Sejarah dan Asal-Usul Tari Seudati - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

Sejarah dan Asal-Usul Tari Seudati

Tari Seudati

Pementasan Tari Seudati, Foto: pandri-16.blogspot.com

Tari Seudati – Aceh telah dikenal luas sebagai salah satu provinsi yang mempunyai banyak kebudayaan dengan nilai-nilai keislaman. Tidak terkecuali tari adat atau tradisionalnya. Salah satu tari yang berasal dari Aceh dan memiliki nilai keislaman adalah tari seudati.

Tari ini dulunya digunakan sebagai media dakwah untuk menyebarkan agama islam. Lalu, kini telah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Aceh dan banyak ditampilkan dibeberapa acara. Misalnya, pada acara pernikahan, adat, pertunjukan ataupun pentas budaya.

Tari Seudati

Tari Seudati, Foto: ilmusiana.com

Menjadi salah satu tari yang masih terus dipentaskan, tari seudati punya sejarah dan asal usulnya tersendiri. Bahkan, tari seudati ini juga punya banyak keunikan. Simak sejarah dan asal-usulnya berikut.

Sejarah Tari Seudati

Nama dari tari seudati sebenarnya tidak jauh-jauh dari nilai keislaman. Seudati diambil dari bahasa Arab syahadatain, yang berarti kesaksian. Kalimat syahadatain ini biasanya diucapkan oleh umat islam sebagai bentuk kesaksian atau kepercayaan mereka pada Allah sebagai Tuhan dan Nabi Muhammad sebagai Nabi mereka.

Hal ini dimanfaatkan oleh para pendakwah yang memasuki wilayah Aceh. Mereka sengaja memakai nama tersebut untuk dakwah dalam memperkenalkan agama islam.

Baca Juga ya :

sejarah Tari Seudati

Sejarah Tari Seudati pada Zaman Dulu, Foto: wikipedia.org

Namun, pada saat awal mulanya tari ini muncul, masyarakat sering menyebutnya sebagai ratoh yang punya arti memperagakan. Biasanya masyarakat mementaskan tarian saat acara pembukaan permainan sabung ayam atau saat perayaan panen.

Tari seudati ini mencoba mengisahkan masalah-masalah yang ada di masyarakat serta memberikan semacam nasihat untuk keluar dari masalah-masalah itu. Cerita yang dibawakan dalam tari seudati juga beragam, bukan hanya yang sedih, tapi juga kisah yang membahagiakan hingga kisah-kisah yang mampu memberikan gairah semangat kehidupan.

Dikarenakan beberapa cerita yang dibawakan bertujuan untuk membangkitkan semangat, tarian ini sempat dilarang oleh penjajah Belanda, karena takut akan membangkitkan semangat juang warga Aceh. Untungnya, setelah merdeka, tari seudati masih terus dipentaskan bahkan hingga zaman sekarang.

Asal-Usul Tari Seudati

Salah Satu Gerakan Tari Seudati

Salah Satu Gerakan Tari Seudati, Foto: majuindonesia45-blogspot.com

Asal mula munculnya tari seudati diduga berasal dari desa Gigieng, Aceh Utara. Lalu, tarian ini mulai berkembang ke beberapa daerah lain di kabupaten Pidie. Tari ini diperagakan oleh delapan orang yang semuanya adalah laki-laki.

Leave a Reply