Air Terjun, Alam, Budaya, Pengetahuan

Curug Cigangsa, Curug indah yang ada di Sukabumi

Curug Cigangsa

Curug Cigangsa - Sumber: Jejak Piknik

Curug Cigangsa – Air terjun atau yang biasa disebut curug dalam Bahasa sunda memang merupakan satu pilihan destinasi wisata alam yang dapat dinikmati. Tidak hanya bermain air, namun juga curug biasanya memiliki jalur trek yang harus dilalui oleh pengunjung dengan berbagai tingkat kesulitan sehingga menambahkan sensasi berpetualang.

Beberapa curug sudah memiliki jalur yang memadai dan beberapa curug masih menggunakan jalur alami. Salah satu curug cantik yang dimiliki Indonesia adalah Curug Cigangsa yang berada di Sukabumi.

Lokasi dan Sejarah Curug Cigangsa

Curug Cigangsa

Curug Cigangsa – Sumber: Info

Curug Cigangsa atau biasa disebut juga Curug Luhur adalah sebuah Air Terjun alami berada di Dusun Batusuhunan, Desa Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Pengunjung dapat memulai perjalanann dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menuju ke Kecamatan Suranade.

Setelah pengunjung tiba di Kecamatan Suranade, perjalanan dapat dilanjutkan untuk menemukan lokasi air terjun Cigangsa yang berada Dusun Batusuhunan. Seluruh perjalanan memakan waktu estimasi 2 jam.

Baca juga ya : Kunjungi Curug Larangan  Sukabumi yang ada di Geopark ini

Curug Cigangsa merupakan curug unik yang terbentuk secara alami setelah terjadinya longsor di wilayah setempat. Curug Cigangsa terlihat eksotis terlebih karena dinding curugnya yang bewarna hitam.

Terdapat alasan dibalik penamaan Curug Cigangsa oleh warga yakni mengambil dari sebuah nama dari tokoh terkemuka di lokasi ini yang biasa dipanggil sebagai Eyang Gangsa oleh warga setempat.

Menurut keterangan warga, area Curug Cigangsa merupakan area yang kerap dijadikan sebagai tempat persembunyian bagi para pahlawan untuk memukul mundur penjajah yang ingin menguasai area setempat.

Pesona Curug Cigangsa

 

Curug Cigangsa

Curug Cigangsa – Sumber: Backpacker Jakarta

Tidak hanya cantik untuk dilihat namun juga Curug Cigangsa memiliki peranan penting dalam mendukung sumber mata pencaharian warga setempat yaitu bertani. Sumber air Curug Cigangsa inilah yang digunakan warga sebagai sumber air untuk irigasi sawah.

Curug Cigangsa belum banyak dikenal sebagai destinasi wisata sehingga belum banyak turis berdatangan, namun lokasi ini merupakan salah satu tujuan berlibur dari warga setempat. Air terjun dengan ketinggian 2-3 meter dengan lebar sekitar 30 meter ini masih sangat asri dan menyejukan untuk dikunjungi.

Terdapat 3 undakan pada Curug Cigangsa ini yang menambah kecantikan pemandangan alami sehingga menambah daya tarik bagi para pengunjung. Di sekitar curug ini terdapat sebuah batu besar yang biasa disebut dengan Batu Masigit atau Batu Masjid dalam Bahasa Sunda.

Curug Cigangsa

Curug Cigangsa – Sumber: Jejak Piknik

Dinamakan batu masigit dikarenakan bentuknya yang menyerupai masjid. Konon kabar yang beredar batu ini dianggap sakral dan keramat oleh warga setempat sehingga pengunjung yang datang diwajibkan untuk menjaga lisan dan perilaku ketika berkunjung.

Harga tiket masuk Curug Cigangsa

Untuk dapat menikmati keindahan curug alami ini pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 per orang, sementara untuk pengunjung yang membawa kendaraan dikenakan biaya sebesar Rp10.000. Biaya ini dikelola oleh warga setempat untuk mengembang potensi wisata yang dimiliki dengan membangun beberapa fasilitas umum seperti misalnya toilet.

Pengunjung dapat mengunjungi curug ini 24 jam namun demi keamanan pengunjung disarankan untuk selalu berhati-hati terutama ketika sudah memasuki malam hari dikarenakan minimnya penerangan.

Leave a Reply