Asal Usul dan Sejarah Tari Pakarena, Tarian Unik dari Suku Bugis - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Budaya, Tari Adat

Asal Usul dan Sejarah Tari Pakarena, Tarian Unik dari Suku Bugis

Tari Pakarena Gantarang dari Selayar

Tari Pakarena Gantarang dari Selayar - foto @monengg01

Tari Pakarena dibawakan secara indah oleh para penari perempuan yang menarikanya. Seperti yang kita tahu jika Provinsi Sulawesi Selatan memiliki begitu banyak kebudayaan dan juga tempat wisata hingga kulinernya  yang tidak kalah uniknya. Salah satu kebudayaan Sulawesi Selatan yang menarik untuk dibahas adalah Tari Pakarena.

Tari Pakarena adalah tarian asli Suku Bugis. Suku yang satu ini sudah dikenal selalu menjunjung tinggi dan melestarikan kebudayaan dari para leluhurnya, salah satunya Tari Pakarena. Penasaran seperti apa asal usul dan ciri khas dari tarian tradisional yang satu ini? Yuk langsung saja simak artikel berikut ini.

Asal Usul dan Sejarah Tari Pakarena

Tari Pakarena

Tari Pakarena- Foto: Wikipedia

Tari Pakarena adalah salah satu tarian adat yang populer di kalangan masyarakat Suku Bugis di Sulawesi Selatan. Ada beberapa versi mengenai sejarah dan asal usul Tari Pakarena ini.

Versi yang pertama menyebutkan bahwa tarian yang juga dikenal sebagai Tari Pakarena Gantarang ini berasal dari perkampungan yang dulunya merupakan pusat kerajaan terbesar di Pulau Selayar.

Kerajaan yang dimaksud adalah Kerajaan Gantarang Lalang Bata. Tari Pakarena ini pertama kali ditampilkan di abad ke 17 pada upacara pelantikan Panali Patta Raja sebagai Raja di Kerajaan Gantarang Lili. Pada masa itu, Tari Pakarena ini dibawakan oleh empat orang penari.

Baca Juga ya :

Tari Pakarena Gantarang dari Selayar

Tari Pakarena Gantarang dari Selayar – foto @monengg01

Versi lain menyebutkan bahwa Tari Pakarena dahulu bernama Sere Jaga, dan merupakan tarian yang ditampilkan pada saat sebelum dan sesudah menanam padi. Tarian Sere Jaga hanya bisa dibawakan oleh putri – putri bangsawan kerajaan. Versi ini menyebutkan bahwa dahulu Tari Pakarena menggunakan aksesoris berupa seikat padi yang saat ini telah diganti dengan sebuah kipas.

Leave a Reply