Rumah Adat

5 Rumah Adat Betang Di Kalimantan

Rumah Adat Betang

Rumah Betang Pasir Panjang, Rumah Adat Betang - Sumber : IDNtimes

5 Rumah Adat Betang Di Kalimantan

Kita mungkin telah belajar tentang rumah – rumah adat dari seluruh Indonesia termasuk Rumah Adat Betang di Kalimantan. Selama ini, mungkin kebanyakan dari kita menganggap Rumah Adat Betang merupakan tempat tinggal suku Dayak dari Kalimantan Timur.

Namun ternyata, Rumah Adat Betang tidak hanya dihuni oleh masyarakat Dayak saja. Rumah Adat Betang ini memiliki 5 model seperti berikut.

1. Rumah Adat Betang Uluk Palin

Rumah Adat Betang

Rumah adat Uluk Palin, Rumah Adat Betang – Sumber : kebudayaan.kemdikbud

Model Rumah Adat Betang pertama bernama Uluk Palin. Rumah Adat Betang ini berada di Dusun Sungulo’ Palin. Rumah ini telah berdiri sejak tahun 1800-an dan tergolong sebagai rumah Betang tertinggi dan terpanjang di Kalimantan karena memiliki tinggi antara 5 – 6 meter.

Pendirian Rumah Adat Betang ini menggunakan kayu ulin. Tujuan Rumah Adat Betang Uluk Palin dibuat dengan model tinggi yaitu untuk menghindari banjir, musuh, maupun binatang buas.

Sebelum pintu masuk rumah diberikan tangga yang biasa dinamakan dengan hejot. Rumah Adat Betang tipe ini mempunyai 53 bilik rumah dan bisa dihuni lebih dari 500 jiwa yang terdiri dari 130 kepala keluarga.

2. Rumat Adat Betang Muara Mea

Rumah Adat Betang

Rumah Muara Mea, Rumah Adat Betang – Sumber : situsbudaya

Rumah Adat Betang Muara Mea terletak di Gunung Purei, Kalimantan Tengah. Rumah ini memang berbentuk sangat sederhana dan sangat asri. Saat ini rumah Betang Muara Mea dibangun guna melestarikan budaya daerah tersebut.

Rumah Adat Betang tipe ini mempunyai tiang penyangga setinggi 2 meter. Oleh sebab itu, kolong di Rumah Adat Betang Muara Mea bisa dilewati tanpa membungkuk.

Bentukan rumah tradisional ini diadaptasi dari kondisi lingkungan rumah yang berada pada hulu sungai Muara Mea guna menghindari air sungai yang meluap. Saat ini, Rumah Adat Betang  Muara Mea dapat ditemukan pada Taman Nasional Gunung Lumut.

3. Rumah Adat Betang Pasir Panjang

Rumah Adat Betang

Rumah Betang Pasir Panjang, Rumah Adat Betang – Sumber : IDNtimes

Rumah Adat Betang ini bisa ditemukan di kotawaringin Barat. Rumah ini biasanya ditempati oleh suku Dayak asli dan masih dijaga kelestariannya. Berdasarkan nama dan struktur arsitekturnya, rumah adat ini berukuran lebih tinggi dan besar pada bagian atap.

Bangunan Rumah Adat Betang Pasir Panjang ini terlihat kokoh dan memiliki tangga yang lebih banyak dibandingkan rumah Betang lainnya. Saat ini, Rumah Adat Betang Pasir Panjang masih sering digunakan sebagai tempat dimana upacara adat dilakukan.

4. Rumah Adat Betang Toyoi

Rumah Adat Betang

Rumah Adat Betang Toyoi, Rumah Adat Betang – Sumber : kompas

Rumah Adat Betang ini dinamai Toyoi karena orang pertama yang membangun rumah ini adalah Toyoi Panji. Rumah ini dibandung di Desa Rumbang Malahoi dan masih belum diketahui kapan waktu pembangunan rumah adat ini.

Baca Juga : Uniknya Tari Perang, Tari Fataele khas Nias

Rumah Adat Betang ini dibangun dengan menggunakan kayu ulin yang dapat bertahan hingga 150 tahun, sementara bagian luarnya dilapisi dengan kulit kayu. Hal menarik dari bangunan Rumah Adat Betang Toyoi adalah saat pembangunan rumah ini sama sekali tidak menggunakan paku.

Meskipun tidak menggunakan paku, faktanya Rumah Adat Betang Toyoi masih kokoh hingga sekarang. Hal menarik lain dari rumah ini adalah tiangnya berbentuk bulat namun bersegi.Saat ini, rumah ini tidak ditinggali jadi hanya sebagai tempat wisata bila ada pengunjung yang ingin melihat warisan budaya Dayak.

5. Rumah Adat Betang Damang Batu

Rumah Adat Betang

Rumah Adat Betang Damang Batu, Rumah Adat Betang – Sumber : situsbudaya

Rumah adat Betang tipe ini dibangun di Desa Tumbang Anoi. Rumah ini sudah dibangun sejak tahun 1868 dan membuatnya dijuluki sebagai Rumah Adat Betang tertua di Kalimantan Tengah.

Rumah ini mempunyai karakteristk yang hampir sama dengan Rumah Adat Betang lainnya. Menurut beberapa informasi, rumah ini dibangun Tamanggung Runjan seorang penduduk Tewah pada tahun 1868.

Baca Juga : Kompaknya Tari Adat Guro-Guro Aron, Tarinya Petani Batak Karo

Itulah 5 Rumah Adat Betang yang ada di Kalimantan. Saat ini Rumah Adat Betang yang asli sangat jarang ditemui mengingat perkembangan zaman yang semakin maju dan banyaknya dibangun pemukiman baru.

Namun, Anda masih bisa melihat beberapa model Rumah Adat Betang di tempat – tempat wisata sarat budaya seperti Taman Mini Indonesia Indah.

Leave a Reply