Makna dan Sejarah Tari Radap Rahayu - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Budaya, Tari Adat

Makna dan Sejarah Tari Radap Rahayu

Tari Radap Rahayu

Tari Radap Rahayu

Selain busana adat, penari juga menggunakan hiasan kepala (mahkota gunungan), Kalung Samban Barangkap, Kambang Goyang, Bunga Bogam, Anting-anting Barumbai, Gelang Keroncong, dan Catik Sirih. Sebagai pelengkap pertunjukan tari digunakan juga cupu kecil (bokor) berisi bunga mawar merah dan putih yang nantinya akan ditabur sebagai simbol menghilangkan bala atau musibah.

Gerakan Seperti Bidadari yang Turun dari Kahyangan

gerakan Tari Radap Rahayu

Gerakan Tari Radap Rahayu – Foto: infopublik.id

Pada umumnya gerak Tari Radap Rahayu akan dimulai dengan gerakan terbang layang yang mencerminkan bidadari-bidadari yang sedang turun dari khayangan atau langit.

Ragam teknik gerak pada tarian ini terdiri dari  dandang mengapak, mendoa ( sesembahan ), mambunga, limbalian kipas, alang manari, lontang setengah, mantang, lontang penuh, terbang layang, garogeh skikandi, tepung tawar, puja bantam, dan jungan angin tutus.

Di bagian akhir penari akan menunjukan gerakan terbang layang kembali yang menggambarkan bidadari-bidadari tersebut kembali ke khayangan atau langit. Yang menarik dari Tarian ini selain menggambarkan para bidadari kahyangan yang turun ke dunia untuk memberikan restu dan keselamatan.

Konsep tarian ini menekankan pada jumlah ganjil penarinya semisalkan terdiri dari penari wanita berjumlah 1, 3, 5, 7 orang dan seterusnya. Ditampilkan dengan diselingi syair yang memiliki makna mengundang bidadari, tepatnya pada bagian gerak Tapung Tawar.

Untuk mempercantik dan melengkapi pertujukan tari, digunakan juga properti berupa selendang dan bunga. Penari juga akan berdandan secantik mungkin dan menunjukkan raut muka yang bahagia.

Musik Pengiring Tari Radap Rahayu

Musik Tari Radap Rahayu

Alat Musik Panting Tari Radap Rahayu – Foto: klikkalsel.com

Tari Radap Rahayu ini ditampilkan dengan iringan nada khas yang berasal alat musik tradisional Kalimantan Selatan yang disebut Panting. Alat musik panting dimainkan dengan cara dipetik menggunakan alat berbentuk pipih yang terbuat dari tanduk kerbau.

Permainan alat musik Panting dikenal dengan bapapantingan. Alat musik ini biasanya dimainkan oleh kaum laki-laki. Tari Radap Rahayu ini juga diiringi lagu khas yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan. Alat musik lain sebagai pendukung alat musik panting diantaranya adalah rebana, seruling, gong, dan biola.

Leave a Reply