6 Tari Adat Tradisional dari Lampung - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Tari Adat

6 Tari Adat Tradisional dari Lampung

, Tari Adat Tradisional dari Lampung

Tari Cagget, Tari Adat Tradisional dari Lampung - Foto: sekitarlampung.com

Penaburan ini dijadikan sebagai simbol doa permohonan kegembiraan dan keselamatan bagi para tamu yang hadir. Di era sekarang ini, tari tradisional sembah dapat dipentaskan dalam acara nasional  ataupun internasional.

Selain memiliki keunikan, tari sembah pun mempunyai ciri khas yang terletak pada penarinya yaitu memakai kuku panjang terbuat dari emas ataupun tembaga dan menarikan dengan gerakan lemah gemulai.

4. Tari sigeh pengunten

Tari Sigeh Pengunten

Tari Sigeh Pengunten – Foto: IndonesiKarya.com

Tari sigeh pengunten adalah pengembangan dari tari sembah khas Lampung. Untuk gerakan dari tari sigeh diserap dari beberapa campuran tari tradisional Lampung. Sehingga kemungkinan kebudayaan yang dimiliki oleh Provinsi Lampung bisa diperkenalkan melalui tarian ini.

Selain itu, kini tari sigeh pengunten juga digelar untuk prosesi acara ritual penyambutan resepsi pernikahan. Gambaran mengenai tarian ini yaitu  mengisahkan rasa gembira atas kedatangan tamu undangan dan sebuah bentuk penghormatan terhadap tamu undangan yang telah hadir.

Para penari tari sigeh pengunten menggunakan busana asli dari penari sembah, yaitu baju kurung (sesapur) berwarna putih. Atau bisa juga memakai baju yang tak memiliki rangkai di bagian sisi, namun pada sisi bawah terdapat hiasan berbentuk koin berwarna emas atau perak dan digantungi berangkai.

Sedangkan pada bagian bawahannya, para penari mengenakan kain tapis seperti kain tenun tradisional khas Lampung yang terbuat dari bahan katun bersulam emas dan motif tumpal atau pucuk rebung.

5. Tari sekura

Tari Sekura

Tari Sekura – Foto: TakimZone

Tari sekura atau tarian topeng atau bahasa lokalnya Tari Tuping digelar dalam pada acara pesta adat sekura yang dilakukan setiap awal bulan syawal. Tarian ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur, sukacita dan introspeksi pada sikap dan tingkah laku yang telah diperbuat.

Berdasarkan penokohannya, tarian ini terbagi atas beberapa karekter. Diantaranya adalah: sekura anak, sekura tuha, sekura kesatria, sekura cacat, sekura raksasa dan juga sekura binatang.

6. Tari nyambai

Tari nyambai Tarian adat Lampung

Tari nyambai Tari adat tradisional dari Lampung – foto rakanila.com

Tari adat tradisional i darLampung ini sering dimainkan ketika tradisi pagelaran peresmian gelar adat sekaligus bersamaan dengan acara upacara perkawinan. Asal mula nyambai diserap dari kata cambai yang sirih. Di mana Sirih di sini menyimbolkan kebersamaan ataupun keakraban di masyarakat Lampung.

Filosofi dibalik kata nyambai sebetulnya memiliki makna antara pria dengan gadis yang dipertemukan untuk berkenalan dan menyambung tali silaturahmi. Nah, jadi dapat disimpulkan bahwa tari nyambai dapat digunakan untuk ajang pencarian jodoh bagi pria dan gadis tersebut.

Dalam pelaksanaannya, tari tradisional ini diikuti oleh para kaum bangsawan. Tarian dipentaskan di lamban gedung yang merupakan tempat tinggal ketua adat atau kepala suku sekaligus tempat musyawarah.

 

Leave a Reply