6 Tempat Wisata di Sumohai Kabupaten Yahukimo - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Daftar Wisata

6 Tempat Wisata di Sumohai Kabupaten Yahukimo

Kegiatan Berkumpul Warga Desa Kilise. Foto raiyani.net

Kegiatan Berkumpul Warga Desa Kilise. Foto raiyani.net

Kabupaten Yahukimo di Provinsi Papua terkenal dengan wisata trekking-nya. Bahkan wisata trekking di sini disebut-sebut setara dengan wisata trekking tenar dunia lainnya, seperti di Pokhara, Nepal. Tak heran, karena Kabupaten Yahukimo sendiri berada di jalur Pegunungan Tengah Papua yang menawarkan indahnya pemandangan perbukitan. Lokasinya juga dekat dengan Lembah Baliem yang terkenal dengan wisata adat budayanya.

Yahukimo berasal dari nama empat suku yang mendiami kawasan tersebut, yaitu  Suku Yali, Hubla, Kimyal dan Momuna. Ibukota kabupaten Yahukimo berada di Sumohai. Namun, keterbatasan fasilitas membuat pusat pemerintahan sementara diadakan di Dekai.

1. Trekking Desa Kurima

Warga Setempat Berjalan Menuju Desa Kurima, Kabupaten Yahukimo. Foto: travel.detik.com

Warga Setempat Berjalan Menuju Desa Kurima, Kabupaten Yahukimo. Foto: travel.detik.com

Ketika berbicara tentang pariwisata Yahukimo, maka nama Kurima dan Anggruk akan muncul di pilihan teratas. Dua tempat ini disebut-sebut sebagai salah satu tempat trekking terbaik di dunia. Jika kita melakukan trekking ke Desa Kurima, maka kita akan memulai perjalanan dari Desa Sogokmo.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan rimbunnya hutan, sungai yang mengalir, serta awan tipis yang menggantung di langit. Tak jarang kita juga akan mendapati beberapa warga lokal yang masih mengenakan pakaian adat, hilir-mudik di sekitar lembah.

Honai atau rumah adat pun dapat kita temui di beberapa titik. Sesampainya di Desa Kurima, perjalanan akan diakhiri di pos penjagaan yang juga merupakan markas TNI.

2. Mendalami Kebudayaan Desa Kilise

Kegiatan Berkumpul Warga Desa Kilise. Foto raiyani.net

Kegiatan Berkumpul Warga Desa Kilise. Foto raiyani.net

Salah satu desa di Papua yang telah menjadi desa wisata adalah Desa Kilise. Desa ini terkenal akan kekayaan adat istiadatnya. Uniknya, telah tersedia honai untuk wisatawan, yang dilengkapi dengan matras dan listrik.

Walaupun desa ini mulai disentuh fasilitas modern, tapi adat budaya di Desa Kilise masih sangat kental. Masih ada tradisi bakar batu dan tari perang, di mana wisatawan juga bisa ikut berpartisipasi. Selain itu, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan perbukitan sekitar yang hijau.

Untuk bisa mencapai desa ini, wisatawan bisa menempuh jalur udara dari Jakarta ke Jayapura, lalu lanjut terbang ke Wamena. Kemudian wisatawan akan melewati jalur darat untuk mencapai Desa Kilise ini.

3. Penemuan Mumi Perempuan di Yahukimo

Masyarakat Kurima di Kabupaten Yahukimo ternyata menyimpan salah satu peninggalan sejarah yang sangat berharga. Hal tersebut ialah mumi perempuan satu-satunya di Baliem, yang disebut Yamen Silok. Mumi ini dirawat dengan dibaluri minyak babi dan ditaruh secara sederhana di dalam honai.

Leave a Reply