Asal Usul dan Sejarah Tari Kataga - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Budaya, Tari Adat

Asal Usul dan Sejarah Tari Kataga

Tari-Kataga

Tari Kataga

Definisi Tari Kataga merupakan sebuah tarian tradisional bersifat atraksi perang yang cukup khas dan populer dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Biasanya ditampilkan oleh para penari laki-laki dengan menggunakan kostum adat serta dilengkapi senjata berupa pedang dan tameng. Pertunjukan seni tarian ini biasanya ditampilkan dalam beberapa acara kegiatan seperti acara adat, acara penyambutan dan acara festival kebudayaan .

Asal Usul & Sejarah Tari Kataga

Tari Kataga

Tari Kataga, Foto: kamerabudaya.com

Pada zaman megalitikum di Anakalang, terjadi peristiwa pertempuran antar-marga (antar kampung dan suku) yang disebut perang tanding. Peristiwa tersebut terjadi di Sumba, keadaan saat itu menimbulkan kericuhan, ketakutan di sana. Di mana pada perang tanding ini, pihak yang memperoleh kemenangan akan membawa pulang kepala musuh yang kalah sebagai tanda kemenangan mereka.

Kepala musuh tersebut akan digantung di Adung Pelataran/Talora. Jika ada pihak ketiga mengadakan perjanjian damai kepada kedua pihak, maka tengkorak kepala musuh tersebut dapat diambil oleh pihak musuh sebagai simbol perdamaian.

Sesudah perjanjian damai selesai, umumnya para prajurit yang ikutserta dalam perang antar-marga tersebut akan mengajarkan bagiamana cara mereka dalam berperang mulai dari: cara menyerang, cara menangkis, cara menghindar, sampai memotong kepala musuh.

Baca Juga ya : Wajib Tahu 5 Baju Adat NTT

Tetapi setelah tradisi perang tanding dihilangkan, gerakan perang tanding berubah menjadi gerak tari atau yang dikenal Tari Kataga. Kata kataga berasal dari kata kataghu berarti kegiatan memotong kepala korban perang dengan memperhitungkan kekuatan, kelemahan lawan.

Perkembangan Tari Kataga

Tari-Kataga

Tari Kataga, Foto: blogkulo.com

Tari Kataga adalah tarian tradisional berasal dari Sumba Barat, NTT. Kesenian tari ini termasuk jenis tarian lama. Meskipun begitu Tari Kataga hingga sekarang terus dilestarikan oleh masyarakat di sana. Bentuk pelestarian dan perkembang tarian ini dengan mengikutsertakan dalam berbagai acara seperti acara adat, acara penyambutan tamu, dan acara festival seni budaya, bertujuan memperkenalkan tari kataga kepada generasi muda serta masyarakat secara luas akan budaya, tradisi di Sumba.

Tata Rias dan Busana

Kostum yang dipakai oleh masing-masing penari saat pertunjukan berlangsung yaitu busana adat masyarakat Sumba. Pakaian penari laki-laki berupa koas atau dibiarkan terbuka pada bagian atas tubuh dan celana pendek pada bagian dalam, sementara bagian luarnya menggunakan kain putih khas dan ikat pinggang besar berwarna hitam.

Sedangkan untuk bagian kepala penari memakai ikat kepala dengan berbagai model, warna serta bentuk tergantung pada kelompok pentasnya. Ditambah pedang dan tameng berbentuk lingkaran yang digunakan untuk alat perlindungan diri terhadap serangan lawan.

Gerakan Tari Kataga

Gerakan Tari Kataga

Gerakan Tari Kataga, Foto: nusantaradulu.blogspot.com

Leave a Reply