City Tour, Alam, Desa Wisata, Taman

Mengenal Kota Sengeti Kabupaten Muaro Jambi

Kota Sengeti Muaro Jambi

Kota Sengeti Muaro Jambi - foto tribunjambi

Mengenal Kota Sengeti Kabupaten Muaro Jambi – Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi memang sudah mulai dikenal dengan adanya objek wisata berupa kompleks candi dan tempat bersejarah lainnya. Kabupaten yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Batanghari ini memiliki letak yang sangat strategis dikarenakan berada di posisi hinterland (suatu daerah yang berfungsi sebagai pemasok kebutuhan bahan makanan pokok dan sebagai pusat produksi komoditi eksport) untuk Kota Jambi.

Memandang Indahnya Peninggalan Hindu-Buddha Terluas di Asia Tenggara

candi muaro

Candi Muaro Jambi Foto: instagram.com/titinsigma/

Ekspektasi pertama wisatawan ketika berkunjung ke Sengeti Kabupaten Muaro tidak jauh dari keinginan untuk melihat arsitektur kuno dari peninggalan zaman dahulu. Kompleks candi Hindu-Buddha terluas di daerah ini bahkan di Asia Tenggara adalah Candi Muaro Jambi yang memiliki luas daerah 3981 hektar. Kompleks ini diduga merupakan peninggalan bersejarah dari Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu.

Berjarak sekitar 30 km dari pusat Kota Jambi menjadikan kompleks candi ini sebagai objek wisata sejarah yang mudah untuk dijangkau. Lokasi tepat dari kompleks candi Muaro Jambi ini terletak di tanggul Sungai Batanghari. Kompleks candi ini terdiri dari 110 candi yang mayoritas candinya masih berupa gundukan tanah (menapo) yang belum diokupasi (dikupas).

Baca artikel ini juga ya:

bersepeda di candi

Bersepeda di Kawasan Candi Muaro Jambi Foto: instagram.com/yang.penting.benapas/

Selain kalian bisa melihat dan mempelajari aspek sejarah kebesaran bangsa Indonesia di zaman kerajaan (termasuk juga kemajuan teknologi dan arsitektur bangunan), kalian juga dapat bersepeda mengelilingi kompleks candi yang sangat luas. Bersepeda dengan teman, selain bisa berolah raga juga bisa menikmati pemandangan yang disajikan oleh kompleks bangunan Candi Muaro Jambi ini.

Rasakan Menunggang Kuda Pacu Sendiri

stable

Al Fursan Stables Foto: instagram.com/alfursan_stables_jambi/

Ingin mencoba pengalaman baru dengan menunggangi kuda pacu sendiri? Kalian bisa mengunjungi Al-Fursan Stables yang memiliki alamat di Sebapo KM. 23 depan SMP 28 Muaro Jambi. Sensasi serunya berkuda akan kalian rasakan dengan bimbingan dari ahlinya khususnya bagi kalian yang masih pemula.

Kuda-kuda di stable ini sudah dilengkapi dengan pelana dan dijamin aman ditambah juga pemandunya sudah terlatih. Habiskan waktu akhir pekan kalian bersama keluarga dengan menunggangi kuda bersama di tempat ini dan rasakan pengalaman barunya.

Sunge Simpur, Wisata Alam Indah di Daerah Muaro Jambi

Wisata Alam Sunge Simpur Kota Sengeti Muaro Jambi

Wisata Alam Sunge Simpur Kota Sengeti Muaro Jambi – Foto: instagram.com/nuriyaningsih97/

Muaro Jambi juga memiliki tempat wisata alam dan budaya yaitu sunge simpur. Banyak terdapat spot-spot yang sangat cocok untuk berfoto dengan keluarga dan orang tersayang.

Di tempat wisata ini terdapat pondok ranting bernuansa kembang, replika ular raksasa, pendopo untuk duduk santai, replika perahu layar kecil, dan ayunan di ranting pohon. Bagi kalian yang ingin menikmati suasana alam yang asri dan menghirup udara segar, tempat wisata ini dapat menjadi pilihan.

Nikmati Legitnya Rasa Durian di Tempat Wisata Pondok Durian

pondok durian

Pondok Durian Foto: instagram.com/kedaif25frozenfood/

Setelah puas melancong ke tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Muaro Jambi, menikmati legit dan harumnya buah durian bersama keluarga menjadi pilihan yang sangat tepat. Durian adalah salah satu buah khas yang mudah ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Kabupaten Muaro Jambi.

Terdapat suatu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat di Muaro Jambi ini terkait buah durian yaitu tradisi Ngadang Durian atau yang memiliki arti mencari durian pada malam hari. Pada musimnya tradisi mencari durian ini sudah menjadi tradisi yang turun temurun dilakukan.

Kota Sengeti Muaro Jambi

Kota Sengeti Muaro Jambi – foto tribunjambi

Kegiatan mencari durian dilakukan oleh masyarakat di malam hari sampai dengan waktu shubuh datang. Peralatan yang digunakan pun masih sederhana seperti lampu senter atau bahkan masih banyak yang menggunakan api unggun yang terbuat dari lapis kayu bakar.

Masyarakat akan mengobrol, makan cemilan, dan minum kopi sembari menunggu durian yang jatuh dengan sendirinya.  Untuk wisatawan bisa ikut tradisi ini atau bisa membeli dan mencicipi langsung di tempat penyortiran durian yang ada di Pondok Durian Muaro Jambi ini.

 

Leave a Reply