Taman

Taman Nasional Sembilang

Taman Nasional Sembilang

Sumber: id.wikipedia.org

Pulau Sumatera memiliki sederetan taman nasional yang menyimpan keanekaragaman hayati khas Indonesia. Satu di antaranya adalah Taman Nasional Sembilang.

Taman Nasional Sembilang merupakan taman nasional yang terletak di Kabupaten Banyuasin, pesisir Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Taman Nasional Sembilang ini mempunyai luas sebesar 2.051 kilometer persegi.

Taman Nasional Sembilang adalah habitat bagi harimau Sumatera, gajah Asia, tapir Asia, siamang, kucing emas, rusa Sambar, buaya muara, ikan Sembilang, penyu air tawar raksasa, lumba-lumba air tawar dan berbagai spesies burung.

Di Taman Nasional Sembilang terdapat hutan rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan riparian di Provinsi Sumatera Selatan, berbagai macam tanaman darat dan air seperti gajah paku, nipah, cemara laut, pandan, laut waru, nibung, jelutung, menggeris, gelam tikus, Rhizophora sp, Sonneratia alba, dan Gimnorrhiza bruguiera.

Burung migran dari Siberia terlihat di Sembilang dalam jumlah besar mencapai klimaks pada bulan Oktober. Panggilan dari ribuan burung yang terbang dalam formasi bahkan dapat didengar di atas ombak gemuruh Selat Bangka.

Spesies burung lain yang mendiami Taman Nasional Sembilang adalah dowitcher asia, greenshank, putih timur pelican, bangau susu, bangau ajudan yang lebih rendah, dan putih-hitam bersayap tiga barang. Bagian barat Taman Nasional Sembilang berbatasan dengan Taman Nasional Berbak Taman di Provinsi Jambi.

Lokasi menarik di daerah taman ini adalah Semenanjung Banyuasin, Sembilang, Benawan Bay, Teluk Sekanak, Pulau Betet yang bisa menjelajahi sungai dan hutan mangrove dengan perahu, memancing, menonton burung migran dari Siberia, dan atraksi lumba-lumba.

Cultural air tawar di luar Taman Festival Krakatau setiap Juli di Bandar Lampung dan Festival Danau Ranau pada bulan Desember di Oku, Sumatra Selatan. Waktu terbaik untuk berkunjung ke taman ini adalah pada bulan Juni sampai November.

Untuk ke kokasi sekitar 2 jam dengan menyewa perahu motor, dan 2 lagi jam ke lokasi. Menurut Menteri Kehutanan, SK No 76/Kpts-II/2001 seluas 205.750 hektar, lokasi Taman Nasional Sembilang tepatnya Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Suhu di sekitar Taman Nasional Sembilang adalah 22°-33°C dengan curah hujan 260 mm/tahun dan ketinggian 0–500 mdpl. Lokasi geografis Taman Nasional Sembilang adalah 104 ° 12 ‘- 104 ° 55’ E; 1 ° 38 ‘- 2 ° 25’ S.

taman nasional sembilang

Sumber: travel.tribunnews.com

Fakta Unik Taman Nasional Sembilang

Luas dan zona pengelolaan

Taman Nasional Sembilang

Sumber: timesindonesia.co.id

Luas keseluruhan Taman Nasional Sembilang mencapai 267.373,9 hektar. Taman Nasional Sembilang terbagi dalam 6 zona pengelolaan Yaitu, zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, zona tradisional, dan zona khusus.

Hutan mangrove terbesar di Indonesia Barat

Taman Nasional Sembilang

Sumber: blog.lindungihutan.com

Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa Taman Nasional Sembilang sebagai habitat untuk beberapa makhluk hidup dan beberapa tipe habitat di taman ini salah satunya adalah hutan mangrove, rawa, dan dataran lumpur.

Dengan luas 87.000 hektar, hutan mangrove di Taman Nasional Sembilang merupakan hutan habitat mangrove yang terluas di Indonesia bagian barat.

Potensi satwa

taman nasional sembilang

Sumber: www.superadventure.co.id

Terdapat lebih dari 53 spesies mamalia di Taman Nasional Sembilang seperti berang-berang, beruang madu, kucing bakau, macan dahan, harimau Sumatera, musang air, dan babi.

Selain spesies mamalia, di Taman Nasioanl Sembilang juga terdapat setidaknya 5 spesies primata termasuk ungko, kera ekor panjang, beruk, dan lutung kelabu. Terdapat juga 213 jenis burung, 112 jenis ditemukan di daerah mangrove dan 44 jenis di antaranya menggunakan mangrove sebagai habitat utama.

Dari hasil kajian tahun 2016-2018, terdapat 28 spesies burung air migran. Sekitar 80.000 ekor burung dapat ditemukan setiap harinya di Delta Banyuasin.

Hewan-hewan tersebut adalah bangau bluwok, bangau tongtong, cucuk besi, bangau storm, cangak Sumatera, rangkong badak, rangkong helm, rangkong hitam, gajahan timur, dara laut, cerek, biru laut, dan kedidi.

Reptil yang ditemukan di Taman Nasional Sembilang adalah buaya muara, buaya sinyulong, ular cincin mas, dan ular sawah.

Potensi sumber daya perairan

taman nasional sembilang

Sumber: intens.news

Sumber daya perairan di daerah Taman Nasional Sembilang di antaranya adalah ikan, kepiting. udang, dan kerang. Terdapat juga hasil olahan udang berupa terasi. Terasi yang diolah masyarakat sekitar daerah Taman Nasional Sembilang dijual ke Bangka dalam bentuk terasi yang sudah dikemas.

Potensi sumber daya perairan yang dikembangkan oleh masyarakat sekitar Taman Nasional Sembilang adalah terasi.

Potensi wisata alam

taman nasional sembilang

Sumber: srivijaya.id

Para wisatawan, peneliti, mau pun fotografer dapat melakukan beberapa kegiatan di Taman Nasional Sembilang seperti mengamat hutan mangrove, mengamati buaya, memancing, mengamati burung pantai dan burung migran, mengamatai lumba-lumba, swafoto, dan wisata susur sungai.

Leave a Reply