Mengenal Kota Marisa Ibu Kota Kabupaten Pohuwato - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tentang Kota

Mengenal Kota Marisa Ibu Kota Kabupaten Pohuwato

kota marissa kabupaten Pohuwato

kota marissa k - foto g Mpas LAKUKA SHOW

Kota Marisa – Kabupaten Pohuwato merupakan kabupaten yang berada di ujung barat Provinsi Gorontalo dengan letak Geografis antara 0,27o 1,01o lintang utara 121,23o 122,44o Bujur Timur dengan iklim 24,4 33,2o C.

Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Buol, sebelah Selatan berbatasan dengan Teluk Tomini, Sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Parigi Moutong dan sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Boalemo.

Tentang Kabupaten Pohuwato

kota marissa kabupaten Pohuwato

kota marissa k – foto g Mpas LAKUKA SHOW

Luas wilayah kabupaten Pohuwato adalah 4.244,31 Km2 atau 34,75% dari luas wilayah Provinsi Gorontalo. Kabupaten ini terbagi menjadi 7 kecamatan dan salah satunya adalah kecamatan Marisa yang juga menjadi ibukota kabupaten Pohuwato.

Kabupaten ini memiliki areal ladang jagung disepanjang jalan trans-Sulawesi yang menjadi modal perekonomian dan bahkan menjadikan kabupaten ini sebagai penghasil jagung pipil dalam skala provinsi. Sekitar 40 persen jagung dari Provinsi Gorontalo disumbangkan oleh kabupaten ini.

Baca juga ya : 

Kota Marisa

Kota Marisa – sumber : youtube

Pertanian memang banyak diminati penduduk sedangkan untuk perkebunan belum begitu dikembangkan. Umumnya tanaman perkebunan yang dibudidayakan penduduk adalah kelapa.

Selain itu ada juga tanaman jambu mete, kakao, kopi, kemiri, cengkeh, dan lada dalam bentuk perkebunan rakyat walaupun luas areal dan produksinya masih dalam skala kecil.

Hutan masih banyak tersebar dan mendominasi. Lebih dari 70 persen wilayah kabupaten berupa hutan dengan luas keseluruhan sekitar 334.000 hektar. Sekitar 68 persen hutan berstatus hutan produksi.

Kayu dari hutan yang sebagian besar berada di Kecamatan Popayato banyak digunakan oleh penduduk sebagai bahan baku mebel. Laut biru di Teluk Tomini di bagian selatan juga layak dipertimbangkan sebagai pemacu perekonomian masa datang.

Jembatan Nagit Marisa

Jembatan Nagit Marisa – foto wisato.id

Potensi Tuna, cakalang, dan tongkol sebanyak 2.100 ton pertahun, juga jenis yang lebih kecil seperti ikan layur, selar, dan teri sebanyak 4.030 ton pertahun, ditambah dengan kerapu, ikan baronang dan kuwe sebanyak 4.070 ton pertahun dapat dimanfaatkan oleh para nelayan.

Rumput laut juga memiliki potensi yang besar dengan luas lebih dari 900 hektar dan mampu menghasilkan 18.000 ton pertahun. Masih ada pula potensi mutiara yang dapat dikembangkan di lahan seluas 1.000 hektar dan udang windu di tambak seluas 9.000 hektar.

Alun alun Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato

Alun alun Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato – Foto G Maps Yassir Adiputera

Kekuatan Pohuwato dalam sektor perikanan memang cukup signifikan dalam skala provinsi. Kabupaten ini memang menjadi pusat produksi perikanan, berbeda dengan Kabupaten Boalemo yang menjadi pusat etalase perikanan.

Teluk Tomini juga menyediakan pantai untuk dijadikan aset wisata. Pantai Bumbulan dengan pasir halus telah mulai menyiapkan diri dengan keberadaan restoran serta anjungan-anjungan berderet si sepanjang pantai.

Leave a Reply