Pantai Cahaya Kendal, Tempat Wisata Terlengkap untuk Keluarga - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Daftar Wisata, Desa Wisata, Pantai, Uncategorised

Pantai Cahaya Kendal, Tempat Wisata Terlengkap untuk Keluarga

Pantai Cahaya Kendal

Pantai Cahaya Kendal - pantaicahaya.com

Pantai Cahaya Kendal – salah satu obyek wisata di wilayah Pantura (Pantai Utara Jawa). Pantai Cahaya ini punya sebutan yaitu “The Sea Pantai Cahaya”. Selain itu juga dikenal dengan “Pantai Cahaya Sikucing Weleri Kendal”.

Pengunjung disajikan hamparan pantai, dengan hawanya yang sejuk dan teduh, hempasan udara pantai. Sampai dengan bangunan dan taman di wisata The Sea Pantai Cahaya yang ditata dengan rancangan apik arsitektur.

The Sea Pantai Cahaya dikelola oleh PT. Wersut Seguni Indonesia (WSI). PT. WSI sendiri menjadi lembaga konservasi satwa dan tumbuh-tumbuhan. Tetapi lebih fokus pada konservasi lumba-lumba.

Kabarnya, PT. WSI sudah sejak tahun 1999 menjadi penangkaran lumba-lumba. Di pesisir pantainya biasa untuk bermain, seperti voli pantai, sepak bola dan lainnya.

Lokasi dan Rute Menuju Pantai Cahaya

Nah, pantai Cahaya itu ada di Kendal. Tepatnya, di Klampok, Desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah – 51354. Daerah perbatasan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang.

Pantai Cahaya Kendal

pengunjung menikmati sunset dari balkon – swarakendal.com

Dari pusat kota Kendal, Pantai Cahaya berjarak sekitar 90 km atau 1,5 jam perjalanan. Dari Jalan Raya Tuban, sekitar 3 jam perjalanan ke pantai Cahaya.

Ada beberapa rute yang bisa kamu pilih. Meskipun, kamu juga bisa tanya ke mbah google dengan maps-nya.

a. Dari Yogyakarta: perjalanan ke arah Jalan Magelang. Lalu ke arah Purworejo. Terus menuju Jalan Semarang, sampai Batang atau Jalan Raya Montong Sari. Lalu ikuti papan petunjuk di jalan.

b. Dari pusat kota Kudus: arahkan ke timur Jalan Sudirman. Belokkan ke kanan arah Jalan Pemuda. Lalu menuju jalan raya Pantura ke arah Batang.

c. Dari Semarang: ke arah Kendal via Kaliwungu. Lalu ke arah Lebo sampai Kecamatan Rowosari. Perjalanan sekitar 1,25 jam.

Pengunjung yang akan masuk ke wisata Pantai Cahaya, akan diminta bea masuk atau tiket sebesar Rp40.000,-/orang. Tapi kabarnya, di akhir tahun 2019, tiket masuknya turun menjadi Rp30.000,-/orang. Harga tiket tersebut sudah termasuk kolam renang dan atraksi lumba-lumba.

Baca juga:

Pantai Cahaya (1)

Pintu Masuk Wisata Pantai Cahya – lastrisulas.blogspot

Tapi, kalau datang dengan rombongan minimal 25 orang, ada diskon khusus untuk tiket masuk. Paket 1 menawarkan Rp20.000,-/orang untuk masuk dan menonton lumba-lumba.

Paket 2 dengan Rp25.000,-/orang untuk masuk dan bermain di kolam renang. Paket 3 dengan Rp31.500,-/orang untuk masuk, ke kolam renang dan menonton lumba-lumba.

Selain itu, untuk mini zoo ditarik bea Rp20.000,-/orang. Sedangkan kolam renang water king Rp50.000,-/orang dan Rp20.000,-/orang jika ingin ingin menyewa loker.

Wahana dan Fasilitas di Pantai Cahaya

Banyak wahana yang ditawarkan di Pantai Cahaya. Apalagi area parkir yang luas. Tak sedikit bus-bus ukuran besar parkir di sana.
Seperti motor ATV untuk berkeliling.

Selain itu, berikut wahana-wahana yang ada di Pantai Cahaya Kendal.

1. Water King

Untuk anak-anak, pasti orang tua akan khawatir jika berenang di pantai lepas. Maka dari itu, wisata Pantai Cahaya menyediakan water boom atau yang disebut Water King.

Pantai Cahaya Kendal, Tempat Wisata Terlengkap untuk Keluarga 1

water boom – pantaicahaya.com

Dilengkapi ember tumpah, terowongan seluncur dan lainnya.

2. Atraksi Lumba-lumba di Pantai Cahaya

Lumba-lumba di sini, tidak hanya dilatih. Mereka juga tidak dipaksa untuk pertunjukkan. Tapi mereka dirawat dan diberi makan layaknya hewan peliharaan kesayangan.

Pantai Cahaya (4)

Atraksi Lumba-lumba – instagram@abdu.photo

Lumba-lumba dijadwalkan pentas jam 09.00 – 15.00 WIB. Atraksi berlangsung selama satu jam. Dalam sehari, lumba-lumba ini bisa melakukan atraksi sampai 4x. Setiap atraksi, bisa untuk 800 penonton.

Biasanya, setelah pertunjukkan lumba-lumba, para penonton berebut berfoto dengannya. Apalagi moncong lumba-lumba yang menggemaskan saat mencium penonton.

Leave a Reply