Air Terjun

Curug Luweng Sampang, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul

Curug Luweng Sampang, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul 1

Curug Luweng Sampang - jogjatribunnews.com

Curug Luweng Sampang – Yogyakarta adalah daerah istimewa yang memiliki banyak tempat wisata alam seperti air terjun yang unik dan indah seperti Air Terjun Kedung Kandang. Kabupaten Gunungkidul menyimpan banyak pesona wisata yang tentunya tidak boleh dilewatkan. Salah satu air terjun yang belum banyak dikenal adalah Curug Luweng Sampang, surga tersembunyi di Gunung Kidul.

Curug Luweng Sampang, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul 2

Curug Luweng Sampang – jogjatribunnews.com

Lokasi Curug Luweng Sampang

Curug Luweng Sampang, surga tersembunyi di Gunung Kidul ini memiliki karakteristik batuan yang sekilas mirip dengan Grand Canyon di Amerika Serikat, bahkan sekilas seperti Green Canyon di Cijulang, Pangandaran. Curug Luweng Sampang ini terletak di Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Kegiatan yang bisa dilakukan oleh para pengunjung antara lain bermain air, mandi di kolam air yang tidak terlalu dalam, bercengkrama dengan alam, mengambil foto dengan latar belakang air terjun yang indah seperti Curug Madu Pekalongan, dan masih banyak lagi.

Curug Luweng Sampang, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul 3

Luweng Sampang – bobocantik.com

Pada zaman dahulu, lokasi air terjun ini dijadikan sebagai lokasi pertapaan oleh Sunan Kalijogo. Salah satu dari wali songo yang berperan dalam syiar agama Islam di tanah Jawa ini senang bertapa di sungai dan air terjun. Bahkan sampai sekarang, lokasi ini masih disinggahi oleh orang-orang yang ingin bertapa. Pertapaan biasanya dilakukan pada malam Selasa Kliwon atau Jumat kliwon serta hari-hari khusus lainnya.

Rute Menuju Curug Luweng Sampang

Ada 2 rute yang bisa dipilih menuju Curug Luweng Sampang, surga tersembunyi di Gunung Kidul. Rute pertama, jalur Jogja – Jl.Jogja – Wonosari – Piyungan – Bukit Bintang hingga tiba di perempatan timur GCD FM, lalu ambil jalur kiri. Lurus saja menuju Ngoro-oro menuju perempatan Puskesmas Patuk II lurus hingga pertigaan Padukuhan Semilir, lalu belok ke kiri. Di pertigaan SDN Negeri Belang Terbah lurus saja hingga Balai Desa Terbah. Lurus terus dan ikuti jalan sekitar 2,6 kilometer, Anda akan tiba di lokasi Air Terjun Luweng Sampang.

Rute kedua, jalurJogja menuju Prambanan. Melalui Jl. Raya Jogja-Solo, lalu belok ke kanan (selatan) menuju Desa Gantiwarno, Klaten. Setelah itu, lanjutkan ke SDN 2 Jogoprayan Gantiwarno Klaten, arah Desa Sampang Gunungkidul. Setelah tiba di Balai Desa Sampang, ikuti jalan sejauh 1,3 kilometer. Anda akan tiba di lokasi Air Terjun Luweng Sampang.

Pesona Curug Luweng Sampang 

Area Gunung Kidul memiliki banyak pantai dengan batu-batuan cadas yang terlihat kontras dengan birunya air. Bebatuan yang terkena erosi air laut ini membentuk tebing yang sangat mirip dengan Antelope Canyon di Arizona. Faktanya, air terjun ini sering dijadikan sebagai tempat untuk foto prewedding karena pemandangannya sangat indah.

Curug Luweng Sampang, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul 4

Air Terjun Luweng Sampang – alodiatour.com

Rasanya tidak akan bosan ketika berada di tempat ini karena sajian pemandangan berupa bebatuan cantik di area air terjun ini dan suasana yang begitu tenang. Ada dua air terjun di daerah ini, air terjun kedua berjarak tidak terlalu jauh dari air terjun pertama. Hanya perlu menelusuri arus sungai maka air terjun kedua akan ditemukan.

Asal Usul Curug Luweng Sampang

Nama Luweng Sampang diambil dari bahasa Jawa. Luweng artinya lubang dan Sampang adalah lokasi air terjun ini. Air di Curug Luweng Sampang ini mengalir dari atas bebatuan, kemudian menuju sebuah lubang sehingga terbentuk luweng atau lubang tersebut. Tinggi air terjun ini hanya lima meter dengan debit air yang tidak deras.

Keindahan Curug Luweng Sampang berubah sesuai dengan pergantian musim. Pada musim hujan, debit air akan sangat besar dan airnya berwarna coklat karena bercampur dengan tanah. Pada musim kemarau, debit air terjun menjadi lebih kecil.

Namun, airnya menjadi sangat jernih dan warna air terjun di kolam kecil terlihat berwarna tosca yang memikat hati. Hal istimewa dari tempat ini adalah aliran air terjunnya diapit oleh batuan yang luar biasa. Batuan ini memiliki tekstur bergaris-garis karena tergerus erosi air sungai.

Dilihat sekilas atau dilihat dari atas, curug ini tak terlihat indah. Setelah tiba di bawah, air terjun beserta ukiran alami bebatuan di kanan kirinya terlihat begitu elok. Pada musim hujan, air sungai begitu melimpah dan air terjun terlihat begitu jelas dengan aliran air yang deras. Namun, pada musim kemarau, debit air sungai menjadi sangat minim hingga air terjun ini seolah tidak terlihat seperti Air Terjun Nyarai Padang.

Udara sejuk dengan gemericik air mampu menghilangkan rasa lelah dalam perjalanan. Siapkan kamera terbaik untuk mengabadikan momen indah di tempat ini.

 

Leave a Reply