Asal Usul dan Sejarah Tari Pukat - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat, Budaya

Asal Usul dan Sejarah Tari Pukat

Tari Pukat

Tari Pukat

Tari Pukat – Sobat muda travelling, Jika sobat suka memancing dan menjelajah lautan, tidak ada salahnya mengenal tarian khas Aceh yang satu ini. Dijamin sobat muda akan suka. Adalah Tari Pukat, tarian khas Aceh yang sudah diakui sebagai salah satu tarian nasional Indonesia yang menyuguhkan kearifan lokal yang sarat dengan dunia melaut.

Lho kok bisa dunia melaut diabadikan menjadi tarian? Yuk Simak kisahnya Tari Pukat yang satu ini!

Asal Usul Tari Pukat

Bagi sebagian nelayan Aceh, salah satu cara menangkap ikan adalah dengan cara menarik jala secara gotong royong. Pertama jala atau jaring (pukat) akan dilepas di pinggir pantai. Kemudian jala tersebut ditarik secara bersama-sama oleh banyak kaum adam.

Sejarah Tari Pukat

Sejarah Tari Pukat – Sumber: steemit.com/

Alhasil banyak ikan yang akan terjaring. Nah hasil perolehan ikan yang didapatkan akan dibagi bersama kepada warga yang ikut serta saat menarik pukat tadi. Inilah salah satu cara mencari ikan yang sudah turun temurun dilakukan sejak jaman dahulu kala oleh para nenek moyang kita.

Tradisi mencari ikan melalui teknik menarik pukat tersebut yang kemudian direfleksikan dalam sebuah tarian khas daerah Aceh, yang kemudian disebut dengan Tarian Tarek Pukat ini.

Pertunjukan Tarian Tarek Pukat

Tarian Tarek Pukat biasanya ditampilkan oleh sekelompok penari wanita. Pada umunya penari akan berjumlah 7 orang penari atau lebih. Busana yang dikenakan biasanya adalah busana tradisional, lengkap dengan hiasan khas Aceh dan aneka tata rias lainnya yang membuatnya terlihat cantik.

Sebagaimana tarian khas Indonesia lainnya, Tari Pukat juga memiliki pengiring yang memainkan musik khas untuk mengiringi tarian yang disuguhkan oleh para penari. Musik pengiring pertunjukan Tari Tarek Pukat adalah oleh musik tradisional yang disebut sarune kale dan rapa’i.

Dengan diiringi kelompok pengiring, penari menari dengan menggunakan tali sebagai atribut menarinya. Dalam pertunjukannya, Tarian Tarek Pukat biasanya diawali dengan gerakan seperti tarian Aceh pada umumnya, yaitu menari dengan posisi duduk sambil menepuk dada dan paha.

Dalam pertunjukkan, penari dituntut untuk bisa mengikuti irama lagu dan musik pengiring. Koordinasi antar satu penari dengan penari lainnya sangat ditonjolkan disini.

Leave a Reply