5 Suku Yang Ada Di Maluku Utara - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Suku, Budaya, Informatif

5 Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Kadai

Suku Kadai - foto reportmaluku.com

Suku Yang Ada Di Maluku UtaraMaluku Utara merupakan salah satu provinsi yang cukup besar di Indonesia.

Provinsi ini juga menampung banyak suku bangsa baik yang merupakan suku asli maupun yang termasuk suku pendatang.

Untuk itu, pembaca harus mengetahui suku-suku bangsa tersebut.

Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Yang Ada Di Maluku Utara // kumparan.com

Untuk itu, pada artikel berikut ini terdapat berbagai ulasan tentang macam-macam suku bangsa di Maluku Utara.

Silakan kamu simak siapa tahun ulasan bisa menjadi informasi yang penting dan bermanfaat. Ini dia suku-suku yang dimaksud:

1. Suku Buli

Suku Buli, Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Buli, Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Yang Ada Di Maluku Utara yang pertama adalah Suku Buli.

Suku Buli merupakan suku tradisional di Maluku Utara. Kelompok masyarakat yang berjumlah 2000 orang ini mendiami tempat khusus tepatnya di kawasan Pulau Halmahera.

Anda bisa menemukan suku ini jika berjalan-jalan ke daerah pesisir atau pinggir pantai.

Sebagian besar masyarakat suku bekerja sebagai pekebun. Tepatnya mereka berkebun tembakau dan kelapa sawit yang hasilnya untuk makan sehari-hari bahkan ada yang mereka bawa ke pasar untuk dijual.

Karakteristik Suku Buli berikutnya ialah penganut agama yang taat yang sebagian besar masyarakat menganut agama islam dan kristen.

2. Suku Galela

Suku Galela, Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Galela, Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Yang Ada Di Maluku Utara dan memiliki  jumlah penduduk banyak adalah suku Galela.

Menurut informasi terbaru, jumlah masyarakat di dalam kelompok ini mencapai  lebih 21.000 jiwa yang sebagian besar mendiami Halmahera Tenggara.

Uniknya, suku bangsa ini memiliki logat dan dialek bahasa sendiri yaitu Bahasa Galela.

Menurut para ahli, Suku Galela merupakan pecahan dari suku Ternate. Makanya, adat istiadat di suku ini memiliki kemiripan bahkan terdapat beberapa yang benar-benar sama.

Luar biasanya, suku ini bisa hidup akur dengan suku yang lain seperti suku Tidore bahkan dengan suku Tobelo Luar.

3. Suku Kadai, Suku Yang Ada Di Maluku Utara

Suku Kadai

Suku Kadai – foto reportmaluku.com

Suku Kadai merupakan suku yang sebagian besar mendiami daerah pesisir tepatnya di kawasan Taliabu. Menurut sejarahnya, suku ini tergolong suku tradisional di

Pulau Taliabu bersama dua suku lainnya yaitu Suku Mange dan Suku Siboyo. Maka dari itu, kelompok masyarakat ini sangat dominan dan jumlah warganya cukup banyak.

Yang unik dari suku Kadai ialah memiliki tradisi sunatan yang masih tetap lestari sampai saat ini. Padahal, mayoritas masyarakat beragama Kristen yang katanya tidak terdapat ajaran sunat untuk jemaahnya.

Sedangkan ajaran sunat sendiri justru berada di agama Islam yang tidak begitu dominan di Suku Kadai.

Suku Kadai bermatapencaharian sebagai nelayan dan pemancing ikan. Hasil tangkapannya mereka jual ke masyarakat atau barter dengan sembako.

Jika hasil tangkapan berlimpah, sebagian mereka konsumsi sendiri untuk menyambung hidup supaya bisa kembali bekerja esok hari.

4. Suku Sula

Suku Sula maluku

Suku Sula maluku – kompas travel

Suku Yang Ada Di Maluku Utara lainnya adalah Suku Sula.

Suku Sula merupakan suku dengan jumlah penduduk cukup besar di Maluku Utara.

Kurang lebih ada 25.000 jiwa yang menyebar di daerah Sulabesi dan Pulau Sula. Bahkan, saking besarnya, suku ini memiliki dialek bahasa tersendiri yang disebut Falahu dan Fagudu.

Mata pencaharian Suku Sula bermacam-macam. Sebagian besar bekerja sebagai pekebun seperti berkebun kopi serta menjadi petani kopra.

Sedangkan warga suku yang lain bekerja sebagai nelayan yang harus melaut untuk menjala ikan.

Sekalipun bisa dianggap sebagai pekerja yang giat, tetapi hasil panen terkadang tidak mencukupi kebutuhan suku Sula.

Mereka benar-benar membutuhkan penyuluhan yang sekiranya bisa meningkatkan hasil panen.

Termasuk kebutuhan terhadap alat-alat pertanian yang canggih sampai ketersediaan air.

5. Suku Sawai

Suku Sawai

Suku Sawai – foto ig @mun1m00n

Suku Sawai merupakan suku tradisional yang berada di Halmahera Provinsi Maluku Utara.

Menurut informasi terbaru, suku yang tersebar hampir di semua kawasan Halmahera ini memiliki jumlah anggota masyarakat sebanyak 10.000 orang.

Sebagian besar dari mereka sebagai pekebun kopi dan sebagian yang lain bekerja sebagai nelayan atau pemancing ikan di sungai.

Sekalipun hidup eksklusif, warga suku tetap melakukan hubungan yang baik dengan orang luar.

Bahkan bahasa yang digunakan oleh warga adalah bahasa melayu Maluku yang memang termasuk bahasa populer di provinsi ini. Hingga saat ini masih belum ada peneliti yang menemukan bahasa asli dari suku Sawai.

Dulunya, suku Sawai beraliran animisme yang lebih mempercayai roh daripada tuhan.

Namun semenjak adanya penyebaran agama Kristen di Maluku pasca agresi Belanda, maka sebagian besar masyarakat Suku Sawai beragama kristiani. Sedangkan sebagian kecil warga suku lebih memilih beragama Islam.

Itulah ulasan tentang nama-nama suku yang terkenal di Maluku Utara. Semoga, apa yang sudah dituliskan di atas bisa menjadi informasi bermanfaat bagi pembaca terutama yang tertarik untuk mempelajari sejarah suku di Indonesia.

Sebab, Jika bukan kita siapa lagi yang akan menjaga atau melestarikan kesejarahan bangsa kita sendiri.

Leave a Reply