisa selaras dengan alam, oleh karenanya,tarian ini dilakukan di Danau Malawen. Selain memiliki makna selaras dengan alam, tari Putri Malawen juga berfungsi untuk menghibur pengunjung yang datang ke Danau Malawen.

Gerakan Dalam Tari Putri Malawen

Gerakan yang ada dalam Tari Putri Malawen merupakan gerakan yang penuh dengan tanda tanya dan masih menyimpan misteri pada beberapa gerakan yang dilakukan oleh penari itu sendiri.

Terkadang kita bisa takjub dengan beberapa gerakan tarian yang dilakukan tanpa sadar oleh penari tersebut , karena dalam gerakan tersebut terdapat sebuah kekuatan mistis yang masuk ke dalam tubuh penari.

Pakaian  Penari Putri Malawen

Penari Putri Malawen menggunakan pakaian khas Dayak dengan corak burung enggang berwarna merah. Kemudian kepala penari ditutupi dengan sebuah ikat kepala yang terbuat dari bulu burung enggang gading, dan ditangan penari terdapat sebuah selendang untuk melakukan gerakan tarian.

Musik Pengiring Tari Putri Malawen

Garantung atau yang dikenal dengan Musik Gong adalah musik khas Dayak yang digunakan untuk  mengumpulkan masyarakat, sehingga musik tersebut sangat terdengar jelas hingga kejauhan.

Selain untuk mengumpulkan masyarakat, musik Garantung  juga digunakan sebagai pengiring Tari Putri Malawen, karena musiknya sesuai dengan tarian dan  musik  tersebut menjadi ciri khas dari Tari Putri Malawen.

BACA JUGA :

2.     Mengenal Danau Malawen Yang Menjadi Cikal Bakal Tari Putri Malawen

Makna dan Sejarah Tari Putri Malawen 4

Danau Malawen Foto: zonakalteng.co.id

Danau Malawen adalah sebuah danau yang terletak di desa SangguKabupaten Barito SelatanKalimantan Tengah.  Danau Malawen kini menjadi salah satu objek wisata di daerah Barito, dan menjadi tempat untuk memancing. Selain sebagai tempat memancing, danau ini juga terdapat tumbuhan anggrek yang sangat indah bentuknya.

Walau kini menjadi sebuah objek wisata, Danau Malawen terdapat sebuah legenda,dimana ada sepasang suami istri yang hidup sederhana dan belum dikarunai anak. Setelah bertahun tahun akhirnya mereka dikarunai seorang anak, dan diberi nama Kumbang.

Kumbang yang sudah beranjak dewasa ingin menikah dengan perempuan bernama Intan, tapi hubungan mereka tidak direstui oleh kedua orang tua mereka, dan mereka melarikan diri ke hutan.

Saat  hendak melarikan diri, Kumbang punya sebuah piring bernama Malawen, dan ia bersama Intan naik piring tersebut. Ditengah perjalanan, ada sebuah badai, dan malawen mereka terbalik, dan dari situlah Danau Malawen terbentuk.

Baca Juga ya:

Itu budaya dari Kalimantan Tengah yakni Tari Putri Malawen. Sudah seharusnya budaya asli Indonesia kita lestarikan, agar budaya kita tidak menjadi punah, dan bisa dilihat oleh generasi selanjutnya.

Leave a Reply