Mengenali Asal Usul dan Sejarah Tari Jugit - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat, Budaya

Mengenali Asal Usul dan Sejarah Tari Jugit

Tari Jugit

tari jugit terima sertifikat WBTB - humas.kaltaraprov.go.id

Asal Usul Tari Jugit – Tari jugit adalah tarian selamat datang, yang biasanya dipentaskan oleh penari perempuan. Tari jugit mengisahkan suka cita warga Bulungan (dengan gadis cantik lemah gemulai sebagai ikonnya) saat menyambut tamu. Tarian ini sangat vital dalam acara-acara resmi di Kesultanan Bulungan tempo dulu.

Asal Usul Tari Jugit

Berdasarkan asal-usulnya, tari jugit adalah buah karya 2 seniman yang juga merupakan laksamana dari kesultanan Bulungan. Mereka adalah Datuk Maulana dan Datuk Mahubut. Diperkirakan bahwa tari jugit lahir sekitar paruh kedua pada abad ke-18 Masehi.

Mengenali Asal Usul dan Sejarah Tari Jugit 2

tari jugit – warisanbudaya.kemdikbud.go.id

Tari jugit dikenal kesakralannya, karena hanya boleh dilakukan di wilayah istana (keraton). Jadi, hanya raja-lah, tari jugit ini dipersembahkan. Tari jugit merupakan harta budaya dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Tari jugit diiringi lagu yang berupa syair dan biasanya dinyanyikan lebih dari satu orang.

Karena kesakralannya pula, tari jugit yang memiliki musik lebih berwarna asli Bulungan ini, hanya dipentaskan untuk acara resmi (dari pemerintah) atau event tertentu.

Sejarah Tentang Tari Jugit

Menurut cerita, tidak mudah untuk menjadi seorang penari jugit di istana. Syarat yang penting adalah penari tidak memiliki ikatan politik. Artinya, tidak memiliki keluarga yang memiliki akses ke istana raja, atau orang dengan jabatan tokoh penting di kesultanan (tokoh agama, pemuka adat).

Baca juga ya :

Para Penari Tari Jugit khas BUlungan Kalimantan Utara

Para Penari Tari Jugit khas BUlungan Kalimantan Utara – foto muhamadzarkasy

Nantinya, gadis penari jugit memiliki status sosial tertinggi, di kalangan gadis Bulungan, selain tokoh agama dan bangsawan. Instruktur tari akan mencari gadis Bulungan dengan rambut panjang terurai, sehat jasmani rohani dan cantik. Jika orang tuanya mengizinkan, gadis tersebut akan dibawa ke istana untuk mengikuti seleksi.

Penari harus mampu membedakan antara tari jugit Paman dan Demaring. Penari juga harus bisa menampilkan etika seni yang santun. Para penari betul-betul dijaga kesehatannya baik jasmani (tubuh lahiriahnya) maupun rohani (mentalnya). Karena, para penari didampingi terus oleh instruktur dan pengawal, serta di bawah perlindungan Sultan Bulungan.

Jenis-jenis Tari Jugit

Nah tari asal keraton ini, sebenarnya ada 2 jenis/macam. Meskipun sekilas serupa, tapi kedua jenis ini tak sama.

Gerak tangan untuk tari jugit Paman, hanya sampai batas bahu; sedangkan Demaring sebatas dada. Jika jatuh ke belakang, pada tari jugit Paman tangan kiri tidak boleh bergerak; sedangkan pada Demaring, jika jatuh ke samping, tangan tetap bergerak.

Syair lagu di tari jugit Paman hanya satu yaitu “Gandang Lais”, dengan instrumen 3 buah kolintang yang dimainkan oleh 2 orang. Sedangkan Demaring, ada 2 syair yaitu Kalau (artinya sore) dan Jumalom (jauh malam), dengan instrumen yang beragam, seperti kolintang, rebana, biola.

Mengenali Asal Usul dan Sejarah Tari Jugit 3

gerakan tari jugit – dictio.id

1) Tari Jugit Paman

Tari jugit Paman hanya boleh ditampilkan di area istana, baik bagian dalam maupun luar/terasnya. Bahkan sampai sekarang pun, tari jugit Paman tidak diperkenankan pentas di luar wilayah istana.

Tari jugit Paman memiliki gerak dan tempo yang lebih cepat. Penari jugit Paman menggunakan kombinasi pakaian atas merah dan bawahan kuning. Para penari biasanya mengenakan kemben warna merah dan rok kuning, selendang dan kipas warna kuning.

Leave a Reply