Kuliner

6 Makanan Tradisional Khas Manna, Bengkulu Selatan

6 Makanan Tradisional Khas Manna, Bengkulu Selatan 1

Gulai Kamba'ang. Foto: Djofrontoneinnbengkulu.com

Makanan Tradisional Khas Manna – Kota Manna adalah salah satu kota yang terletak di Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Terkenal dengan julukan Bumi Rafflesia, Bengkulu memiliki potensi wisata yang sangat besar mulai dari wisata alam, kebudayaan, hingga wisata kulinernya.

Jika kamu berkunjung ke Kota Manna di Bengkulu, maka wajib hukumnya untuk mencoba makanan – makanan tradisional khas disana.

Daftar Makanan Tradisional Khas Manna, Bengkulu Selatan

Penasaran seperti apa makanan – makanan tradisional khas Manna, Bengkulu Selatan? Yuk langsung saja simak ulasan berikut ini.

1. Cak Uncung

Cak Uncung adalah kue tradisional khas Manna yang terbuat dari pisang dan beras ketan. Cak Uncung sendiri merupakan nama makanan ini di Kota Manna. Di Kota Bengkulu, namanya berubah menjadi Oncong – Oncong dan di Kedurang, namanya adalah Kelicuk.

Cak Uncung Makanan Khas Tradisional Manna

Cak Uncung Makanan Tradisional Khas Manna – foto cookpad.com

Proses pembuatannya pun terdapat sedikit perbedaan. Dalam proses pembuatan Cak Uncung, kelapa parut tidak digunakan. Berbeda halnya dengan Oncong – Oncong yang menggunakan kelapa parut.

Proses pembuatan kue tradisional ini terbilang cukup mudah, cukup hancurkan pisang, tambahkan beras ketan serta garam. Kemudian adonan dimasukan kedalam daun pisang dan kemudian di kukus selama kurang lebih 10 menit.

Di Kota Manna, kue ini biasanya dijual dengan harga Rp. 1.000 per bijinya. Kelezatan Kue Cak Uncung membuatnya menjadi salah satu Makanan Tradisional Khas Manna yang wajib dicoba.

2. Pendap

Pendap, Makanan Tradisional Khas Manna

Pendap, Makanan Tradisional Khas Manna – Foto: @fianbkl

Pendap adalah salah satu menu olahan ikan yang menjadi favorit masyarakat Bengkulu. Makanan ini adalah perpaduan dari cita rasa bumbu rempah, cabe giling, serta parutan kelapa yang dikukus bersama sepotong ikan yang dibungkus daun talas.

Sekilas makanan ini mirip dengan pepes ikan, namun berbeda dalam proses pembuatannya. Proses pembuatan Pendap terbilang cukup lama, bisa memakan waktu antara 6 sampai 8 jam.

Karena prosesnya yang cukup lama, Pendap akan menghasilkan rasa yang nikmat serta kaya akan rempah – rempah ketika disajikan. Tak heran jika makanan ini dulunya adalah hidangan untuk para raja dan bangsawan Bengkulu. Pendap jug amenjadi salah satu kuliner khas Manna atau Makanan Tradisional Khas Manna yang sayang bila tidak dicoba.

Baca Juga ya :

3. Gulai Kamba’ang, Makanan Tradisional Khas Manna Bengkulu

Gulai Kamba’ang adalah salah satu Makanan Tradisional Khas Manna Bengkulu yang menggunakan iga sapi sebagai bahan baku utamanya. Kuliner yang satu ini kaya akan bumbu rempah yang cukup banyak sehingga menghasilkan rasa gulai yang lezat.

Gulai Kamba'ang Khas Manna Bengkulu

Gulai Kamba’ang Khas Manna Bengkulu – foto nyero.id

Kuah dari gulai ini dilengkapi dengan daun pakis, daun talas, serta kelapa parut sangrai sehingga menghasilkan kuah santan yang gurih dan nikmat. Untuk menikmati santapan yang satu ini, kamu dapat menemukannya di Kota Manna, tepatnya di Pasar Kuatu dan Pasar Ampera.

4. Lontong Tunjang

Lontong Tunjang Makanan Tradisional Khas Manna

Lontong Tunjang, Makanan Tradisional Khas Manna – Foto: @elsafooddiary

Lontong Tunjang adalah Makanan Tradisional Khas Manna yang juga wajib kalian coba. Sekilas makanan yang satu ini mirip dengan lontong balap yang biasanya dijumpai di Pulau Jawa. Waktu makannya pun sama, yaitu disantap saat sarapan di pagi hari. Satu porsi Lontong Tunjang terdiri dari irisan lontong, gulai nangka, buncis, serta irisan tunjang atau kikil.

Kuah gulainya yang gurih serta dipadukan dengan lontongnya yang lembut dan kikilnya yang lezat, membuat Lontong Tunjang makanan yang cocok untuk disantap sebelum memulai aktivitas di pagi hari.

Untuk menikmati kuliner yang satu ini, kamu bisa langsung datang ke Kedai Lontong Tunjang yang berada di Jalan Bakti Husada No. 13A, Lingkar Barat, Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

5. Gulai Lema, Makanan Tradisional Khas Manna

Masyarakat Bengkulu memang doyan menyantap kuah gulai, maka tak heran jika makanan tradisional Bengkulu kebanyakan adalah olahan gulai. Seperti makanan yang satu ini yakni Gulai Lema, Makanan Tradisional Khas Manna yang menjadi buruan wisatawan.

Baca Juga ya :

Gulai Lema Khas Manna Bengkulu

Gulai Lema Makanan Khas Tradisonal Manna Bengkulu – foto genpi.co

Gulai Lema adalah olahan lema (bambu muda atau rebung) yang dimasak bersama ikan dan diguyur dengan kuah gulai. Proses pembuatan Gulai Lema sendiri cukup sulit dan rumit, dan dapat memakan waktu sampai 5 hari lamanya.

Adanya kesalahan dalam proses pembuatan dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menghasilkan cita rasa yang asam.  Untuk itu, diperlukan orang yang benar – benar ahli dan telah berpengalaman dalam membuat Gulai Lema untuk menghasilkan hidangan yang lezat dan sempurna.

6. Bagar Hiu 

6 Makanan Tradisional Khas Manna, Bengkulu Selatan 4

Foto: @icipiniki

Ada salah satu makanan khas Bengkulu yang konon merupakan makanan favorit presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno saat diasingkan ke Bengkulu. Makanan tersebut adalah Bagar Hiu.

Sekilas makanan ini mirip seperti masakan rendang dari Padang, namun masakan ini tidak menggunakan santan dan hanya menggunakan kelapa sangrai. Sesuai namanya, makanan ini menggunakan daging hiu sebagai bahan baku utamanya.

Seporsi hidangan bagar hiu nan lezat bisa kamu nikmati di Rumah Makan Inga Raya yang berada di kawasan Pantai Pariwisata, Pasar Bengkulu, Sungai Serut, Kota Bengkulu, Bengkulu. Bagar Hiu juga masuk kedalam Daftar Kuliner Manna atau Makanan Tradisional Khas Manna yang tentunya wajib untuk dicoba.

Leave a Reply