Makna Dan Sejarah Tari Maena - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

Makna Dan Sejarah Tari Maena

Makna Dan Sejarah Tari Maena 1

Tari Maena – Tari adalah salah satu gerakan yang akan menyambut sebuah upacara atau acara (perayaan) tertentu yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada beberapa tarian yang unik dan menarik di Indonesia, salah satunya adalah Tari Maena.

Apa sih itu tari maena? Secara umum, tari maena merupakan salah satu tarian yang dikembangkan oleh Nias, Sumatera Utara, Indonesia. Diantara berbagai macam tarian tradisional dari suku Nias, tarian yang satu inilah yang menjadi salah satu tarian terpopuler.

Apakah anda ingin mengenal lebih dalam lagi mengenai tentang apa itu tari maena ini? Maka pastikan anda telah mengetahui dengan makna yang disertai dengan sejarah yang dimilikinya.

Seperti apa makna serta sejarah yang dimiliki oleh tari maena ini? Anda adalah orang yang tepat ketika berada disini, karena pada saat ini kami akan menjelaskan tentang makna dan sejarahnya. Berikut ini pembahasannya.

Baca juga ya:

Makna Tari Maena

Makna Dan Sejarah Tari Maena 2

Makna Tari Maena-youtube.com

Bagaimana dengan makna tari maena ini? Pada umumnya, tari maena ini memiliki makna yang sangat bermakna untuk warga masyarakat yang ada di suku Nias, Sumatera Utara.

Tarian yang berasal dari Nias ini memiliki makna yang menggambarkan tari tersebut sebagai kemeriahan, kegembiraan hingga kebersamaan. Dan tari ini sudah diadakan secara langsung mulai dari dulu hingga saat ini.

Gerakan dari tari maena ini terlihat sangat mudah untuk dilakukan, bahkan hampir semua warga masyarakat yang ada disekitarnya bisa melakukannya. Gerakan yang dimiliki oleh tarian ini akan memperlihatkan gerakan dari tangan dan kaki yang bergerak secara maju-mundur dan kiri-kanan dengan seirama.

Umumnya, susunan dari tarian ini berbentuk barisan lingkaran dan disesuaikan dengan kondisi ataupun situasi yang ada di acara tersebut. Jumlah penari terdiri atas berbagai orang, dimana ini tidak ditentukan berapa wanita ataupun pria.

Hal ini hanya tergantung dari bagaimana kemeriahan dari acara itu sendiri, jika acaranya meriah maka jumlahnya bisa banyak. Begitupun dengan acara yang tidak meriah, dimana jumlahnya akan terlihat sedikit.

Leave a Reply