Mengenal Kota Sarmi, Kota Baru di Papua yang Sejahtera - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

City Tour, Tentang Kota

Mengenal Kota Sarmi, Kota Baru di Papua yang Sejahtera

Pemandangan Kota Sarmi Papua

Pemandangan Kota Sarmi Papua - foto indonesiaraya.com

Vitraw darat

Dilarang menebang pohon dammar atau agatis serta menangkap beberapa jenis binatang melata seperti kadal dan Soa-soa.

Vitraw sungai

Dilarang berburu dan menangkap buaya. Karena jenis hewan amphibi ini dalam mitologi masyarakat setempat sebagai jelmaan dari anak kembar yang menjelma menjadi anak buaya.

Wisata dan Kuliner Kota Sarmi

Tidak seperti Jayapura yang dikenal banyak orang, Sarmi hanyalah sebuah kota kecil yang masih berkembang namun menyimpan banyak pesona keindahan, seperti:

Pantai Sarmi: Spot Surfing Terbaik di Indonesia

Perairan Kabupaten Sarmi terletak di sebelah utara Papua dan langsung berhubungan dengan Laut Pasifik. Kondisi seperti ini menyebabkan daerah Kota Sarmi lebih cenderung dipengaruhi oleh aktivitas dari lautan tersebut dan juga oleh aliran sungai-sungai yang ada di sepanjang pesisir.

Surfing di Kota Sarmi

Surfing di Kota Sarmi – Foto: Cendana News

Kawasan pesisir Kota Sarmi merupakan perairan yang kaya sumber daya perikanan dan kelautan. Hal ini dapat terlihat dari berbagai ekosistem yang ada seperti padang lamun, terumbu karang dan mangrove.

Ombak merupakan salah satu yang paling terkenal dari kota yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik ini. Oleh sebab itu Sarmi sering dijuluki Kota Ombak. Banyak sekali peselancar dalam dan luar negeri yang mengagumi ombak hebat Sarmi untuk membawa mereka ke puncak adrenalin.

Ikan Asin, Makanan Khas Kota Sarmi

Ikan asin merupakan produk olahan asli dari masyarakat di Kota Sarmi. Biasanya mama-mama di Pantai Timur, di Pantai Timur Barat, dan  Sarmi Timur menjual ikan asin dengan cara digantung.

Ikan Asin khas Kota Sarmi

Ikan Asin khas Kota Sarmi – Foto: Gambar Ikan

Tapi setelah diberi pelatihan teknik mengemas ikan, ikan asin sudah tidak digantung lagi. Melainkan dikemas dalam plastik khusus yang beratnya ada satu kilogram dan setengah kilogram. Harga per kilogramnya berkisar Rp.100.000,00.

Di Sarmi, ikan asin tenggiri masih diolah secara tradisional, yaitu mengandalkan pengeringan dengan bantuan sinar matahari. Rasa ikan asin tenggiri asli Sarmi ini memang berbeda dengan ikan asin lainnya.

Jika sudah diolah siap santap, rasanya enak, gurih, tidak terlalu asin, dagingnya tebal, dan memiliki aroma khas.

Kebudayaan Kota Sarmi

Mengingat di wilayah ini terdapat 87 bahasa yang dipergunakan, singkatan Sarmi sebenarnya belum mencerminkan semua suku-suku di sana. Paling tidak dapat ditarik kesimpulan terdapat 87 suku dari bahasa yang ada. Dan setiap suku mempunyai bahasa sendiri-sendiri.

Leave a Reply