Asal Usul dan Sejarah Tari Gareng Lameng - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat, Budaya, Pengetahuan

Asal Usul dan Sejarah Tari Gareng Lameng

Tari Gareng Lameng

Sumber: Flobamorata

Atribut ketiga bernama reng. Merupakan sebuah gelang yang terbuat dari tembaga atau kuningan dan digunakan oleh para penari pria dan juga wanita pada bagian kaki mereka. Reng menambahkan bebunyian dengan adanya klinting yang saling beradu seiring dengan gerakan para penari, menambahkan kesan keceriaan dalam sorakan syukur doa yang dipanjatkan.

Atribut wajib yang keempat adalah rote. Pakaian tradisional NTT ini sebenarnya tidak diatur sebagai pakaian khusus Tari Gareng Lameng namun masyarakat terbiasa menggunakan rote ketika akan melaksanakan Tari Gareng Lameng. Biasanya rote yang digunakan adalah rote dengan warna merah dan kuning sedangkan bagian bawahnya dipadupadankan dengan kain sarung.

Instrumen Tarian Menggunakan Gong Waning
Tari Gareng Lameng Gong Waning

Sumber: Kepri

Merupakan salah satu alat musik tradisional dari NTT, Gong Waning dikenal sebagai alat musik dari Suku Sikka. Cara memainkannya yaitu ditabuh atau dipukul. Gong waning merupakan instrumen gabungan dari waning atau gendang, gong, dan juga peli anak atau saur yang terbuat dari bambu. Alat musik ini tidak hanya dijadikan pengiring Tari Gareng Lameng namun juga beberapa pertunjukan adat dan tari lainnya.

Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, alat musik gong waning ini telah ada sejak tahun 1920 dan merupakan salah satu dampak dari proses terjadinya perdagangan dari Cina, Jawa, dan Bugis yang tengah berlangsung saat itu. Kabarnya gong dibawa untuk ditukarkan dengan hasil bumi ataupun kerajinan dari masyarakat lokal NTT.

 

Baca juga:

Asal Usul dan Sejarah Tari Banjar Kemuning

6 Tempat Wisata di Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Leave a Reply